Kompas.com - 10/08/2022, 19:32 WIB

BRASILIA, KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa wabah cacar monyet tidak terkait dengan monyet, menyusul sejumlah serangan yang dilaporkan pada primata di Brasil.

"Yang perlu diketahui orang adalah bahwa penularan yang kita lihat terjadi di antara manusia," kata Juru Bicara WHO Margaret Harris, kepada wartawan di Jenewa, pada Selasa (9/8/2022) dilansir dari Guardian.

Dia mengatakan primata tidak dapat disalahkan atas lonjakan kasus cacar monyet di Brasil setelah laporan serangan fisik dan keracunan pada monyet di sejumlah kota.

Baca juga: Cacar Monyet Singapura Sentuh 15 Kasus, 2 Kasus Saling Terkait

Di sebuah cagar alam di Rio Preto, negara bagian São Paulo, 10 monyet tampaknya telah diracuni atau dilukai dengan sengaja dalam waktu kurang dari seminggu, menurut situs berita G1.

Tim penyelamat dan aktivis menduga monyet-monyet itu diracun dan diserang setelah tiga kasus cacar monyet dikonfirmasi di daerah itu.

Secara global, lebih dari 28.100 kasus dan 12 kematian telah dicatat. Infeksi cacar monyet meningkat sejak Mei di luar negara-negara Afrika barat dan tengah di mana penyakit itu telah lama mewabah.

Hingga saat ini, Brasil telah mencatat lebih dari 1.700 kasus dan satu kematian, menurut data WHO.

Asal usul cacar moyet

Harris menggarisbawahi bahwa terlepas dari namanya, monyet bukanlah penular utama penyakit, dan tidak ada hubungannya dengan wabah tersebut.

Monkeypox menerima namanya karena virus pertama kali diidentifikasi pada monyet yang dipelihara untuk penelitian di Denmark, tetapi penyakit ini ditemukan pada sejumlah hewan, dan paling sering pada hewan pengerat.

Baca juga: Melonjak 6.600 Kasus, AS Umumkan Keadaan Darurat Wabah Cacar Monyet

Sementara virus dapat berpindah dari hewan ke manusia, ledakan kasus global baru-baru ini disebabkan oleh penularan kontak dekat antara manusia, terang juru bicara WHO itu.

Halaman:
Baca tentang
Sumber Guardian
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.