Kompas.com - 05/08/2022, 08:03 WIB

TAIPEI, KOMPAS.com - China pada Kamis (4/8/2022) menerbangkan 22 jet tempurnya melintasi garis tengah Selat Taiwan, kata Kementerian Pertahanan di Taipei.

Kementerian Pertahanan Nasional menambahkan, sistem rudal pertahanan udara telah dikerahkan untuk melacak jet-jet tersebut dan peringatan dari radio disiarkan, menurut update di situs webnya.

Garis tengah adalah garis tidak resmi, tetapi sebagian besar melekat pada perbatasan yang membentang di tengah Selat Taiwan, memisahkan Taiwan dan China. Jarang sekali ada jet militer melintasinya.

Baca juga: China Tembakkan Proyektil ke Selat Taiwan

Selama dua tahun terakhir, China meningkatkan inkursi militer ke Zona Pertahanan Udara Taiwan (ADIZ).

ADIZ tidak sama dengan wilayah udara teritorial Taiwan, tetapi mencakup area yang jauh lebih besar dan tumpang tindih dengan sebagian ADIZ China sendiri, bahkan mencakup beberapa daratan. 

Namun, ada peningkatan besar dalam inkursi garis median setelah China mengumumkan latihan militer besar-besaran untuk memprotes kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan pekan ini.

Dari 49 inkursi yang dilaporkan Taiwan pada Rabu (3/8/2022) dan Kamis (4/8/2022), 44 di antaranya melibatkan pesawat China yang melintasi garis median.

Dulu, inkursi China ke ADIZ Taiwan relatif jarang terjadi. Akan tetapi, itu mulai berubah sekitar dua tahun lalu ketika China semakin menekan militer Taiwan, yang dianggapnya sebagai wilayahnya dan berjanji suatu hari akan mengambil alih.

Baca juga:

Tahun lalu, Taiwan mencatat 969 inkursi pesawat tempur China ke ADIZ-nya, menurut database AFP, di atas dua kali lipat lebih dari sekitar 380 yang dilakukan pada 2020.

Jumlah pesawat terbanyak yang dikerahkan China dalam satu hari adalah 56, pada 4 Oktober 2021.

Sebelum latihan militer minggu ini, Taiwan melaporkan 626 inkursi, meningkat hampir 70 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Sejumlah besar inkursi membuat Angkatan Udara Taiwan di bawah tekanan besar, dan mengalami serangkaian kecelakaan fatal dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Kenapa China dan Taiwan Bermusuhan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.