Kompas.com - 07/07/2022, 19:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov terbang ke Bali Indonesia untuk pertemuan menteri luar negeri G20, yang akan dibayangi ketegangan konflik Rusia-Ukraina.

Pertemuan G20 berlangsung hingga Jumat (8/7/2022) di negara tuan rumah Indonesia, yang tahun ini telah bergelut dengan aksi penyeimbang menjalankan KTT global yang dilanda tekanan geopolitik dan krisis pangan.

Dilansir Reuters, ada keamanan ketat pada hari Kamis (6/7/2022) di wilayah Nusa Dua Bali, di mana puncak pertemuan para diplomat sedang diadakan.

Baca juga: China Siap Perdalam Kerja Sama dengan Rusia, Termasuk dalam G20

Berbicara menjelang kedatangannya di Bali, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan Rusia tidak boleh menggunakan pertemuan G20 sebagai platform, mengingat perang di Ukraina.

"Ini adalah kepentingan kita semua untuk memastikan bahwa hukum internasional dihormati dan dipatuhi. Itu adalah persamaan," kata Baerbock.

KTT ini jadi pertemuan tatap muka pertama antara menteri luar negeri Vladimir Putin, Lavrov dan beberapa kritikus terbesar Rusia sejak invasi Ukraina, yang disebut Moskwa sebagai "operasi militer khusus".

Lavrov telah tiba di Bali dan berencana untuk bertemu dengan beberapa rekan G20 di sela-sela KTT, kantor berita Rusia TASS melaporkan.

Baca juga: Blinken Akan Bawa Isu Perang Rusia-Ukraina dalam Pertemuan G20 di Bali

Meski begitu, menteri termasuk Baerbock dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah mengesampingkan pertemuan Lavrov.

Kelompok 20 ini termasuk negara-negara Barat, menuduh Moskwa melakukan kejahatan perang di Ukraina dan menggulirkan sanksi.

Beberapa pejabat dari Eropa dan Amerika Serikat telah menekankan KTT Bali tidak akan "bisnis seperti biasa".

Juru bicara menteri luar negeri Jerman mengatakan negara-negara G7 akan mengkoordinasikan tanggapan mereka terhadap Lavrov di Bali.

Baca juga: Menlu AS Akan Bertemu Menlu China di G20 Bali, tapi Tidak dengan Menlu Rusia

Para pejabat tinggi dari Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat keluar dari perwakilan Rusia selama pertemuan keuangan G20 di Washington pada bulan April.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.