Utusan HAM PBB Desak Taliban Cabut Pembatasan Terhadap Perempuan

Kompas.com - 26/05/2022, 22:01 WIB

KABUL, KOMPAS.com – Utusan hak asasi manusia PBB di Afghanistan Richard Bennett meminta Taliban untuk mencabut pembatasan yang diterapkan terhadap perempuan.

Hal tersebut disampaikan Bennett pada Kamis (26/5/2022) kepada wartawan pada akhir kunjungannya selama 11 hari di Afghanistan.

Dia menuturkan bahwa Afghanistan menghadapi tantangan hak asasi manusia yang berat, sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Afghanistan Diguncang 4 Bom, Sedikitnya 16 Orang Tewas

“Saya mendesak pihak berwenang untuk mengakui tantangan hak asasi manusia yang mereka hadapi dan untuk menutup kesenjangan antara kata-kata dan perbuatan mereka,” kata Bennet.

Pada Maret, Taliban mengumumkan bahwa anak perempuan diizinkan untuk pergi ke sekolah menengah.

Namun baru-baru ini, Taliban membalikkan keputusan tersebut dan mengumumkan bahwa perempuan harus menutupi wajah mereka.

“Petunjuk tentang mahram, penegakan hijab yang ketat, dan nasihat yang kuat untuk tinggal di rumah memberi pola pemisahan gender yang mutlak dan membuat perempuan tidak terlihat di masyarakat,” ujar Bennet.

Baca juga: Pembaca Berita Pria Afghanistan Ikut Tutupi Wajah, Protes Tuntutan Taliban bagi Rekan Wanita

Wakil Juru Bicara Taliban Inamullah Samangani membantah tantangan hak asasi manusia yang diutarakan oleh Bennet.

Dia mengatakan bahwa pihak berwenang telah memperhatikan masalah hak asasi manusia dan sedang mengerjakan soal pendidikan menengah anak perempuan.

Selain itu, Bennett juga menyerukan penyelidikan atas serangan yang menargetkan kelompok minoritas seperti Syiah dan Sufisme di Afghanistan, sebuah tren yang menurutnya memiliki ciri-ciri kejahatan terhadap kemanusiaan.

Baca juga: Tak Ada Warisan Amerika di Afghanistan

Beberapa bulan terakhir, terjadi lebih banyak serangan terhadap masjid dan sasaran sipil lainnya, beberapa di antaranya telah diklaim oleh ISIS.

ISIS mengaku sebagai dalang di balik tiga ledakan di Kota Mazar-i-Sharif pada Rabu (25/5/2022) yang menewaskan sedikitnya 15 orang di daerah yang didominasi Syiah tersebut.

Ledakan lain, yang tidak diklaim, pada hari yang sama menghancurkan sebuah masjid Sunni di Ibu Kota Afghanistan, Kabul, menewaskan sedikitnya lima orang.

Baca juga: Diancam Disingkirkan, Presenter TV Perempuan Afghanistan Terpaksa Mulai Tutupi Wajah Saat Siaran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putin Puas Bertemu Jokowi: Pembicaraan yang Bermakna

Putin Puas Bertemu Jokowi: Pembicaraan yang Bermakna

Global
Ini Wujud Tembok Perbatasan Baru Polandia dengan Belarus, Membentang Hingga 186 Kilometer

Ini Wujud Tembok Perbatasan Baru Polandia dengan Belarus, Membentang Hingga 186 Kilometer

Global
Keluh Kesah Putin kepada Jokowi

Keluh Kesah Putin kepada Jokowi

Global
Setelah Temui Putin, Jokowi Langsung Bertolak ke Abu Dhabi

Setelah Temui Putin, Jokowi Langsung Bertolak ke Abu Dhabi

Global
Usai Bertemu Jokowi, Putin Nyatakan Siap Penuhi Permintaan Pupuk Negara Sahabat, Termasuk Indonesia

Usai Bertemu Jokowi, Putin Nyatakan Siap Penuhi Permintaan Pupuk Negara Sahabat, Termasuk Indonesia

Global
Jokowi Bertemu Putin di Kremlin, Tegaskan Sejumlah Hal Penting

Jokowi Bertemu Putin di Kremlin, Tegaskan Sejumlah Hal Penting

Global
Rangkuman Hari Ke-127 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Bertemu Putin di Kremlin, 10 Rudal Hantam Perumahan di Mykolaiv

Rangkuman Hari Ke-127 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Bertemu Putin di Kremlin, 10 Rudal Hantam Perumahan di Mykolaiv

Global
[POPULER GLOBAL] Reaksi Media Rusia atas Kunjungan Jokowi ke Ukraina | Rusia Tingkatkan Serangan setelah Jokowi Berkunjung

[POPULER GLOBAL] Reaksi Media Rusia atas Kunjungan Jokowi ke Ukraina | Rusia Tingkatkan Serangan setelah Jokowi Berkunjung

Global
Upaya Jokowi Selamatkan Eksistensi KTT G20 di Bali

Upaya Jokowi Selamatkan Eksistensi KTT G20 di Bali

Global
Sri Lanka Bangkrut, IMF Minta 2 Hal Ini untuk Keluar dari Krisis

Sri Lanka Bangkrut, IMF Minta 2 Hal Ini untuk Keluar dari Krisis

Global
Rusia Mundur dari Pulau Ular agar Ukraina Bisa Ekspor Produk Pertanian

Rusia Mundur dari Pulau Ular agar Ukraina Bisa Ekspor Produk Pertanian

Global
Bakteri Salmonella Ditemukan di Pabrik Cokelat Terbesar Dunia di Belgia

Bakteri Salmonella Ditemukan di Pabrik Cokelat Terbesar Dunia di Belgia

Global
Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Akankah Indonesia jadi Juru Damai?

Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Akankah Indonesia jadi Juru Damai?

Global
Banting Murid 27 Kali hingga Tewas, Pelatih Judo Dipenjara 9 Tahun

Banting Murid 27 Kali hingga Tewas, Pelatih Judo Dipenjara 9 Tahun

Global
Xi Jinping Datang, Hong Kong Tegang

Xi Jinping Datang, Hong Kong Tegang

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.