Bintang Hollywood Morgan Freeman Kena Sanksi dari Rusia Bersama 963 Warga AS Lainnya

Kompas.com - 22/05/2022, 10:00 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia menerbitkan daftar 963 orang Amerika Serikat (AS) yang "dilarang secara permanen" memasuki negara itu sebagai tanggapan atas sanksi AS terkait invasi ke Ukraina.

Aktor Morgan Freeman, 84 tahun, termasuk di antara nama-nama dalam daftar, tampaknya karena muncul dalam klip video pada 2017 yang menuduh pemerintah Rusia ikut campur dengan demokrasi AS.

Baca juga: Rangkuman Hari ke-87 Serangan Rusia ke Ukraina, Kelompok Terakhir Pasukan Azovstal Menyerah, Rudal Rusia Hantam Pusat Budaya Kharkiv

Menurut laporan CNN, Freeman menjadi narator dalam video promosi untuk sebuah organisasi bernama Komite Investigasi Rusia.

Video tersebut disutradarai oleh pembuat film Rob Reiner, yang terkenal karena film-filmnya termasuk The Princess Bride dan When Harry Met Sally, dan dia juga telah ditambahkan ke daftar Kremlin.

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan orang-orang dalam daftar "menghasut Russophobia (anti-Rusia)".

"Kami menekankan bahwa tindakan bermusuhan yang diambil oleh Washington menjadi bumerang terhadap Amerika Serikat sendiri, dan akan terus menerima pembalasan yang layak,” ujar pernyataan itu sebagaimana dilansir Sky News pada Sabtu (21/5/2022)

Baca juga: Inggris Akan Persenjatai Moldova untuk Pertahanan Diri dari Rusia

Sebelumnya pada Maret, Presiden Joe Biden dilarang memasuki Rusia sebagai tanggapan atas sanksi yang dijatuhkan terhadap negara itu setelah invasi ke Ukraina.

Gedung Putih mengejek sanksi Rusia dengan menyindir bahwa tidak ada yang merencanakan liburan ke Moskow dan menyarankan rezim Vladimir Putin telah menargetkan Joe Biden yang salah.

"Sanksi balasan Rusia dipaksakan dan ditujukan untuk memaksa rezim Amerika yang berkuasa... untuk mengubah perilakunya, mengakui realitas geopolitik baru," tambahnya.

Juga dimasukkan dalam "daftar larangan masuk" adalah Antony Blinken, sekretaris negara, kepala CIA William Burns, Lloyd Austin, menteri pertahanan, dan Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional, bersama dengan Hillary Clinton.

Daftar panjang yang dirilis pada Sabtu (21/5/2022) juga termasuk Mark Zuckerberg dari Meta dan George Soros.

Ada juga politisi dari sisi berlawanan dari spektrum AS, dari Alexandria Ocasio-Cortez hingga Marjorie Taylor Greene.

Daftar itu bahkan juga mencakup beberapa politisi yang sudah meninggal menurut Sky News.

Baca juga: Mantan Istri dan Terduga Pacar Putin Kena Sanksi dari Inggris

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.