Gali Terowongan untuk Rampok Bank, Pria Ini Malah Terkubur karena Runtuh

Kompas.com - 13/08/2022, 21:01 WIB

ROMA, KOMPAS.com – Seorang pria di Roma, Italia, terjebak dalam terowongan runtuh yang digalinya bersama komplotannya untuk merampok bank.

Akhirnya, pria tersebut diselamatkan oleh tim penyelamat kota dan membutuhkan waktu selama delapan jam untuk mengevakuasinya.

Dilansir The Guardian, Jumat (12/8/2022), pria tersebut terkubur sedalam 6 meter setelah sebagian terowongan yang mereka gali runtuh di daerah dekat Vatikan.

Baca juga: Terowongan Galiannya Ambruk, Terduga Perampok Bank Tertimbun dan Gagal Beraksi

Layanan darurat kemudian meluncur setelah menerima telepon dari salah satu dari empat tersangka dari komplotan itu yang berhasil melarikan diri dari terowongan runtuh pada Kamis (11/8/2022) pagi.

Sebuah suara terdeteksi dari bawah dan penyelamat melakukan operasi yang cukup sulit dengan menggali lubang paralel untuk mencapai pria itu.

Menurut laporan media Italia, pria itu berulang kali berteriak, "Tolong, saya mohon keluarkan saya."

Baca juga: Terowongan Kashmir Runtuh di Tengah Proses Pembangunan, 10 Pekerja Tewas

Setelah petugas penyelamat melakukan berbagai upaya, pria tersebut berhasil ditarik keluar hidup-hidup, disambut tepuk tangan dari massa yang berkumpul menonton.

Setelah itu, polisi melaporkan bahwa pria tersebut dilarikan ke rumah sakit dan dilaporkan menderita luka serius, namun tidak mengancam jiwa.

Pria tersebut diyakini melakukan perampokan sebelumnya, seperti halnya empat tersangka yang merupakan satu komplotan.

Baca juga: Ditemukan Lagi, Ini Bentuk Terowongan Penyelundup Narkoba di Bawah Perbatasan AS-Meksiko

Polisi mengatakan, mereka semua berhasil ditangkap.

Polisi yakin mereka menggali melalui terowongan, yang dimulai di bawah toko yang tutup, untuk mencapai brankas bank terdekat.

Rencana mereka adalah menggali sedikit demi sedikti setiap harinya sehingga mereka dapat melakukan pencurian mereka saat hari libur Ferragosto pada Senin (16/8/2022).

Baca juga: Berusaha Blokir Jaringan Minyak, Aktivis Perubahan Iklim Masuk Terowongan Tempatkan Diri dalam Bahaya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Gagal Tempatkan Wakil di Radio Regulation Board ITU

Indonesia Gagal Tempatkan Wakil di Radio Regulation Board ITU

Global
Rudal Balistik Korea Utara Terbang di Atas Jepang, Warga Diimbau Berlindung

Rudal Balistik Korea Utara Terbang di Atas Jepang, Warga Diimbau Berlindung

Global
Indonesia Kembali Terpilih sebagai Anggota Dewan ITU untuk Kesembilan Kalinya

Indonesia Kembali Terpilih sebagai Anggota Dewan ITU untuk Kesembilan Kalinya

Global
[POPULER GLOBAL] Pendapat FIFA Security Officer dari Indonesia | 9 Negara NATO Dukung Ukraina Gabung

[POPULER GLOBAL] Pendapat FIFA Security Officer dari Indonesia | 9 Negara NATO Dukung Ukraina Gabung

Global
Kyiv Minta Warganya Pakai Masker Lagi, Kasus Covid-19 Naik karena Fokus pada “Musuh Lain”

Kyiv Minta Warganya Pakai Masker Lagi, Kasus Covid-19 Naik karena Fokus pada “Musuh Lain”

Global
Tragedi Estadio Nacional Peru yang Tewaskan 300 Suporter Masih Tinggalkan Misteri, Ini Kisahnya

Tragedi Estadio Nacional Peru yang Tewaskan 300 Suporter Masih Tinggalkan Misteri, Ini Kisahnya

Global
Apa Itu Gas Air Mata dan Dampaknya?

Apa Itu Gas Air Mata dan Dampaknya?

Internasional
Tanggapan Rusia Setelah Diminta Pemimpin Chechnya Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina

Tanggapan Rusia Setelah Diminta Pemimpin Chechnya Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina

Global
Ukraina Terkini: Parlemen Rusia Dukung RUU Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

Ukraina Terkini: Parlemen Rusia Dukung RUU Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

Global
Viral, Video Pagoda Thailand Berusia 500 Tahun Ambruk Diguyur Hujan

Viral, Video Pagoda Thailand Berusia 500 Tahun Ambruk Diguyur Hujan

Global
Svante Paabo Raih Nobel Kedokteran 2022, Ini Temuannya

Svante Paabo Raih Nobel Kedokteran 2022, Ini Temuannya

Global
UPDATE Demo Iran: Khamenei Tuding AS dan Israel Kobarkan Kerusuhan

UPDATE Demo Iran: Khamenei Tuding AS dan Israel Kobarkan Kerusuhan

Global
Shaposhnikov: 10 Persen Sukarelawan Rusia Bertempur karena Hindari Istri Galak

Shaposhnikov: 10 Persen Sukarelawan Rusia Bertempur karena Hindari Istri Galak

Global
Ukraina Terkini: Tak Penuhi Kriteria, Setengah Calon Tentara Cadangan Rusia Dipulangkan, Penanggung Jawab Dipecat

Ukraina Terkini: Tak Penuhi Kriteria, Setengah Calon Tentara Cadangan Rusia Dipulangkan, Penanggung Jawab Dipecat

Global
Tragedi Kanjuruhan: Duka Mengalir dari Manchester hingga Madrid

Tragedi Kanjuruhan: Duka Mengalir dari Manchester hingga Madrid

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.