Kompas.com - 26/05/2022, 19:15 WIB

BERN, KOMPAS.com – Perusahaan farmasi asal Swiss, Roche, mengembangkan tiga alat tes untuk mendeteksi virus cacar monyet (monkeypox).

Hal tersebut disampaikan perusahaan farmasi tersebut pada Rabu (25/5/2022), sebagaimana dilansir Reuters.

Pengembangan alat pendeteksi tersebut dilakukaan saat cacar monyet telah menyebar di sejumlah negara di luar Afrika.

Baca juga: Cacar Monyet Menyebar ke Austria, Ceko, dan Slovenia

Sejauh ini, ada lebih dari 200 kasus cacar monyet yang diduga atau dikonfirmasi di Eropa dan Amerika Utara, sebagaimana dilansir Reuters.

Roche mengatakan, ketiga alat tes untuk mendeteksi virus cacar monyet tersebut dinamakan LightMix Modular Virus.

Salah satu dari alat tersebut mendeteksi orthopoxvirus, yakni kelompok biologis yang mencakup virus yang berkaitan dengan cacar monyet, cacar pada manusia, dan cacar sapi.

Sementara itu, alat kedua hanya mendeteksi virus cacar monyet, khususnya strain dari Afrika Barat dan Afrika Tengah.

Baca juga: Mengapa Kasus Cacar Monyet Tiba-tiba Muncul di Seluruh Dunia, Mungkinkah Ada Mutasi Virus?

Sedangkan alat ketiga diperuntukkan bagi pada peneliti untuk mendeteksi orthopoxvirus maupun virus cacar monyet.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Republik Ceko, Austria, dan Slovenia telah mengumumkan temuan kasus cacar monyet pertama mereka pada Selasa (24/5/2022).

Di Ceko, penyakit itu terdeteksi pada seorang pria di Rumah Sakit (RS) Universitas Militer Praha.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Swedia dan Finlandia Gabung NATO, Putin: Silakan, Meski Akan Ada Ketegangan

Swedia dan Finlandia Gabung NATO, Putin: Silakan, Meski Akan Ada Ketegangan

Global
Ukraina Terkini: Inggris Akan Beri 1,21 Milliar Dollar AS demi Dukung Militer Ukraina

Ukraina Terkini: Inggris Akan Beri 1,21 Milliar Dollar AS demi Dukung Militer Ukraina

Global
NATO Resmi Undang Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

NATO Resmi Undang Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

Global
Rangkuman Hari Ke-126 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Kunjungi Kyiv Bertemu Zelensky, Wali Kota Kherson Diculik

Rangkuman Hari Ke-126 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Kunjungi Kyiv Bertemu Zelensky, Wali Kota Kherson Diculik

Global
[POPULER GLOBAL] PM Italia: Jokowi Bilang Putin Tak Akan Hadiri KTT G20 | Yang Akan Dibahas Putin dan Jokowi

[POPULER GLOBAL] PM Italia: Jokowi Bilang Putin Tak Akan Hadiri KTT G20 | Yang Akan Dibahas Putin dan Jokowi

Global
Kasus Naira Ashraf yang Ditikam Mati di Depan Umum: Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati

Kasus Naira Ashraf yang Ditikam Mati di Depan Umum: Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati

Global
Presiden Joko Widodo Disambut Presiden Zelensky di Istana Maryinsky

Presiden Joko Widodo Disambut Presiden Zelensky di Istana Maryinsky

Global
PM Inggris Desak Negara-negara Jangan Boikot KTT G20 di Indonesia meski Ada Putin

PM Inggris Desak Negara-negara Jangan Boikot KTT G20 di Indonesia meski Ada Putin

Global
Sekjen NATO Sebut Rusia Ancaman No 1 bagi Aliansi, Bagaimana dengan China?

Sekjen NATO Sebut Rusia Ancaman No 1 bagi Aliansi, Bagaimana dengan China?

Global
Menlu Malaysia Kembali Ungkap Kekhawatiran tentang Pakta AUKUS

Menlu Malaysia Kembali Ungkap Kekhawatiran tentang Pakta AUKUS

Global
Rusia Sebut Satelit Barat Bekerja untuk Musuh

Rusia Sebut Satelit Barat Bekerja untuk Musuh

Global
Sekjen NATO Berharap Swedia dan Finlandia Segera jadi Anggota

Sekjen NATO Berharap Swedia dan Finlandia Segera jadi Anggota

Global
PM Italia Sebut Indonesia Kesampingkan Partisipasi Putin di KTT G20

PM Italia Sebut Indonesia Kesampingkan Partisipasi Putin di KTT G20

Global
Perkuat Kerja Sama Pendidikan, KBRI Canberra Teken MoU dengan Catholic Education South Australia

Perkuat Kerja Sama Pendidikan, KBRI Canberra Teken MoU dengan Catholic Education South Australia

Global
Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, AS Gandeng Perusahaan Indonesia Dorong Praktik Bisnis Berkelanjutan

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, AS Gandeng Perusahaan Indonesia Dorong Praktik Bisnis Berkelanjutan

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.