Israel-Palestina Bersitegang Lagi, Daerah Dekat Gaza Sampai Ditutup untuk Warga Sipil

Kompas.com - 02/08/2022, 21:02 WIB

Tentara Israel berjaga di dekat tembok perbatasan Gaza pada akhir tahun 2021.AFP/MENAHEM KAHANA via DW INDONESIA Tentara Israel berjaga di dekat tembok perbatasan Gaza pada akhir tahun 2021.

YERUSALEM, KOMPAS.com - Tentara Israel menutup daerah dekat perbatasan Gaza untuk warga sipil pada Selasa (2/8/2022), dengan alasan risiko pembalasan, menyusul penangkapan dua anggota senior kelompok militan Palestina, kata sumber militer dan Palestina.

Seorang warga Palestina berusia 17 tahun ditembak mati oleh pasukan Israel dalam serangan Senin (1/8/2022) malam di distrik Jenin di Tepi Barat.

Baca juga: Ada Masalah di Kursi Pilot, Israel Kandangkan Jet Tempur Siluman Canggih F-35

Tentara “Negeri Zionis” mengatakan telah beroperasi bersama polisi, yang menangkap "dua tersangka teroris yang dicari".

Sebuah sumber keamanan Palestina, yang meminta anonimitas, mengatakan kepada AFP bahwa salah satu dari mereka yang ditangkap adalah Bassem al-Saadi, seorang tokoh senior di sayap politik kelompok militan di Tepi Barat.

Sumber tersebut mengidentifikasi orang kedua yang ditahan sebagai menantu Saadi, seorang penggalang dana yang berbasis di Jenin untuk kelompok militan.

"Mengikuti penilaian situasional setelah kegiatan teroris diidentifikasi dengan organisasi teroris kelompok militan Palestina, diputuskan untuk memblokir daerah dan rute yang berdekatan dengan pagar keamanan Jalur Gaza,” menurut tentara Israel sebagaimana dilansir AFP.

"Area itu telah ditutup untuk warga sipil karena ancaman langsung dan untuk mencegah kemungkinan serangan terhadap warga sipil."

Baca juga: Iran Tangkap 4 Tersangka Mata-mata, Berafiliasi dengan Israel

Perdana Menteri Yair Lapid sedang meninjau keamanan pada Selasa (2/8/2022) sehubungan dengan risiko ancaman, kata sebuah pernyataan pemerintah.

Saadi terluka karena seekor anjing tentara Israel selama penangkapannya, menurut sumber Palestina.

Saat berita penahanannya menyebar, massa mulai berkumpul di kamp pengungsi Jenin dan kota terdekat Nablus, saat para pendukung menyuarakan solidaritas dengan kelompok militan.

Halaman:
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kyiv Minta Warganya Pakai Masker Lagi, Kasus Covid-19 Naik karena Fokus pada “Musuh Lain”

Kyiv Minta Warganya Pakai Masker Lagi, Kasus Covid-19 Naik karena Fokus pada “Musuh Lain”

Global
Tragedi Estadio Nacional Peru yang Tewaskan 300 Suporter Masih Tinggalkan Misteri, Ini Kisahnya

Tragedi Estadio Nacional Peru yang Tewaskan 300 Suporter Masih Tinggalkan Misteri, Ini Kisahnya

Global
Apa Itu Gas Air Mata dan Dampaknya?

Apa Itu Gas Air Mata dan Dampaknya?

Internasional
Tanggapan Rusia Setelah Diminta Pemimpin Chechnya Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina

Tanggapan Rusia Setelah Diminta Pemimpin Chechnya Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina

Global
Ukraina Terkini: Parlemen Rusia Dukung RUU Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

Ukraina Terkini: Parlemen Rusia Dukung RUU Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

Global
Viral, Video Pagoda Thailand Berusia 500 Tahun Ambruk Diguyur Hujan

Viral, Video Pagoda Thailand Berusia 500 Tahun Ambruk Diguyur Hujan

Global
Svante Paabo Raih Nobel Kedokteran 2022, Ini Temuannya

Svante Paabo Raih Nobel Kedokteran 2022, Ini Temuannya

Global
UPDATE Demo Iran: Khamenei Tuding AS dan Israel Kobarkan Kerusuhan

UPDATE Demo Iran: Khamenei Tuding AS dan Israel Kobarkan Kerusuhan

Global
Shaposhnikov: 10 Persen Sukarelawan Rusia Bertempur karena Hindari Istri Galak

Shaposhnikov: 10 Persen Sukarelawan Rusia Bertempur karena Hindari Istri Galak

Global
Ukraina Terkini: Tak Penuhi Kriteria, Setengah Calon Tentara Cadangan Rusia Dipulangkan, Penanggung Jawab Dipecat

Ukraina Terkini: Tak Penuhi Kriteria, Setengah Calon Tentara Cadangan Rusia Dipulangkan, Penanggung Jawab Dipecat

Global
Tragedi Kanjuruhan: Duka Mengalir dari Manchester hingga Madrid

Tragedi Kanjuruhan: Duka Mengalir dari Manchester hingga Madrid

Global
Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Pendapat Nugroho Setiawan, Satu-satunya Orang Indonesia Pemegang Lisensi FIFA Security Officer

Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Pendapat Nugroho Setiawan, Satu-satunya Orang Indonesia Pemegang Lisensi FIFA Security Officer

Global
Pipa Amonia Meledak di Pabrik India, 55 Pekerja Sesak Napas dan Pingsan

Pipa Amonia Meledak di Pabrik India, 55 Pekerja Sesak Napas dan Pingsan

Global
Staf Donald Trump di Gedung Putih Belum Kembalikan Catatan Kepresidenan Milik Pemerintah

Staf Donald Trump di Gedung Putih Belum Kembalikan Catatan Kepresidenan Milik Pemerintah

Global
Soal Tragedi Kanjuruhan, Malaysia: Kami Siap Beri Bantuan Apa Pun

Soal Tragedi Kanjuruhan, Malaysia: Kami Siap Beri Bantuan Apa Pun

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.