Kompas.com - 15/08/2022, 21:03 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak memulai upaya terakhirnya pada Senin (15/8/2022) untuk membatalkan hukumannya dalam kasus skandal korupsi 1MDB (1Malaysia Development Berhad).

Pengadilan tertinggi Malaysia menjadwalkan sidang hingga 26 Agustus untuk mendengarkan banding Najib, atas pelanggaran pidana keuangan, penyalahgunaan kekuasaan dan pencucian uang.

Hukuman itu terkait dugaan pencurian 4,5 miliar dollar AS setara Rp 66,5 triliun dari 1MDB, dana investasi negara yang didirikannya saat menjabat perdana menteri Malaysia pada 2009.

Baca juga: Skandal Korupsi 1MDB Malaysia: Bankir Roger Ng Dinyatakan Bersalah Dihukum 30 Tahun Penjara

Setidaknya enam negara meluncurkan penyelidikan terhadap 1MDB, skandal global yang melibatkan pejabat tingkat tinggi dan lembaga keuangan utama Malaysia.

Jaksa mengatakan lebih dari 1 miliar dollar AS (14,7 triliun) dana 1MDB masuk ke rekening pribadi Najib.

Najib, yang mengaku tidak bersalah atas lusinan dakwaan, dijatuhi hukuman penjara 12 tahun dan denda 50 juta dollar AS (Rp 738,5 miliar) pada Juli 2020 setelah beberapa persidangan pertama.

Dia dituduh bersalah secara ilegal menerima sekitar 10 juta dollar AS (Rp 147,6 miliar) dari SRC International, mantan unit 1MDB.

Hukuman itu diperkuat oleh pengadilan banding tahun lalu.

Selain mengajukan banding atas putusan itu, Najib meminta Pengadilan Federal untuk memperkenalkan bukti baru yang diharap bisa membatalkan persidangan atasnya.

Menurut dokumen yang diajukan menjelang sidang pada Senin (15/8/2022), dia menuduh hakim pengadilan memiliki konflik kepentingan.

Baca juga: Jho Low Buron Skandal 1MDB Malaysia Kalah Rp 373 Miliar di Kasino dalam Semalam

Halaman:
Sumber Al Jazeera
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Beri Peringatan Langsung ke Rusia Soal Konsekuensi Bencana Senjata Nuklir

AS Beri Peringatan Langsung ke Rusia Soal Konsekuensi Bencana Senjata Nuklir

Global
Dukungan Ratu Elizabeth II untuk Musik Inggris

Dukungan Ratu Elizabeth II untuk Musik Inggris

Global
Pengakuan Keluarga Mahsa Amini: Dia Disiksa dan Dihina Sebelum Meninggal

Pengakuan Keluarga Mahsa Amini: Dia Disiksa dan Dihina Sebelum Meninggal

Global
'Poros Baru Asia' Buatan Putin Terancam Gagal

"Poros Baru Asia" Buatan Putin Terancam Gagal

Global
CIA Ungkap Maket Rumah Persembunyian Pemimpin Al Qaeda Ayman Al Zawahiri

CIA Ungkap Maket Rumah Persembunyian Pemimpin Al Qaeda Ayman Al Zawahiri

Global
Referendum Ukraina: Tentara Bawa Senjata Masuk Rumah-rumah Warga Ambil Suara

Referendum Ukraina: Tentara Bawa Senjata Masuk Rumah-rumah Warga Ambil Suara

Global
Inggris Krisis Tenaga Kerja, Skema Visa Bakal Ditinjau Besar-besaran

Inggris Krisis Tenaga Kerja, Skema Visa Bakal Ditinjau Besar-besaran

Global
Dua Misi Indonesia di Konferensi ITU 2022 Romania

Dua Misi Indonesia di Konferensi ITU 2022 Romania

Global
Soal Rumor Liar Kudeta Militer terhadap Xi Jinping, Ini Tanggapan Pakar China

Soal Rumor Liar Kudeta Militer terhadap Xi Jinping, Ini Tanggapan Pakar China

Global
Aliansi Sayap Kanan Unggul dalam Pemilu, Italia Akan Punya PM Wanita Pertama

Aliansi Sayap Kanan Unggul dalam Pemilu, Italia Akan Punya PM Wanita Pertama

Global
Rangkuman Hari Ke-214 Serangan Rusia ke Ukraina: Referendum Terus Berjalan | Mobilisasi Parsial Picu Polemik

Rangkuman Hari Ke-214 Serangan Rusia ke Ukraina: Referendum Terus Berjalan | Mobilisasi Parsial Picu Polemik

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Mobilisasi Parsial Rusia | Penjual Nasi Goreng Laporkan Pembeli ke Polisi

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Mobilisasi Parsial Rusia | Penjual Nasi Goreng Laporkan Pembeli ke Polisi

Global
Ukraina Hari Ini: Upaya Usir Rusia dari Kharkiv Terhambat Hujan

Ukraina Hari Ini: Upaya Usir Rusia dari Kharkiv Terhambat Hujan

Global
Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Mobil, Terseret Banjir Australia

Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Mobil, Terseret Banjir Australia

Global
Indonesia Bukukan Transaksi Rp 23,3 Triliun dalam Pameran China-ASEAN

Indonesia Bukukan Transaksi Rp 23,3 Triliun dalam Pameran China-ASEAN

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.