Kompas.com - 16/06/2022, 12:16 WIB

KAIRO, KOMPAS.com - Uni Eropa (UE), Israel dan Mesir menandatangani kesepakatan ekspor gas alam tripartit ketika blok itu berusaha mendiservikasi kebutuhannya atas energi Rusia.

Kesepakatan itu, yang diselesaikan pada Rabu (15/6/2022) di konferensi energi regional Mediterania Timur di Kairo, akan memungkinkan ekspor "signifikan" gas Israel ke Eropa untuk pertama kalinya, kata kementerian energi Israel.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-112 Serangan Rusia ke Ukraina, Rusia Hancurkan Stasiun Kereta Api Tempat Pengiriman Senjata Barat, Gas ke Eropa Terus Dipangkas

“Momen yang sangat istimewa. Saya sangat menyambut baik penandatanganan perjanjian bersejarah ini,” kata Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam konferensi pers bersama dengan menteri energi Mesir dan Israel sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Von der Leyen mengatakan di Twitter bahwa perjanjian itu akan berkontribusi pada keamanan energi Eropa.

Tahun lalu, UE mengimpor sekitar 40 persen gasnya dari Rusia.

Negara-negara anggotanya telah berjuang untuk mengurangi ketergantungan itu, untuk memberikan sanksi kepada Rusia atas invasi ke Ukraina.

Penandatanganan nota kesepahaman di hotel bintang lima Kairo dilakukan sehari setelah von der Leyen dan Perdana Menteri Italia Mario Draghi memulai pembicaraan energi dengan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid.

“Ini adalah langkah luar biasa yang membawa kerja sama energi kami ke tingkat berikutnya,” kata Von der Leyen pada Selasa (15/6/2022) saat mengunjungi Israel.

Ketua Komisi Uni Eropa menekankan bahwa nota kesepahaman akan meningkatkan “kemerdekaan” blok tersebut, membuka ketergantungan yang baru ditemukan pada Kairo dan Tel Aviv, yang keduanya dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang.

Baca juga: Gas dan Minyak Rusia: Berapa Besar Ketergantungan Dunia Padanya?

Von der Leyen juga memuji serangkaian perjanjian kontroversial yang ditengahi oleh mantan Presiden AS Donald Trump yang menormalkan hubungan antara Israel, UEA dan Bahrain.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber Al Jazeera
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Mantan Tentara Rusia Kabur dari Mobilisasi Parsial: Saya Tak Mau Bunuh Saudara

Cerita Mantan Tentara Rusia Kabur dari Mobilisasi Parsial: Saya Tak Mau Bunuh Saudara

Global
Hindari Mobilisasi Parsial, 3.000 Warga Rusia Antre Panjang Masuk Mongolia

Hindari Mobilisasi Parsial, 3.000 Warga Rusia Antre Panjang Masuk Mongolia

Global
Korban Tewas Penembakan Sekolah di Rusia Jadi 13 Orang, Putin Berang

Korban Tewas Penembakan Sekolah di Rusia Jadi 13 Orang, Putin Berang

Global
Buntut Kematian Mahsa Amini, Muncul Desakan Diakhirinya Wajib Berjilbab di Iran

Buntut Kematian Mahsa Amini, Muncul Desakan Diakhirinya Wajib Berjilbab di Iran

Global
Kisah Pria China Hilang 17 Hari Usai Gempa, Sempat Rawat Korban dan Cegah Banjir

Kisah Pria China Hilang 17 Hari Usai Gempa, Sempat Rawat Korban dan Cegah Banjir

Global
Penembakan Sekolah di Rusia Tewaskan 9 Orang, termasuk Anak-anak

Penembakan Sekolah di Rusia Tewaskan 9 Orang, termasuk Anak-anak

Global
Beginilah Indonesia di Mata Korsel dalam Konteks Hubungan Diplomatik

Beginilah Indonesia di Mata Korsel dalam Konteks Hubungan Diplomatik

Global
Terungkap Siapa Pendiri Grup Wagner, Tentara Bayaran Kejam yang Dikerahkan Rusia ke Ukraina

Terungkap Siapa Pendiri Grup Wagner, Tentara Bayaran Kejam yang Dikerahkan Rusia ke Ukraina

Global
Penembakan Terjadi di Pusat Mobilisasi Parsial Rusia, Petugas Kritis

Penembakan Terjadi di Pusat Mobilisasi Parsial Rusia, Petugas Kritis

Global
Rusia Salah Panggil Orang Tua dan Penderita Diabetes untuk Perang di Ukraina

Rusia Salah Panggil Orang Tua dan Penderita Diabetes untuk Perang di Ukraina

Global
Demo Mahsa Amini Meluas ke London dan Paris, Massa Bentrok dengan Polisi

Demo Mahsa Amini Meluas ke London dan Paris, Massa Bentrok dengan Polisi

Global
Pemakaman Shinzo Abe Lebih Mahal daripada Ratu Elizabeth II

Pemakaman Shinzo Abe Lebih Mahal daripada Ratu Elizabeth II

Global
AS Beri Peringatan Langsung ke Rusia Soal Konsekuensi Bencana Senjata Nuklir

AS Beri Peringatan Langsung ke Rusia Soal Konsekuensi Bencana Senjata Nuklir

Global
Dukungan Ratu Elizabeth II untuk Musik Inggris

Dukungan Ratu Elizabeth II untuk Musik Inggris

Global
Pengakuan Keluarga Mahsa Amini: Dia Disiksa dan Dihina Sebelum Meninggal

Pengakuan Keluarga Mahsa Amini: Dia Disiksa dan Dihina Sebelum Meninggal

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.