Kompas.com - 26/06/2022, 07:33 WIB

SEVERODONETSK, KOMPAS.com - Severodonetsk dikuasai Rusia, kata wali kotanya pada Sabtu (25/6/2022) dalam lanjutan perang Ukraina terkini.

Perang Rusia Ukraina selama berminggu-minggu terakhir memperebutkan kota utama di Ukraina timur tersebut.

"Kota ini sepenuhnya diduduki oleh Rusia," kata Wali Kota Oleksandr Striuk dikutip dari AFP.

Baca juga: Pasukan Ukraina Diperintahkan Mundur dari Severodonetsk, Kalah dari Rusia?

Pada hari yang sama, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengumumkan "pembebasan total" Severodonetsk serta desa-desa terdekat di Borivske, Voronove, dan Syrotyne.

"Semua wilayah di tepi kiri sungai Donets dalam batas wilayah Luhansk berada di bawah kendali" pasukan Rusia dan pro-Rusia, katanya.

Tentara Ukraina pada Jumat (24/6/2022) mengatakan, akan menarik pasukannya dari Severodonetsk, kota berpenduduk sekitar 100.000 jiwa, sebelum berperang untuk mempertahankan kota Lysychansk di sebelahnya.

Severodonetsk dan Lysychansk sama-sama terletak di wilayah Luhansk.

Striuk melanjutkan, warga sipil mulai mengevakuasi dari pabrik kimia Azot, tempat beberapa ratus orang bersembunyi dari serangan Rusia.

"Orang-orang ini sudah hampir tiga bulan hidup di ruang bawah tanah, tempat penampungan. Itu sulit secara emosional dan fisik," ungkapnya seraya menambahkan bahwa mereka sekarang membutuhkan dukungan medis dan psikologis.

Baca juga:

Separatis pro-Moskwa mengatakan, pasukan Rusia dan pro-Rusia menguasai pabrik Azot dan telah mengevakuasi lebih dari 800 warga sipil yang berlindung di sana.

"(Pasukan) mengambil kendali penuh dari zona industri pabrik Azot", kata perwakilan separatis Andrei Marochko di Telegram.

Juru bicara separatis lainnya, Ivan Filiponenko, berujar bahwa sekitar 800 warga sipil yang berlindung di pabrik selama berminggu-minggu pertempuran telah dievakuasi.

Setelah Severodonetsk dikuasi Rusia, jika Lysychansk juga direbut pasukan Moskwa maka akan secara efektif memberi mereka kendali atas wilayah Luhansk, dan memungkinkan mereka untuk masuk lebih jauh ke Donbass.

Baca juga: Pertempuran di Kota Severodonetsk Jadi Penentu Nasib Ukraina Timur

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Monica Nike Adiba Bawa Indonesia Juara 1 Lomba Karaoke Sedunia

Monica Nike Adiba Bawa Indonesia Juara 1 Lomba Karaoke Sedunia

Global
Salman Rushdie Diserang, Tersangka Mengaku Tak Bersalah

Salman Rushdie Diserang, Tersangka Mengaku Tak Bersalah

Global
Kisah Pria India Hasilkan 300 Varietas Mangga dari Pohon Berusia 120 Tahun

Kisah Pria India Hasilkan 300 Varietas Mangga dari Pohon Berusia 120 Tahun

Global
Gara-gara Salah 'Copy Paste', Wanita Ini Tak Sengaja Beli 84 Rumah

Gara-gara Salah "Copy Paste", Wanita Ini Tak Sengaja Beli 84 Rumah

Global
Pegawai McDonald's New York Ditembak karena Sajikan Kentang Goreng Dingin

Pegawai McDonald's New York Ditembak karena Sajikan Kentang Goreng Dingin

Global
Pengemudi Truk Bermesin Jet Tewas dalam Kecepatan 483 Km per Jam Saat Pertunjukan

Pengemudi Truk Bermesin Jet Tewas dalam Kecepatan 483 Km per Jam Saat Pertunjukan

Global
Cerita Saudara Kembar Siam di Kepala Josie dan Teresa, 20 Tahun Setelah Pemisahan

Cerita Saudara Kembar Siam di Kepala Josie dan Teresa, 20 Tahun Setelah Pemisahan

Global
6 Rahasia Negara Amerika yang Diumbar Donald Trump

6 Rahasia Negara Amerika yang Diumbar Donald Trump

Global
Ribuan Ikan Mati Muncul di Sungai Jerman-Polandia, Penyebabnya Masih Misteri

Ribuan Ikan Mati Muncul di Sungai Jerman-Polandia, Penyebabnya Masih Misteri

Global
Saat Turis Rusia ke Finlandia Disambut dengan Lagu Ukraina…

Saat Turis Rusia ke Finlandia Disambut dengan Lagu Ukraina…

Global
Nasib Freya Walrus yang Terdampar di Oslo, Terancam Disuntik Mati karena Terus 'Diburu' Warga

Nasib Freya Walrus yang Terdampar di Oslo, Terancam Disuntik Mati karena Terus "Diburu" Warga

Global
AS Bersiap Pasang Rudal Hipersonik di Dua Kapal Perang

AS Bersiap Pasang Rudal Hipersonik di Dua Kapal Perang

Global
Pria Lepaskan Tembakan di Bandara Canberra, Penumpang Berlarian

Pria Lepaskan Tembakan di Bandara Canberra, Penumpang Berlarian

Global
Harga BBM Naik 50 Persen dalam Seminggu di Bangladesh, Warga: Mungkin Harus Mengemis di Jalan

Harga BBM Naik 50 Persen dalam Seminggu di Bangladesh, Warga: Mungkin Harus Mengemis di Jalan

Global
Hadi Matar, Penikam Salman Rushdie Didakwa dengan Percobaan Pembunuhan

Hadi Matar, Penikam Salman Rushdie Didakwa dengan Percobaan Pembunuhan

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.