Kompas.com - 05/07/2022, 07:53 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Pada hari ke-131 invasi Rusia ke Ukraina, Senin (4/7/2022), Presiden Vladimir Putin mengeluarkan perintah baru usai pasukannya mengeklaim kemenangan di Luhansk.

Sementara itu, di Donetsk terjadi pertempuran mematikan dan PM Ukraina menyatakan butuh dana 750 miliar dollar AS (Rp 11,24 kuadriliun) untuk membangun ulang negaranya.

Dikutip dari kantor berita AFP, berikut adalah rangkuman hari ke-131 perang Rusia Ukraina.

Baca juga: Ukraina Akui Kekalahan di Lysychansk, Rusia Umumkan Kendali Penuh Atas Luhansk

1. Perintah baru Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan militernya melanjutkan pertempuran, setelah pasukan Moskwa menduduki kota terakhir yang dikuasai pasukan Ukraina di wilayah Luhansk. Tentara Rusia mencatatkan kemajuan pesat di kawasan Donbass tersebut.

Rusia mengeklaim kendali penuh atas Luhansk, salah satu dari dua daerah yang membentuk kawasan industri Donbass bersama dengan tetangganya, Donetsk, setelah merebut kota Lysychansk pada akhir pekan.

Tentara Ukraina berkata, mereka menarik diri dari kota untuk meminimalkan kerugian karena menghadapi senjata Rusia yang lebih unggul.

Putin berujar, pasukan Rusia "harus melaksanakan tugas mereka sesuai dengan rencana yang telah disetujui sebelumnya." Ia pun berharap pasukannya akan terus maju seperti yang terjadi di Luhansk.

Baca juga: Perintah Baru Putin Setelah Rusia Kuasai Seluruh Luhansk Ukraina

2. Dana untuk bangun ulang Ukraina Rp 11,24 kuadriliun

Tim penyelamat mengevakuasi seseorang dari bangunan yang hancur setelah terkena serangan rudal di kota Sergiyvka, Ukraina, dekat Odessa. Serangan dalam perang Rusia-Ukraina ini menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai 30 korban pada 1 Juli 2022. Pada malam hari mulai 30 Juni hingga 1 Juli 2022, dua rudal ditembakkan oleh pesawat strategis dari Laut Hitam, menghantam gedung-gedung, menurut layanan darurat Ukraina.AFP/OLEKSANDR GIMANOV Tim penyelamat mengevakuasi seseorang dari bangunan yang hancur setelah terkena serangan rudal di kota Sergiyvka, Ukraina, dekat Odessa. Serangan dalam perang Rusia-Ukraina ini menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai 30 korban pada 1 Juli 2022. Pada malam hari mulai 30 Juni hingga 1 Juli 2022, dua rudal ditembakkan oleh pesawat strategis dari Laut Hitam, menghantam gedung-gedung, menurut layanan darurat Ukraina.
Perdana Menteri Ukraina Denys Shmygal memperkirakan, akan butuh dana 750 miliar dollar AS (Rp 11,24 kuadriliun) untuk membangun kembali negaranya yang dilanda perang.

Ia menyarankan, aset Rusia yang disita harus dijual untuk membantu menambah biaya.

Shmygal mengumumkan angka tersebut dalam konferensi donor di Swiss yang membahas "Marshall Plan" untuk Ukraina.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa yang Dimaksud dengan Negara Federasi?

Apa yang Dimaksud dengan Negara Federasi?

Internasional
Amerika Serikat, Negara Paling Maju di Dunia

Amerika Serikat, Negara Paling Maju di Dunia

Internasional
Batas Negara Brunei Darussalam

Batas Negara Brunei Darussalam

Global
Tumpukan Senjata Api, Peluru, dan Amunisi Ditemukan di Dasar Sungai London

Tumpukan Senjata Api, Peluru, dan Amunisi Ditemukan di Dasar Sungai London

Global
Kisah Tragis “Hulk Brasil”, Bintang Tik Tok yang Suntik Tubuh dengan Minyak agar Punya Biseps

Kisah Tragis “Hulk Brasil”, Bintang Tik Tok yang Suntik Tubuh dengan Minyak agar Punya Biseps

Global
Komandan Senior Brigade Martir Al-Aqsa Palestina Tewas dalam Serangan Pasukan Israel di Tepi Barat

Komandan Senior Brigade Martir Al-Aqsa Palestina Tewas dalam Serangan Pasukan Israel di Tepi Barat

Global
Bangladesh Minta China Bantu Pemulangan Kembali Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Bangladesh Minta China Bantu Pemulangan Kembali Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Global
Proses Hukum Kasus Pembunuhan Gabby Petito Berlanjut, Keluarga Tuntut Rp 750 Miliar ke Polisi

Proses Hukum Kasus Pembunuhan Gabby Petito Berlanjut, Keluarga Tuntut Rp 750 Miliar ke Polisi

Global
James Marape Terpilih Lagi Jadi PM Papua Nugini

James Marape Terpilih Lagi Jadi PM Papua Nugini

Global
Perusahaan Kasur AS Buka Lowongan Tukang Tidur Profesional, ke Kantor Pakai Piyama, Deskjob hanya Tidur

Perusahaan Kasur AS Buka Lowongan Tukang Tidur Profesional, ke Kantor Pakai Piyama, Deskjob hanya Tidur

Global
Siapa Sebenarnya Sosok Monalisa, Fiksi atau Nyata?

Siapa Sebenarnya Sosok Monalisa, Fiksi atau Nyata?

Global
PBB Temukan Banyak Bukti Kejahatan Internasional di Myamar

PBB Temukan Banyak Bukti Kejahatan Internasional di Myamar

Global
Memasukan Vape ke Mulut Bayi, Orang Tua Dihujat Netizen

Memasukan Vape ke Mulut Bayi, Orang Tua Dihujat Netizen

Global
FBI Grebek Rumah Trump, Ini 7 Kasus Hukum yang Tengah Dihadapi Mantan Presiden AS

FBI Grebek Rumah Trump, Ini 7 Kasus Hukum yang Tengah Dihadapi Mantan Presiden AS

Global
Ukraina Gagalkan Rencana Pembunuhan Menteri Pertahanan dan Kepala Militer oleh Mata-mata Rusia

Ukraina Gagalkan Rencana Pembunuhan Menteri Pertahanan dan Kepala Militer oleh Mata-mata Rusia

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.