Kompas.com - 28/06/2022, 17:30 WIB

KOMPAS.com - European Space Agency (ESA) memperbarui perangkat lunak MARSIS (Mars Advanced Radar for Subsurface and Ioniospheric Sounding) pengorbit Mars Express, 19 tahun setelah pesawat ruang angkasa itu diluncurkan.

Dilansir Gizmodo, Instrumen MARSIS, radar sounder pertama yang mengorbit planet lain, membantu penemuan bukti keberadaan air di Mars pada 2018.

MARSIS mengirimkan gelombang radio frekuensi rendah ke planet tersebut menggunakan antena besar sepanjang 131 kaki (40 meter), sebagai pesawat ruang angkasa Mars Express mengorbit di sekitar Mars.

Baca juga: Wahana Penjelajah NASA Perseverance Temukan Sampah Buatan Manusia di Mars

Hebatnya, MARSIS melakukan semua itu menggunakan perangkat lunak yang sangat usang yang belum diperbarui sejak pesawat ruang angkasa diluncurkan pada Juni 2003.

Perangkat lunak ini dirancang dalam lingkungan berbasis Windows 98, yang tidak bekerja dengan internet modern.

“Setelah beberapa dekade ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan mendapatkan pemahaman yang baik tentang Mars, kami ingin mendorong kinerja instrumen melampaui beberapa batasan yang diperlukan saat misi dimulai,” kata Andrea Cicchetti, wakil penyelidik utama MARSIS, yang memimpin pengembangan peningkatan.

Perangkat lunak baru dirancang Institut Nasional untuk Astrofisika di Italia, yang mengoperasikan pesawat ruang angkasa.

Baca juga: Penjelajah NASA Temukan Sampah di Mars, dari Mana Asalnya?

Tim di balik perangkat lunak baru menerapkan sejumlah peningkatan yang akan meningkatkan kemampuan instrumen untuk mengirim dan menerima sinyal, serta pemrosesan data on-boardnya.

Menurut ESA, ini untuk meningkatkan jumlah dan kualitas data sains yang dikirim ke Bumi.

“Sebelumnya, untuk mempelajari fitur terpenting di Mars, dan mempelajari Phobos bulannya sama sekali, kami mengandalkan teknik kompleks yang menyimpan banyak data resolusi tinggi dan mengisi memori on-board instrumen dengan sangat cepat,” tambah Cicchetti.

“Dengan membuang data yang tidak kami butuhkan, perangkat lunak baru memungkinkan kami untuk mengaktifkan MARSIS selama lima kali lebih lama dan menjelajahi area yang jauh lebih besar dengan setiap lintasan.”

Baca juga: Elon Musk Yakin akan Membawa Manusia ke Mars Kurang dari 10 Tahun

Perangkat lunak baru akan digunakan untuk mempelajari daerah dekat kutub selatan di Mars, di mana tanda-tanda air cair di Planet Merah sebelumnya terdeteksi dalam data beresolusi lebih rendah.

Dengan meninggalkan perangkat lunak era Windows 98, MARSIS akan dapat memeriksa wilayah tersebut lebih cepat, menggunakan data resolusi tinggi.

MARSIS akan Mencari tahu apakah Mars memiliki air cair sangat penting untuk mengetahui apakah planet ini pernah layak huni selama sejarah awalnya, dan apakah mungkin bisa menampung beberapa bentuk kehidupan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Gizmodo
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Amnesty International Sorot Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Tinjau Kebijakan Gas Air Mata

Amnesty International Sorot Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Tinjau Kebijakan Gas Air Mata

Global
Banyak Penguin Mati karena Flu Burung di Afrika Selatan

Banyak Penguin Mati karena Flu Burung di Afrika Selatan

Global
Sejarah Gas Air Mata, Pengurai Massa dengan Dampak Berbahaya

Sejarah Gas Air Mata, Pengurai Massa dengan Dampak Berbahaya

Internasional
Arsip Nasional AS Mengaku Masih Kehilangan Sejumlah Catatan Administrasi Trump

Arsip Nasional AS Mengaku Masih Kehilangan Sejumlah Catatan Administrasi Trump

Global
Kalah di Lyman, Putin Disarankan Kadyrov Pakai Senjata Nuklir Saja

Kalah di Lyman, Putin Disarankan Kadyrov Pakai Senjata Nuklir Saja

Global
Nekat Ngopi Tanpa Jilbab, Wanita Iran Kembali Ditangkap

Nekat Ngopi Tanpa Jilbab, Wanita Iran Kembali Ditangkap

Global
Raja Charles III Tak Akan Hadiri COP27 Setelah Ditolak Liz Truss

Raja Charles III Tak Akan Hadiri COP27 Setelah Ditolak Liz Truss

Global
Tentara Muda yang Terlibat Pemakaman Ratu Elizabeth II Tewas di Barak

Tentara Muda yang Terlibat Pemakaman Ratu Elizabeth II Tewas di Barak

Global
Tangkal Pengaruh China, AS Jalin Kerja Sama dengan Kepulauan Pasifik

Tangkal Pengaruh China, AS Jalin Kerja Sama dengan Kepulauan Pasifik

Global
Jatuhnya Lyman adalah Kekalahan Memalukan Bagi Rusia dan Putin

Jatuhnya Lyman adalah Kekalahan Memalukan Bagi Rusia dan Putin

Global
Mengenang Bencana Estadio Nacional Peru, Tragedi Sepak Bola Paling Mengerikan di Dunia, 300 Orang Tewas

Mengenang Bencana Estadio Nacional Peru, Tragedi Sepak Bola Paling Mengerikan di Dunia, 300 Orang Tewas

Global
Pasukan Ukraina Rebut Lyman dari Rusia, Ramzan Kadyrov Sampai Marah

Pasukan Ukraina Rebut Lyman dari Rusia, Ramzan Kadyrov Sampai Marah

Global
Berita Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan Jadi Headline Media Asing

Berita Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan Jadi Headline Media Asing

Global
Puluhan Perwakilan Negara WO saat Utusan Rusia Naik Panggung Konferensi Budaya Terbesar UNESCO

Puluhan Perwakilan Negara WO saat Utusan Rusia Naik Panggung Konferensi Budaya Terbesar UNESCO

Global
14 Tragedi Sepak Bola di Dunia yang Tewaskan Banyak Suporter di Stadion

14 Tragedi Sepak Bola di Dunia yang Tewaskan Banyak Suporter di Stadion

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.