Kompas.com - 09/08/2022, 15:00 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Mantan bintang Manchester United Ryan Giggs, yang dipuja oleh para penggemar selama 24 tahun kariernya, disebut memiliki sisi yang jahat dalam karakternya.

Hal ini disampaikan jaksa Senin (8/8/2022) saat dia diadili atas tuduhan penyerangan dan penggunaan perilaku kasar terhadap mantan pacarnya.

Dilansir AP, Jaksa Peter Wright mengatakan kepada juri di Minshull Street Crown Court di Manchester bahwa keterampilan sepak bola Giggs adalah sesuatu yang indah, tapi kehidupan di luar lapangan sangat berbeda.

Baca juga: Kata Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo Bisa seperti Ryan Giggs

"Dalam privasi kehidupan pribadinya di rumah atau di balik pintu tertutup, ada sisi yang jauh lebih buruk dan lebih jahat dari karakternya," kata Wright kepada juri.

"Ini adalah kehidupan pribadi yang melibatkan serangkaian pelecehan, baik fisik maupun psikologis, dari seorang wanita yang dia cintai," tambahnya.

Giggs yang berusia 48 tahun, dituduh menyerang Kate Greville, 36 tahun, dan menyebabkan luka fisik di rumahnya di Worsley, Manchester pada November 2020.

Baca juga: DIdakwa dengan Penyerangan, Ryan Giggs Tak Akan Pimpin Wales di Piala Eropa

Giggs juga didakwa dengan penyerangan biasa terhadap adik perempuan Greville selama insiden yang sama.

Dia juga mengontrol dan memaksa mantan pacarnya antara Agustus 2017 hingga November 2020.

Giggs telah membantah semua tuduhan itu. Dia mundur sebagai manajer tim nasional Wales pada bulan Juni, karena tidak ingin membahayakan persiapan untuk Piala Dunia akhir tahun ini di Qatar.

Dia pun sudah cuti sejak November.

Baca juga: Diduga Menganiaya Pacar, Ryan Giggs Absen Temani Timnas Wales

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korut Luncurkan Rudal, AS dan Korsel Gelar Latihan Pengeboman Presisi

Korut Luncurkan Rudal, AS dan Korsel Gelar Latihan Pengeboman Presisi

Global
Kemenlu AS Luncuran Kemitraan dengan Google di Indonesia, Ini Programnya

Kemenlu AS Luncuran Kemitraan dengan Google di Indonesia, Ini Programnya

Global
Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 2022 Serukan Keterlibatan Anak Muda dalam Aksi Iklim

Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 2022 Serukan Keterlibatan Anak Muda dalam Aksi Iklim

Global
14 Hari Terombang-ambing di Laut Malaysia, Nelayan Indonesia Ini Ditemukan Selamat dengan Berpegangan pada Jeriken

14 Hari Terombang-ambing di Laut Malaysia, Nelayan Indonesia Ini Ditemukan Selamat dengan Berpegangan pada Jeriken

Global
Jika Rusia Nekat Pakai Nuklir di Ukraina, Ini yang Diperkirakan Akan Terjadi

Jika Rusia Nekat Pakai Nuklir di Ukraina, Ini yang Diperkirakan Akan Terjadi

Global
Reporter TV Rusia yang Hina Putin Kabur, Masuk Daftar Buron

Reporter TV Rusia yang Hina Putin Kabur, Masuk Daftar Buron

Global
Drone Tersangkut di Kabel, 2.000 Warga Alami Mati Listrik

Drone Tersangkut di Kabel, 2.000 Warga Alami Mati Listrik

Global
Jet Tempur India Kawal Pesawat Iran karena Ada Ancaman Bom, Ternyata Palsu

Jet Tempur India Kawal Pesawat Iran karena Ada Ancaman Bom, Ternyata Palsu

Global
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Jepang, Penduduk Diminta Berlindung

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Jepang, Penduduk Diminta Berlindung

Global
Zelensky Mendebat Usul Kontroversial Elon Musk tentang Perdamaian Ukraina

Zelensky Mendebat Usul Kontroversial Elon Musk tentang Perdamaian Ukraina

Global
Trump Gugat CNN Rp 7,26 Triliun karena Pencemaran Nama Baik

Trump Gugat CNN Rp 7,26 Triliun karena Pencemaran Nama Baik

Global
Tembakan Rudal Korut ke Jepang Picu Evakuasi, Kali Pertama sejak 2017

Tembakan Rudal Korut ke Jepang Picu Evakuasi, Kali Pertama sejak 2017

Global
AS Bunuh Pemimpin Milisi Al Shabaab di Somalia

AS Bunuh Pemimpin Milisi Al Shabaab di Somalia

Global
Korea Utara Dukung Rusia Caplok Wilayah Ukraina, Tuduh AS seperti Gangster di PBB

Korea Utara Dukung Rusia Caplok Wilayah Ukraina, Tuduh AS seperti Gangster di PBB

Global
Kebocoran di Pipa Gas Nord Stream 1 Berhenti, Nord Stream 2 Masih Bocor 30 Meter

Kebocoran di Pipa Gas Nord Stream 1 Berhenti, Nord Stream 2 Masih Bocor 30 Meter

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.