Kompas.com - 19/06/2022, 15:33 WIB

ATALAIA DO NORTE, KOMPAS.com - Kabar terbaru dari kasus jurnalis Inggris hilang di Amazon, polisi Brasil pada Sabtu (18/6/2022) menyebutkan bahwa reporter bernama Dom Phillips tersebut dan pemandunya yaitu Bruno Pereira tewas ditembak.

Sehari setelah penyelidik mengidentifikasi jasad yang ditemukan terkubur di bagian terpencil Amazon adalah Dom Phillips, mereka mengatakan bahwa jasad kedua adalah pemandunya, ahli adat Bruno Pereira.

Pihak berwenang mengatakan, kedua pria itu adalah korban tembakan. Dom Phillips (57) terkena satu tembakan di dada, sedangkan Bruno Pereira (41) terkena tiga tembakan, yang satu di antaranya kepala. Mereka ditembak dengan amunisi yang biasanya digunakan untuk berburu.

Baca juga: Brasil Konfirmasi Temuan Jasad di Amazon adalah Jurnalis Inggris yang Hilang sejak 5 Juni

Bruno Pereira adalah pembela hak-hak pribumi yang vokal dan telah menerima beberapa ancaman pembunuhan.

Jurnalis Inggris hilang di Amazon beserta pemandunya pada 5 Juni di bagian terpencil hutan hujan itu yang penuh dengan penambangan ilegal, penangkapan ikan dan penebangan, serta perdagangan narkoba.

Berselang sepuluh hari kemudian, seorang tersangka membawa polisi ke sebuah tempat dekat kota Atalaia do Norte di negara bagian Amazonas, lokasi dia mengatakan telah menguburkan mayat. Tak lama setelah itu, saudara laki-laki tersangka juga ditahan.

Polisi pada Sabtu (18/6/2022) mengatakan, seorang tersangka tambahan dalam kasus jurnalis Inggris hilang di Amazon yang mereka identifikasi sebagai Jefferson da Silva Lima, juga dikenal sebagai Pelado da Dinha, menyerahkan diri di kantor polisi Atalaia do Norte.

Baca juga:

Komisaris Polisi Alex Perez Timoteo mengatakan kepada situs berita G1, bukti dan kesaksian yang dikumpulkan sejauh ini menunjukkan tersangka berada di TKP dan secara aktif berpartisipasi dalam dua pembunuhan tersebut.

Timoteo juga mengatakan kepada wartawan bahwa sangat mungkin akan ada penangkapan lebih lanjut dalam kasus jurnalis Inggris hilang di Amazon ini dalam beberapa hari mendatang.

"Kami akan mencoba memahami apakah ada kesepakatan sebelumnya (di antara para tersangka), jika mereka telah merencanakan situasi ini," katanya dikutip dari AFP, seraya menambahkan bahwa tersangka ketiga tidak terkait dengan dua bersaudara itu.

Polisi pada Jumat (17/6/2022) mengatakan, mereka yakin para pelaku bertindak sendiri, tanpa ada dalang atau organisasi kriminal di balik kasus jurnalis Inggris hilang di Amazon tersebut.

Baca juga: Jurnalis Inggris Hilang di Hutan Amazon, Tak Ada Jasad yang Ditemukan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Bersiap Pasang Rudal Hipersonik di Dua Kapal Perang

AS Bersiap Pasang Rudal Hipersonik di Dua Kapal Perang

Global
Pria Lepaskan Tembakan di Bandara Canberra, Penumpang Berlarian

Pria Lepaskan Tembakan di Bandara Canberra, Penumpang Berlarian

Global
Harga BBM Naik 50 Persen dalam Seminggu di Bangladesh, Warga: Mungkin Harus Mengemis di Jalan

Harga BBM Naik 50 Persen dalam Seminggu di Bangladesh, Warga: Mungkin Harus Mengemis di Jalan

Global
Hadi Matar, Penikam Salman Rushdie Didakwa dengan Percobaan Pembunuhan

Hadi Matar, Penikam Salman Rushdie Didakwa dengan Percobaan Pembunuhan

Global
Ukraina Berhasil Rusak Jembatan Kedua yang Penting di Wilayah yang Diduduki Rusia

Ukraina Berhasil Rusak Jembatan Kedua yang Penting di Wilayah yang Diduduki Rusia

Global
Kemunculan “Batu Kelaparan” di Sungai Eropa Beri Peringatan: Bila Melihatku Menangislah

Kemunculan “Batu Kelaparan” di Sungai Eropa Beri Peringatan: Bila Melihatku Menangislah

Global
Skotlandia Resmi Jadi Negara Pertama Gratiskan Produk Menstruasi

Skotlandia Resmi Jadi Negara Pertama Gratiskan Produk Menstruasi

Global
Momen Angin Kencang Meruntuhkan Panggung Festival Musik, Satu Tewas dan Puluhan Terluka

Momen Angin Kencang Meruntuhkan Panggung Festival Musik, Satu Tewas dan Puluhan Terluka

Global
Setahun Taliban Berkuasa, Ini Rentetan Hak-hak Perempuan Afghanistan yang Direnggut

Setahun Taliban Berkuasa, Ini Rentetan Hak-hak Perempuan Afghanistan yang Direnggut

Global
Pasukan Rusia yang Menembak dari atau ke PLTN Zaporizhzhia Jadi Target Khusus Ukraina

Pasukan Rusia yang Menembak dari atau ke PLTN Zaporizhzhia Jadi Target Khusus Ukraina

Global
Salman Rushdie Diserang, Peminat Buku Ayat-ayat Setan Naik

Salman Rushdie Diserang, Peminat Buku Ayat-ayat Setan Naik

Global
Rangkuman Hari ke-171 Serangan Rusia ke Ukraina, Kemampuan Serangan Jarak Jauh Baru Ukraina, Pembukaan kembali McDonald's

Rangkuman Hari ke-171 Serangan Rusia ke Ukraina, Kemampuan Serangan Jarak Jauh Baru Ukraina, Pembukaan kembali McDonald's

Global
Taliban Bubarkan Unjuk Rasa Kaum Perempuan dengan Kekerasan

Taliban Bubarkan Unjuk Rasa Kaum Perempuan dengan Kekerasan

Global
[UNIK GLOBAL] Penemuan Puing Pesawat yang Jatuh dan Hilang pada 1968 | Kisah Tragis “Hulk Brasil”

[UNIK GLOBAL] Penemuan Puing Pesawat yang Jatuh dan Hilang pada 1968 | Kisah Tragis “Hulk Brasil”

Global
Daftar Negara di Afrika Tengah

Daftar Negara di Afrika Tengah

Internasional
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.