Kompas.com - 25/06/2022, 12:00 WIB

KIGALI, KOMPAS.com - Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Itu adalah reaksi umum terhadap pidato pembukaan Pangeran Charles pada Pertemuan Kepala Pemerintahan Persemakmuran di Kigali pada Jumat (24/6/2022).

Sang pangeran jelas akan menggantikan ibunya sebagai kepala organisasi, yang merupakan asosiasi negara-negara merdeka yang muncul dari warisan Kerajaan Inggris.

Baca juga: Pangeran Charles Sampaikan Pidato Emosional untuk Ratu Elizabeth II: Anda Terus Membuat Sejarah

Kerajaan Inggris sepertinya akan selamanya diasosiasikan dengan perbudakan.

Dilansir CNN, Pangeran Charles pun menjelaskan dalam sambutan pembukaannya bahwa dia ingin mengubah status quo dan memulai dialog tentang hal itu.

"Sementara kita berjuang bersama untuk perdamaian, kemakmuran, dan demokrasi, saya ingin mengakui bahwa akar dari asosiasi kontemporer kita berjalan jauh ke dalam periode paling menyakitkan dalam sejarah kita," katanya kepada para delegasi.

"Saya tidak dapat menggambarkan kedalaman kesedihan pribadi saya atas penderitaan begitu banyak orang, karena itu saya terus memperdalam pemahaman saya sendiri tentang dampak abadi perbudakan," tambahnya.

Baca juga: Tur William dan Kate di Karibia Diwarnai Protes, Kerajaan Inggris Didesak Minta Maaf dan Ganti Rugi

Delegasi-delegasi yang keluar setelah pidato itu tampak tersentuh dan berbesar hati dengan kata-kata sang pangeran.

Charles mengatakan Persemakmuran perlu "menemukan cara baru untuk mengakui masa lalu kita."

Yusuf Keketoma Sandi, bagian dari delegasi Sierra Leone, merasakan hal itu.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.