Menlu Pakistan: Setiap Serangan terhadap China Sama Saja Menyerang Pakistan

Kompas.com - 23/05/2022, 07:31 WIB

ISLAMABAD, KOMPAS.com – Menteri Luar Negeri Pakistan Bilawal Bhutto-Zardari mengatakan bahwa setiap serangan terhadap China adalah serangan terhadap Pakistan.

Hal itu disampaikan Bilawal dalam jumpa pers bersama dengan Penasihat Negara China sekaligus Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Minggu (22/5/2022).

Bilawal dan Wang sebelumnya menggelar pembicaraan di Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, China, sebagaimana dilansir CGTN.

Baca juga: Jembatan Bersejarah Pakistan Runtuh Diterjang Banjir dari Gletser yang Mencair karena Gelombang Panas

Peringatan itu disampaikan Bilawal pasca-ledakan di Universitas Karachi pada 26 April.

Serangan yang diklaim dilakukan oleh kelompok separatis Tentara Pembebasan Baloch tersebut menewaskan tiga guru berkewarganegaraan China dan seorang warga Pakistan.

Bilawal menegaskan kembali bahwa Pakistan akan melakukan yang terbaik untuk menyeret para pelaku ke pengadilan.

Dia menambahkan, negaranya juga akan menggagalkan segala upaya yang merusak kepentingan bersama Pakistan dan China.

Baca juga: Parahnya Gelombang Panas di India dan Pakistan: “Kami Hidup di Neraka”

Bilawal menambahkan, Pakistan telah meningkatkan berbagai langkah untuk memastikan keamanan warga negara China, institusi, dan proyek-proyek seperti Koridor Ekonomi China-Pakistan.

Sebelumnya, Tentara Pembebasan Baloch pada 27 April memperingatkan serangan yang lebih keras terhadap China, sebagaimana dilansir Al Jazeera.

“Ratusan anggota Brigade Majeed Tentara Pembebasan Baloch, pria dan wanita yang sangat terlatih siap melakukan serangan mematikan di bagian mana pun di Balochistan dan Pakistan,” kata juru bicara kelompok itu, Jeeyand Baloch.

Baca juga: China Dapat Ancaman Teror dari Separatis Pakistan Usai Bom Tewaskan 3 Warganya

Jeeyand juga mengancam Beijing dengan serangan lebih keras, kecuali China menghentikan "proyek eksploitasi" dan "menduduki negara Pakistan".

Kelompok separatis tersebut kerap memfokuskan serangan terhadap proyek-proyek gas alam, infrastruktur, dan pasukan keamanan.

Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok tersebut mulai menyerang proyek dan pekerja China.

Baca juga: Dewan Keamanan Pakistan: Tak Ada Konspirasi AS Menjatuhkan Imran Khan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Sri Lanka Bangkrut: Cadangan BBM Tersisa Kurang dari Sehari!

UPDATE Sri Lanka Bangkrut: Cadangan BBM Tersisa Kurang dari Sehari!

Global
Balita Tewas Jatuh dari Lantai 29, Sempat Terdengar Suara Orang Bertengkar

Balita Tewas Jatuh dari Lantai 29, Sempat Terdengar Suara Orang Bertengkar

Global
Palestina Serahkan Peluru yang Bunuh Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh ke AS untuk Diselidiki

Palestina Serahkan Peluru yang Bunuh Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh ke AS untuk Diselidiki

Global
Seorang Kurir Tewas Kepanasan Saat Mengantar Paket, Baru Saja Ulang Tahun Ke-24

Seorang Kurir Tewas Kepanasan Saat Mengantar Paket, Baru Saja Ulang Tahun Ke-24

Global
Ukraina Terkini: Rudal Hantam Kota Belgorod Rusia, 4 Orang Tewas

Ukraina Terkini: Rudal Hantam Kota Belgorod Rusia, 4 Orang Tewas

Global
Singapura Akan Eksekusi Mati Pengedar Narkoba Kedua dalam 2 Bulan

Singapura Akan Eksekusi Mati Pengedar Narkoba Kedua dalam 2 Bulan

Global
Italia Kekeringan, Kota Rumahnya Romeo-Juliet Batasi Pemakaian Air Minum

Italia Kekeringan, Kota Rumahnya Romeo-Juliet Batasi Pemakaian Air Minum

Global
Pejabat Hong Kong Positif Covid Usai Foto bareng Xi Jinping

Pejabat Hong Kong Positif Covid Usai Foto bareng Xi Jinping

Global
Cacar Monyet di Eropa Meningkat 3 Kali dalam 2 Pekan, WHO Minta Waspada

Cacar Monyet di Eropa Meningkat 3 Kali dalam 2 Pekan, WHO Minta Waspada

Global
Ketika Media Malaysia Ramai-ramai Soroti Pertemuan Jokowi dengan Putin dan Zelensky...

Ketika Media Malaysia Ramai-ramai Soroti Pertemuan Jokowi dengan Putin dan Zelensky...

Global
Perang Rusia Vs Ukiraina Alihkan Fokus Global Atasi Perubahan Iklim

Perang Rusia Vs Ukiraina Alihkan Fokus Global Atasi Perubahan Iklim

Global
Korut Sebut Wabah Covid-19 Muncul karena Benda Asing di Perbasatan

Korut Sebut Wabah Covid-19 Muncul karena Benda Asing di Perbasatan

Global
Untuk Pertama Kalinya, Rusia Mengakui Kehabisan Senjata untuk Perang di Ukraina

Untuk Pertama Kalinya, Rusia Mengakui Kehabisan Senjata untuk Perang di Ukraina

Global
Ukraina Butuh Investai Besar-besaran Usai Perang, Nada Harapan Mencuat

Ukraina Butuh Investai Besar-besaran Usai Perang, Nada Harapan Mencuat

Global
Saat Bintang Tenis Ugo Humbert Lupa Bawa Raket di Laga Penting Wimbledon...

Saat Bintang Tenis Ugo Humbert Lupa Bawa Raket di Laga Penting Wimbledon...

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.