Kompas.com - 09/08/2022, 10:30 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat telah mengizinkan pengiriman bantuan militer terbesarnya ke Ukraina.

Pentagon mengumumkan Senin (8/8/2022), bahwa mereka memberi paket amunisi, senjata, dan peralatan senilai 1 miliar dollar AS.

Paket tersebut secara khusus mencakup amunisi untuk sistem roket artileri, amunisi untuk sistem rudal permukaan-ke-udara, bahan peledak, kendaraan medis lapis baja dan pasokan medis, menurut siaran pers dari Penjabat Sekretaris Pers Pentagon Todd Breasseale, dilansir AP.

Baca juga: Pentagon: 80.000 Tentara Rusia Tewas atau Terluka dalam Perang Ukraina

“Untuk memenuhi persyaratan medan perang Ukraina yang berkembang, AS akan terus bekerja dengan Sekutu dan mitranya untuk memberi Ukraina kemampuan utama,” tulis Breasseale.

AS telah memberikan 9,8 miliar dollar AS bantuan keamanan ke Ukraina sejak awal pemerintahan Presiden Joe Biden, menurut Pentagon.

AS juga telah mengirimkan ratusan juta dollar dalam bentuk bantuan kemanusiaan.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-166 Serangan Rusia ke Ukraina: Rencana Referendum Zaporizhzhia, Serangan Balik Kherson

Departemen Pertahanan memperkirakan korban dari Rusia berkisar dari 70.000 hingga 80.000.

Semuanya mencakup orang tewas atau terluka dalam waktu kurang dari enam bulan.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Kehilangan Kekasih Jelang Nikah | Serangan Jarak Jauh Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin juga menuai kecaman internasional sejak ia menginvasi Ukraina pada akhir Februari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Lyman, Ukraina Rebut 2 Permukiman dari Tangan Rusia

Setelah Lyman, Ukraina Rebut 2 Permukiman dari Tangan Rusia

Global
Media Asing: Tragedi di Stadion Kanjuruhan Salah Satu Bencana Sepak Bola Terburuk di Dunia

Media Asing: Tragedi di Stadion Kanjuruhan Salah Satu Bencana Sepak Bola Terburuk di Dunia

Global
Rangkuman Hari Ke-221 Serangan Rusia ke Ukraina: Kyiv Rebut Lyman, Menhan AS Bersorak

Rangkuman Hari Ke-221 Serangan Rusia ke Ukraina: Kyiv Rebut Lyman, Menhan AS Bersorak

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Jadi Tragedi Dunia | Dollar AS Terus Menguat

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Jadi Tragedi Dunia | Dollar AS Terus Menguat

Global
Tulisan Tangan Lirik Lagu 'Starman' David Bowie Laku Fantastis, Rp 3,4 Miliar

Tulisan Tangan Lirik Lagu "Starman" David Bowie Laku Fantastis, Rp 3,4 Miliar

Global
Cegah Pelecehan, Pakistan Luncurkan Hotline Khusus Transgender

Cegah Pelecehan, Pakistan Luncurkan Hotline Khusus Transgender

Global
Gerobak Traktor Terbalik lalu Masuk Kolam, 26 Tewas Kebanyakan Wanita dan Anak-anak

Gerobak Traktor Terbalik lalu Masuk Kolam, 26 Tewas Kebanyakan Wanita dan Anak-anak

Global
Intel Ukraina: Ada Ancaman Nuklir yang Sangat Tinggi dari Rusia

Intel Ukraina: Ada Ancaman Nuklir yang Sangat Tinggi dari Rusia

Global
Amnesty International Sorot Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Tinjau Kebijakan Gas Air Mata

Amnesty International Sorot Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Tinjau Kebijakan Gas Air Mata

Global
Banyak Penguin Mati karena Flu Burung di Afrika Selatan

Banyak Penguin Mati karena Flu Burung di Afrika Selatan

Global
Sejarah Gas Air Mata, Pengurai Massa dengan Dampak Berbahaya

Sejarah Gas Air Mata, Pengurai Massa dengan Dampak Berbahaya

Internasional
Arsip Nasional AS Mengaku Masih Kehilangan Sejumlah Catatan Administrasi Trump

Arsip Nasional AS Mengaku Masih Kehilangan Sejumlah Catatan Administrasi Trump

Global
Kalah di Lyman, Putin Disarankan Kadyrov Pakai Senjata Nuklir Saja

Kalah di Lyman, Putin Disarankan Kadyrov Pakai Senjata Nuklir Saja

Global
Nekat Ngopi Tanpa Jilbab, Wanita Iran Kembali Ditangkap

Nekat Ngopi Tanpa Jilbab, Wanita Iran Kembali Ditangkap

Global
Raja Charles III Tak Akan Hadiri COP27 Setelah Ditolak Liz Truss

Raja Charles III Tak Akan Hadiri COP27 Setelah Ditolak Liz Truss

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.