Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buku Pelajaran Terbaru Hong Kong Utak-atik Sejarah, Klaim Hong Kong Tak Pernah Dijajah Inggris

Kompas.com - 16/06/2022, 10:15 WIB

HONG KONG, KOMPAS.com - Buku pelajaran Hong Kong yang baru akan mengajarkan para siswa bahwa kota itu tidak pernah menjadi koloni Inggris.

Perombakan mata pelajaran sekolah dilakukan setelah pihak berwenang menganggap sejarah masa lalu itu sebagai penyebab protes pro-demokrasi di Hong Kong.

Dilansir Guardian, menurut laporan lokal, teks-teks baru akan mengajarkan siswa bahwa pemerintah China tidak mengakui perjanjian yang menyerahkan kota itu ke Inggris setelah perang opium.

Baca juga: China Tulis Ulang Sejarah Hong Kong, Buku Sekolah Tak Akui Kolonialisme Inggris atas Kotanya

Kesepakatan berakhir pada tahun 1997 ketika Inggris mengembalikan Hong Kong ke kendali China, dan karena itu teks-teks tersebut mengeklaim Hong Kong tidak pernah menjadi koloni Inggris.

Buku-buku baru juga mengadopsi narasi Beijing bahwa gerakan protes 2019 didorong oleh “kekuatan eksternal”.

Empat set buku teks untuk mata pelajaran studi liberal Hong Kong dirilis secara online minggu lalu, bagi sekolah untuk memilih bahan untuk tahun ajaran baru pada bulan September.

Mereka akan digunakan siswa di kelas "kewarganegaraan dan pembangunan sosial", yang menggantikan kursus studi liberal yang dirancang pada tahun 2009 untuk mengajar siswa berpikir kritis.

Baca juga: Polisi Hong Kong Menangkap Sejumlah Orang saat Larangan Peringatan Tragedi Tiananmen Diterapkan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pada tahun 2020, kursus studi liberal diserang otoritas pro-Beijing yang menyalahkannya karena mendorong kaum muda ke arah protes dan menjanjikan perbaikan.

Kepala eksekutif, Carrie Lam, mengatakan siswa membutuhkan perlindungan agar tidak "diracuni" dan diberi "informasi yang salah dan bias".

Perbaikan sistem pendidikan berikutnya termasuk peningkatan fokus pada keamanan nasional dan patriotisme.

Halaman:
Sumber Guardian
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bom Bunuh Diri di Masjid Kantor Polisi Pakistan Diduga Dibantu Orang Dalam

Bom Bunuh Diri di Masjid Kantor Polisi Pakistan Diduga Dibantu Orang Dalam

Global
Rangkuman Hari Ke-343 Serangan Rusia ke Ukraina: Polandia Siap Kirim Jet F-16 | Penggeledahan Koruptor di Kyiv

Rangkuman Hari Ke-343 Serangan Rusia ke Ukraina: Polandia Siap Kirim Jet F-16 | Penggeledahan Koruptor di Kyiv

Global
[POPULER GLOBAL] Tersangka Bom Pakistan Ditangkap | Restoran Bajak Laut Tenggelam

[POPULER GLOBAL] Tersangka Bom Pakistan Ditangkap | Restoran Bajak Laut Tenggelam

Global
Pangkalan Militer Turkiye di Irak Dihantam 8 Roket

Pangkalan Militer Turkiye di Irak Dihantam 8 Roket

Global
Daftar Negara di Dunia Tanpa Pasukan Militer

Daftar Negara di Dunia Tanpa Pasukan Militer

Internasional
Kisah Seniman Inggris Empat Tahun Tinggal di Ruang Tak Terpakai Mall, Akhirnya Ketahuan

Kisah Seniman Inggris Empat Tahun Tinggal di Ruang Tak Terpakai Mall, Akhirnya Ketahuan

Global
UPDATE Ledakan di Masjid Pakistan, Polisi Tahan 23 Tersangka, Selidiki Keterlibatan Petugas

UPDATE Ledakan di Masjid Pakistan, Polisi Tahan 23 Tersangka, Selidiki Keterlibatan Petugas

Global
Komentar Rusia soal Kiriman Senjata Jarak Jauh dari Barat ke Ukraina

Komentar Rusia soal Kiriman Senjata Jarak Jauh dari Barat ke Ukraina

Global
Dari Tank hingga Drone, Inilah Daftar Senjata Barat yang Dipasok ke Ukraina

Dari Tank hingga Drone, Inilah Daftar Senjata Barat yang Dipasok ke Ukraina

Global
Bantuan Roket Baru AS ke Ukraina Bisa Gandakan Jarak Tembak untuk Gempur Rusia

Bantuan Roket Baru AS ke Ukraina Bisa Gandakan Jarak Tembak untuk Gempur Rusia

Global
Penumpang Air India yang Kencingi Wanita di Pesawat Dibebaskan dengan Jaminan

Penumpang Air India yang Kencingi Wanita di Pesawat Dibebaskan dengan Jaminan

Global
Pria Ini Pura-pura Meninggal demi Mengetahui Siapa yang Hadiri Pemakamannya

Pria Ini Pura-pura Meninggal demi Mengetahui Siapa yang Hadiri Pemakamannya

Global
Kecil tapi Berbahaya, Kapsul Radioaktif yang Hilang di Australia Ditemukan di Pinggir Jalan

Kecil tapi Berbahaya, Kapsul Radioaktif yang Hilang di Australia Ditemukan di Pinggir Jalan

Global
Tersangka Ledakan Bom Masjid Pakistan Ditangkap

Tersangka Ledakan Bom Masjid Pakistan Ditangkap

Global
AS Tuduh Rusia Langgar Perjanjian Kontrol Senjata Nuklir

AS Tuduh Rusia Langgar Perjanjian Kontrol Senjata Nuklir

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+