Kompas.com - 02/07/2022, 20:01 WIB

BERLIN, KOMPAS.com – Rusia kemungkinan memanfaatkan jeda pemeliharaan reguler di pipa gas Nord Stream 1 sebagai kesempatan untuk memotong pasokan gas ke Jerman sepenuhnya.

Hal tersebut disampaikan kepala Badan Jaringan Federal (Bundesnetzwerkagentur) Klaus Muller kepada surat kabar dari Grup Media Funke, Sabtu (2/6/2022).

Dia menambahkan, maka penting untuk menghemat gas sebanyak mungkin, sebagaimana dilansir DW.

Baca juga: Ukraina Ekspor Listrik ke Uni Eropa Usai Rusia Kurangi Pasokan Gas

Jeda pemeliharaan reguler pada pipa gas Nord Stream 1 rencananya akan dimulai pada 11 Juli dan sedianya akan berlangsung selama 11 hari.

Dia mengatakan, jika pasokan gas dari Rusia dikurangi lebih lama dari rencana karena alasan politik, Jerman harus berbicara lebih serius mengenai cara mengurangi konsumsi.

Sejauh ini, Rusia telah memotong atau mengurangi pasokan gasnya ke beberapa negara Eropa di tengah ketegangan atas invasinya ke Ukraina.

Muller berujar, para pemilik rumah dan apartemen harus memanfaatkan kesempatan yang tersisa untuk bersiap pada musim dingin.

Baca juga: Video Detik-detik Gas Klorin Bocor dan Tewaskan 12 Orang di Pelabuhan Yordania

Dia menambahkan, boiler dan pemanas gas harus segera diperiksa untuk memastikan operasinya yang efisien.

“Pemeriksaan perawatan dapat mengurangi konsumsi gas sebesar 10 hingga 15 persen. Itu harus dilakukan sekarang dan bukan di musim gugur,” papar Muller.

Dia juga meminta para pedagang yang bekerja di sektor ini untuk berkonsentrasi pada sistem pemanas dan air panas untuk menghindari masalah.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa yang Dimaksud dengan Negara Federasi?

Apa yang Dimaksud dengan Negara Federasi?

Internasional
Amerika Serikat, Negara Paling Maju di Dunia

Amerika Serikat, Negara Paling Maju di Dunia

Internasional
Batas Negara Brunei Darussalam

Batas Negara Brunei Darussalam

Global
Tumpukan Senjata Api, Peluru, dan Amunisi Ditemukan di Dasar Sungai London

Tumpukan Senjata Api, Peluru, dan Amunisi Ditemukan di Dasar Sungai London

Global
Kisah Tragis “Hulk Brasil”, Bintang Tik Tok yang Suntik Tubuh dengan Minyak agar Punya Biseps

Kisah Tragis “Hulk Brasil”, Bintang Tik Tok yang Suntik Tubuh dengan Minyak agar Punya Biseps

Global
Komandan Senior Brigade Martir Al-Aqsa Palestina Tewas dalam Serangan Pasukan Israel di Tepi Barat

Komandan Senior Brigade Martir Al-Aqsa Palestina Tewas dalam Serangan Pasukan Israel di Tepi Barat

Global
Bangladesh Minta China Bantu Pemulangan Kembali Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Bangladesh Minta China Bantu Pemulangan Kembali Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Global
Proses Hukum Kasus Pembunuhan Gabby Petito Berlanjut, Keluarga Tuntut Rp 750 Miliar ke Polisi

Proses Hukum Kasus Pembunuhan Gabby Petito Berlanjut, Keluarga Tuntut Rp 750 Miliar ke Polisi

Global
James Marape Terpilih Lagi Jadi PM Papua Nugini

James Marape Terpilih Lagi Jadi PM Papua Nugini

Global
Perusahaan Kasur AS Buka Lowongan Tukang Tidur Profesional, ke Kantor Pakai Piyama, Deskjob hanya Tidur

Perusahaan Kasur AS Buka Lowongan Tukang Tidur Profesional, ke Kantor Pakai Piyama, Deskjob hanya Tidur

Global
Siapa Sebenarnya Sosok Monalisa, Fiksi atau Nyata?

Siapa Sebenarnya Sosok Monalisa, Fiksi atau Nyata?

Global
PBB Temukan Banyak Bukti Kejahatan Internasional di Myamar

PBB Temukan Banyak Bukti Kejahatan Internasional di Myamar

Global
Memasukan Vape ke Mulut Bayi, Orang Tua Dihujat Netizen

Memasukan Vape ke Mulut Bayi, Orang Tua Dihujat Netizen

Global
FBI Grebek Rumah Trump, Ini 7 Kasus Hukum yang Tengah Dihadapi Mantan Presiden AS

FBI Grebek Rumah Trump, Ini 7 Kasus Hukum yang Tengah Dihadapi Mantan Presiden AS

Global
Ukraina Gagalkan Rencana Pembunuhan Menteri Pertahanan dan Kepala Militer oleh Mata-mata Rusia

Ukraina Gagalkan Rencana Pembunuhan Menteri Pertahanan dan Kepala Militer oleh Mata-mata Rusia

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.