Kompas.com - 28/06/2022, 18:33 WIB

IDLIB, KOMPAS.com - Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan melakukan serangan di provinsi Idlib Suriah, yang menargetkan seorang pemimpin senior kelompok yang bersekutu dengan Al-Qaeda.

Serangan pada Senin (27/6/2022) menargetkan Abu Hamzah al Yaman, "pemimpin senior" Hurras al-Din yang bersekutu dengan Al-Qaeda.

Baca juga: Pemimpin Senior Al-Qaeda Dibunuh Pasukan Perancis di Mali

Operasi itu dilakukan saat dia bepergian sendirian dengan sepeda motor menurut Komando Pusat AS dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir Al Jazeera pada Selasa (28/6/2022).

Lebih lanjut menurut pernyataan itu, tinjauan awal tidak menunjukkan adanya korban sipil.

"Pemangkasan pemimpin senior ini akan mengganggu kemampuan Al-Qaeda untuk melakukan serangan terhadap warga AS, mitra kami, dan warga sipil tak berdosa di seluruh dunia," tambah pernyataan itu.

Pertahanan Sipil Suriah, sebuah organisasi kemanusiaan, mengatakan dalam sebuah unggahan di Twitter bahwa seorang pria tewas, tak lama sebelum tengah malam setelah sepeda motornya menjadi sasaran dengan dua roket.

Mayat akibat serangan mematikan itu telah dipindahkan ke departemen forensik di kota Idlib.

Baca juga: “Rakyat Afghanistan Juga Korban Al-Qaeda”, Mantan Presiden Protes Soal Perintah AS atas Aset yang Dibekukan

Huras Al-Din didirikan pada 2018 oleh para pendukung Al-Qaeda.

Pada Juni 2020, militer AS membunuh Khaled Aruri, seorang komandan tinggi Yordania bersama Huras al-Din, juga di Idlib.

Serangan pesawat tak berawak pada Desember 2019 menewaskan seorang komandan senior Huras al-Din, warga negara Yordania Bilal Khuraisat, juga dikenal sebagai Abu Khadija al-Urduni.

Serangan udara AS yang terpisah di Suriah juga telah membunuh komandan kedua Al-Qaeda saat itu Abu Kheir al-Masri (2017), pemimpin pertama ISIL (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi (2019), dan penggantinya, Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurayshi, pada Februari.

Baca juga: Pelaku Penyanderaan Sinagoga di AS Sempat Tuntut Lady Al-Qaeda Dibebaskan dari Penjara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.