Kompas.com - 03/07/2022, 16:31 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Isu mengenai harga kebutuhan pokok mendominasi pemberitaan dan tajuk utama media-media massa di Malaysia selama Juni.

Berkenaan dengan itu, kebijakan-kebijakan Pemerintah Malaysia yang bertujuan untuk mengatasi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok, serta meringankan biaya hidup masyarakat juga ramai menjadi pemberitaan media daring, cetak, maupun penyiaran di Malaysia.

Yang terbaru, Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yakoob mengumumkan soal pembentukan Satuan Tugas Khusus Jihad Melawan Inflasi yang diketuai Menteri Informasi dan Multimedia Annuar Musa pada Rabu (29/6/2022) juga ramai menjadi pemberitaan media massa.

Baca juga: Pesan Tak Tertulis Zelensky untuk Putin melalui Jokowi...

Selanjutnya ada pula isu politik berkenaan dengan rencana pelaksanaan Pilihan Raya Umum ke-15 (PRU-15) yang sering terangkat dalam berbagai pemberitaan media massa di Malaysia akhir-akhir ini.

Pada Rabu (30/6/2022), perhatian media massa di Malaysia tertuju pula pada pertemuan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Ukraina Volodymr Zelensky di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, serta pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskwa, Rusia.

Kantor Berita Nasional Malaysia Bernama mengangkat soal tawaran Presiden Jokowi untuk mengantarkan pesan Zelensky ke Putin. Serta isi pertemuan Jokowi dengan Putin yang membahas situasi terkini di Ukraina dan soal suplai gandum serta pupuk yang memengaruhi pasokan pangan global.

New Straits Times dan portal berita Malaysiakini juga mengangkat sudut pandang yang sama berkaitan dengan tawaran Jokowi untuk menyampaikan pesan Zelensky kepada Putin.

Dalam pemberitaannya, kedua media tersebut mengutip pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan meskipun sangat sulit dicapai, dirinya tetap menyampaikan pentingnya resolusi perdamaian dan menawarkan diri untuk menyampaikan pesan Zelenskyy kepada Putin.

Baca juga: 5 Hari Jokowi di Ukraina, Rusia, KTT G7, dan UEA: Curhat Putin hingga Rangkulan Biden

Sedangkan portal berita daring berbahasa Inggris The Star mengangkat judul tentang Putin yang menawarkan investasi kereta api Rusia di ibu kota baru Indonesia. Serta soal kesediaan perusahaan energi Rusia untuk mengembangkan tenaga nuklir.

Sementara itu, media cetak berbahasa Melayu, Berita Harian, dalam versi daring mengangkat soal pertemuan Jokowi, Zelensky dan Putin. Berita Harian memberitakan Presiden Jokowi menjadi pemimpin Asia Tenggara pertama yang bertemu Presiden Rusia dan Presiden Ukraina untuk usaha perdamaian, demi mempercepat pemulihan pasokan pangan dan pupuk global yang terdampak konflik kedua negara.

Koran Harian berbahasa Melayu, Utusan Malaysia, dalam versi daringnya pada Sabtu, mengangkat tulisan dengan judul Putin "mengungkapkan perasaannya" kepada Jokowi, mengakui sakitnya sanksi Barat.

Utusan Malaysia mengutip Kantor Berita Rusia TASS yang menyebutkan secara resmi, makanan dan baja tidak termasuk dalam pembatasan yang dilakukan Barat. Namun pemilik perusahaan yang memproduksi makanan dan pupuk, termasuk anggota keluarga mereka yang harus tunduk pada pembatasan Barat.

Baca juga: Jawaban Kremlin Saat Ditanya Isi Pesan Zelensky yang Disampaikan Jokowi ke Putin

Kata warganet

Pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Ukraina dan Presiden Rusia juga mendapat perhatian dari warganet atau netizen dari Malaysia. Salah satu yang mengetwi soal pertemuan itu adalah akun Twitter @sitikasim yang diakses di Kuala Lumpur, Sabtu, pukul 19.50 waktu setempat.

Dalam twit yang dibagikan pada 1 Juli 2022, pukul 08.10 waktu setempat itu @sitikasim mengatakan,"When are we going to get a #JOKOWI for a leader? He's wearing sport shoes! No jacket and very casual. I love this man (Kapan kita akan mendapatkan #JOKOWI untuk seorang pemimpin? Dia memakai sepatu olahraga! Tanpa jaket dan sangat kasual. Aku mencintai pria ini)".

Siti yang menambahkan emoticon cinta di akhir kalimatnya tersebut juga membagikan cuplikan video pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Zelensky yang telah ditonton 8.383 kali dan mendapat 51 komentar saat diakses Antara.

Cuitan lain dibagikan warganet Malaysia pemilik akun Twitter @DrKhorSK pada 1 Juli 2022, Pukul 23.41 waktu setempat, dan telah disukai 82 orang saat diakses pada Sabtu, pukul 20.30 waktu setempat.

Baca juga: Kenapa Putin Tidak Pakai Meja Panjang Saat Bertemu Jokowi di Rusia?

Isi twit itu menyebutkan "This week: President Jokowi visited Ukraine. And "Indonesia will phase out domestic workers to Malaysia" dan "In 2022: Indonesia is the host of G20 (19 largest economies + Europe) (Minggu ini: Presiden Jokowi mengunjungi Ukraina. Dan "Indonesia akan menghapus pekerja rumah tangga ke Malaysia" dan "Pada 2022: Indonesia adalah tuan rumah G20 (19 ekonomi terbesar + Eropa)".

Ia menambahkan twit,"A strong Indonesia is good for Malaysia. But Malaysia must start doing better (Indonesia yang kuat baik untuk Malaysia. Tapi Malaysia harus mulai lebih baik)".

Sedangkan twit lain dibagikan warganet dari Myanmar dengan akun Twitter @thinzashunleiyi pada 30 Juni 2022, pukul 23.38 waktu setempat.

"Solidarity physical visits as such are vigorous. @jokowi's presence in #Kyiv w/ @ZelenskyyUa arrays people of South East Asia's collective support to #Ukarine's struggles (Kunjungan fisik solidaritas seperti itu sangat kuat. Kehadiran @jokowi di #Kyiv w/ @ZelenskyyUa menghimpun dukungan kolektif masyarakat Asia Tenggara untuk perjuangan #Ukraine)," bunyi twit tersebut.

Baca juga: Putin Bertemu Jokowi, Bantah Rusia Sebabkan Krisis Pangan Global akibat Perang Ukraina

"We'd like to invite the President of Indonesia to visit #Karen's #Kawthoolei along the borders in Thailand too (Kami ingin mengundang Presiden Indonesia untuk mengunjungi #Karen's #Kawthoolei di sepanjang perbatasan di Thailand juga)," lanjut cuitan itu.

Saat Antara akses dari Kuala Lumpur, Sabtu, pukul 20.46 waktu setempat, twit Thinzar Shunlei Yi yang menyeratakan foto pertemuan Presiden Jokowi dan Presiden Zelensky sudah disukai 132 orang.

Antara bersama dua wartawan dari Indonesia saat menghadiri jamuan makan malam yang diadakan Pengarah Ekonomi Pejabat Perdana Menteri Malaysia Shahril Suffian Hamdan untuk delegasi wartawan Indonesia yang sedang mengikuti program Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia Indonesia di Kuala Lumpur, Kamis (30/6/2022).

Salah seorang praktisi muda Malaysia yang hadir malam itu mengatakan, meski dia menyangsikan hasil pertemuan tersebut akan benar-benar menghentikan perang di Ukraina, dirinya sangat mengapresiasi kehadiran langsung Presiden Jokowi menemui kedua pemimpin yang sedang berkonflik tersebut.

Hal itu diamini pula oleh anak muda lainnya yang ikut berbincang dan berbagi pendapat malam itu. Upaya membawa pesan perdamaian untuk kepentingan yang lebih luas tersebut pada akhirnya menuai apresiasi dari berbagai kalangan, tua maupun muda.

Baca juga: Jokowi Bertemu Putin dan Sampaikan Pesan Zelensky, Apa Isinya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Bukukan Transaksi Rp 23,3 Triliun dalam Pameran China-ASEAN

Indonesia Bukukan Transaksi Rp 23,3 Triliun dalam Pameran China-ASEAN

Global
Ukraina Terkini: Odessa Diserang Drone Iran Lagi

Ukraina Terkini: Odessa Diserang Drone Iran Lagi

Global
50 Tahun Merawat Ingatan Darurat Militer di Filipina

50 Tahun Merawat Ingatan Darurat Militer di Filipina

Global
Swiss Akan Hancurkan 10 Juta Dosis Vaksin Moderna Senilai Rp 4 Triliun karena Kedaluwarsa

Swiss Akan Hancurkan 10 Juta Dosis Vaksin Moderna Senilai Rp 4 Triliun karena Kedaluwarsa

Global
Rusia Copot Jenderal Pangkat Tinggi di Perang Ukraina karena Masalah Logistik

Rusia Copot Jenderal Pangkat Tinggi di Perang Ukraina karena Masalah Logistik

Global
Zelensky Syok karena Israel Tak Beri Sistem Pertahanan Rudal

Zelensky Syok karena Israel Tak Beri Sistem Pertahanan Rudal

Global
China Bangun Teleskop Radio Terbesar di Dunia yang Bisa Digerakkan, Lampaui Punya AS

China Bangun Teleskop Radio Terbesar di Dunia yang Bisa Digerakkan, Lampaui Punya AS

Global
Penjual Nasi Goreng yang Laporkan Pembeli ke Polisi Minta Maaf dan Akan Refund

Penjual Nasi Goreng yang Laporkan Pembeli ke Polisi Minta Maaf dan Akan Refund

Global
Lavrov Tegaskan Perlindungan Penuh Wilayah yang Dicaplok Rusia, Sinyal Gunakan Nuklir?

Lavrov Tegaskan Perlindungan Penuh Wilayah yang Dicaplok Rusia, Sinyal Gunakan Nuklir?

Global
Di Balik Isu Kudeta Militer China dan Xi Jinping dalam Tahanan Rumah

Di Balik Isu Kudeta Militer China dan Xi Jinping dalam Tahanan Rumah

Global
Viral Momen Romantis Ulang Tahun Istri yang Diperingati dalam Siaran Radio

Viral Momen Romantis Ulang Tahun Istri yang Diperingati dalam Siaran Radio

Global
Topan Talas Terjang Jepang, 2 Tewas, Ribuan Orang Tanpa Air

Topan Talas Terjang Jepang, 2 Tewas, Ribuan Orang Tanpa Air

Global
Demo Menentang Wajib Militer Rusia Terus Berlanjut, 724 Orang Ditangkap dalam Sehari

Demo Menentang Wajib Militer Rusia Terus Berlanjut, 724 Orang Ditangkap dalam Sehari

Global
Wanita Ini Ceritakan Pengalaman Rawat Inap di RS Mewah, Menu Serba Lobster dan Serasa Menginap di Hotel

Wanita Ini Ceritakan Pengalaman Rawat Inap di RS Mewah, Menu Serba Lobster dan Serasa Menginap di Hotel

Global
Tindik Hidung Pria Ini Hilang 5 Tahun Lalu, Ternyata Ditemukan di Paru-paru

Tindik Hidung Pria Ini Hilang 5 Tahun Lalu, Ternyata Ditemukan di Paru-paru

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.