Kompas.com - 14/08/2022, 08:01 WIB

KYIV, KOMPAS.com - Ukraina menargetkan tentara Rusia yang menembaki pembangkit nuklir PLTN Zaporizhzhia yang diduduki di selatan negara itu atau menggunakannya sebagai pangkalan untuk menembak, kata Presiden UKraina Volodymyr Zelensky, Sabtu.

Ukraina dan Rusia saling bertukar tuduhan atas beberapa insiden penembakan baru-baru ini di fasilitas PLTN Zaporizhzhia, pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa.

Pasukan Presiden Vladimir Putin merebut stasiun itu sejak awal invasi Rusia ke Ukraina.

"Setiap tentara Rusia yang menembak tanaman, atau menembak menggunakan tanaman sebagai penutup, harus memahami bahwa ia menjadi target khusus untuk agen intelijen kami, untuk layanan khusus kami, untuk tentara kami," kata Zelensky dalam pidato malam pada Sabtu (13/8/2022) sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Rangkuman Hari ke-171 Serangan Rusia ke Ukraina, Kemampuan Serangan Jarak Jauh Baru Ukraina, Pembukaan kembali McDonalds

Zelensky, yang tidak memberikan perincian, mengulangi tuduhan bahwa Rusia menggunakan pembangkit nuklir itu sebagai ancaman.

Kelompok negara-negara G7 telah meminta Moskwa untuk menarik pasukannya dari PLTN Zaporizhzhia.

Badan intelijen pertahanan Ukraina sebelumnya memperingatkan "provokasi" baru Rusia di sekitar pabrik.

Sementara wali kota yang diasingkan dari kota tempat pabrik itu berada mengatakan telah mendapat serangan baru dari Rusia.

Tetapi pejabat lokal yang dipasang di Rusia Vladimir Rogov menulis di Telegram bahwa pasukan Ukraina menembaki pabrik itu.

Baca juga: Ukraina Klaim Mampu Serang Semua Jalur Pasokan Rusia di Selatan

Penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak menuduh Rusia "menghantam bagian dari pembangkit listrik tenaga nuklir di mana energi yang menggerakkan selatan Ukraina dihasilkan."

"Tujuannya adalah untuk memutuskan kami dari (jaringan pembangkit) dan menyalahkan tentara Ukraina untuk ini," tulis Podolyak di Twitter.

Badan intelijen pertahanan mengatakan pasukan Rusia telah memarkir howitzer self-propelled Pion di luar kota terdekat dan memasang bendera Ukraina di atasnya.

Badan tersebut juga mengatakan bahwa serangan Kamis (11/8/2022) di wilayah pembangkit, yang menurut Ukraina merusak infrastruktur pompa air dan stasiun pemadam kebakaran, telah dilakukan dari desa Vodiane yang dikuasai Rusia, sekitar tujuh kilometer (4,35 mil) timur pabrik. .

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Reuters
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Svante Paabo Raih Nobel Kedokteran 2022, Ini Temuannya

Svante Paabo Raih Nobel Kedokteran 2022, Ini Temuannya

Global
UPDATE Demo Iran: Khamenei Tuding AS dan Israel Kobarkan Kerusuhan

UPDATE Demo Iran: Khamenei Tuding AS dan Israel Kobarkan Kerusuhan

Global
Shaposhnikov: 10 Persen Sukarelawan Rusia Bertempur karena Hindari Istri Galak

Shaposhnikov: 10 Persen Sukarelawan Rusia Bertempur karena Hindari Istri Galak

Global
Ukraina Terkini: Tak Penuhi Kriteria, Setengah Calon Tentara Cadangan Rusia Dipulangkan, Penanggung Jawab Dipecat

Ukraina Terkini: Tak Penuhi Kriteria, Setengah Calon Tentara Cadangan Rusia Dipulangkan, Penanggung Jawab Dipecat

Global
Tragedi Kanjuruhan: Duka Mengalir dari Manchester hingga Madrid

Tragedi Kanjuruhan: Duka Mengalir dari Manchester hingga Madrid

Global
Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Pendapat Nugroho Setiawan, Satu-satunya Orang Indonesia Pemegang Lisensi FIFA Security Officer

Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Pendapat Nugroho Setiawan, Satu-satunya Orang Indonesia Pemegang Lisensi FIFA Security Officer

Global
Pipa Amonia Meledak di Pabrik India, 55 Pekerja Sesak Napas dan Pingsan

Pipa Amonia Meledak di Pabrik India, 55 Pekerja Sesak Napas dan Pingsan

Global
Staf Donald Trump di Gedung Putih Belum Kembalikan Catatan Kepresidenan Milik Pemerintah

Staf Donald Trump di Gedung Putih Belum Kembalikan Catatan Kepresidenan Milik Pemerintah

Global
Soal Tragedi Kanjuruhan, Malaysia: Kami Siap Beri Bantuan Apa Pun

Soal Tragedi Kanjuruhan, Malaysia: Kami Siap Beri Bantuan Apa Pun

Global
UPDATE Demo Kematian Mahsa Amini di Iran, 92 Orang Tewas

UPDATE Demo Kematian Mahsa Amini di Iran, 92 Orang Tewas

Global
UPDATE Bom Bunuh Diri di Ruang Kelas Afghanistan, 43 Orang Tewas

UPDATE Bom Bunuh Diri di Ruang Kelas Afghanistan, 43 Orang Tewas

Global
Presiden Burkina Faso Mundur Setelah Kudeta

Presiden Burkina Faso Mundur Setelah Kudeta

Global
Klub Sepak Bola Dunia Turut Berduka atas Tragedi Kanjuruhan

Klub Sepak Bola Dunia Turut Berduka atas Tragedi Kanjuruhan

Global
Aksi Spiderman Perancis Panjat Gedung Pencakar Langit dengan Putranya

Aksi Spiderman Perancis Panjat Gedung Pencakar Langit dengan Putranya

Global
Rusia Batasi Akses ke SoundCloud, Alasan Sebarkan Informasi Palsu

Rusia Batasi Akses ke SoundCloud, Alasan Sebarkan Informasi Palsu

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.