China Ajak Negara Lain Gabung Asosiasi Negara Berkembang BRICS

Kompas.com - 21/05/2022, 17:31 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - China memberikan kesempatan kepada beberapa negara untuk bergabung ke dalam asosiasi lima negara berkembang yang bernama Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (BRICS).

"Dengan banyaknya negara lain yang bergabung, perekonomian dunia lebih inklusif dan tata kelola global lebih rasional sehingga tercipta masa depan yang lebih baik dan cerah," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi saat memimpin pertemuan para Menlu BRICS secara virtual dari Beijing, Jumat (20/5/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Wang menyampaikan tiga pokok bahasan yakni menegakkan multilateralisme, pembangunan di negara-negara berkembang, dan kerja sama saling menguntungkan.

Baca juga: BRICS Buat Bank Pembangunan Baru

Beberapa di luar BRICS diberi kesempatan bergabung dalam BRICS Plus.

Informasi yang didapat Antara dari Kementerian Luar Negeri China, Menlu RI Retno Marsudi turut pula menghadiri pertemuan virtual antarmenlu BRICS tersebut.

Menlu lainnya di luar anggota BRICS yang hadir ada Menlu Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud, Menlu Argentina Santiago Cafiero, Menlu Mesir Sameh Shoukry, dan Menlu Uni Emirat Arab Ahmed Ali Al Sayegh.

Baca juga: Pengamat: Pembentukan Bank Pembangunan BRICS Mubazir

Para menlu yang hadir menyatakan dukungan memajukan multilateralisme, mempertahankan tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB, sertamenjaga ketahanan negara berkembang.

Solidaritas dan kerja sama dalam memerangi pandemi harus ditingkatkan untuk memperkuat kerja sama Selatan-Selatan, membangun kemitraan pembangunan global, dan mendorong implementasi Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Sejak 2009, negara-negara anggota BRICS mengadakan pertemuan rutin setiap tahun.

Baca juga: Vaksin Convidecia dari CanSinoBIO China Dapat Izin WHO untuk Covid-19

Pada pertemuan tahun ini, Presiden China Xi Jinping mengirimkan surat yang berisi harapannya agar partai politik, lembaga penelitian, dan organisasi masyarakat sipil BRICS bisa membangun komunitas bersama untuk masa depan.

Selain pertemuan antarmenlu, Dewan Negara China bersama lembaga penelitian dan LSM BRICS melakukan pertemuan daring antarpemimpin partai politik di bawah arahan Komite Sentral Departemen Internasional Partai Komunis China.

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sekaligus mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri bahkan turut disebut dalam surat yang dikirimkan Xi Jinping itu.

Lebih dari 130 pemimpin partai politik dari 10 negara turut dalam pertemuan virtual tersebut.

Baca juga: China Berencana Beli Minyak Murah dari Rusia untuk Cadangan Strategis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ukraina Terkini: Rudal Rusia Hantam Mal yang Sedang Ramai, Tewaskan Pengunjung

Ukraina Terkini: Rudal Rusia Hantam Mal yang Sedang Ramai, Tewaskan Pengunjung

Global
Menemukan Kail Pancing di Menu Kepala Ikan di Restoran, Perempuan Ini Hanya Diberi Kompensasi Rp2.000

Menemukan Kail Pancing di Menu Kepala Ikan di Restoran, Perempuan Ini Hanya Diberi Kompensasi Rp2.000

Global
Sri Lanka Bangkrut, Tarif Listrik Naik 835 Persen

Sri Lanka Bangkrut, Tarif Listrik Naik 835 Persen

Global
Volume Pasokan Minyak dan Gas Rusia ke India Naik 10 Kali Lipat

Volume Pasokan Minyak dan Gas Rusia ke India Naik 10 Kali Lipat

Global
Teka-teki Penyebab 21 Remaja Tewas Misterius di Bar Afrika Selatan Mulai Terungkap

Teka-teki Penyebab 21 Remaja Tewas Misterius di Bar Afrika Selatan Mulai Terungkap

Global
Media Asing Ramai-ramai Beritakan Agenda Jokowi Bertemu Putin, Ini yang Diulas

Media Asing Ramai-ramai Beritakan Agenda Jokowi Bertemu Putin, Ini yang Diulas

Global
Apa Itu Mahkamah Pidana Internasional: Sejarah dan Fungsi

Apa Itu Mahkamah Pidana Internasional: Sejarah dan Fungsi

Internasional
Zelensky Desak Pemimpin Dunia Bantu Pastikan Perang Berakhir Akhir Tahun

Zelensky Desak Pemimpin Dunia Bantu Pastikan Perang Berakhir Akhir Tahun

Global
Kanselir Jerman Beri Sinyal Tetap Hadiri KTT G20 di Bali Meski Putin Hadir

Kanselir Jerman Beri Sinyal Tetap Hadiri KTT G20 di Bali Meski Putin Hadir

Global
5 Negara yang Bangkrut Sebelum Sri Lanka, Bagaimana Cara Mereka Bertahan?

5 Negara yang Bangkrut Sebelum Sri Lanka, Bagaimana Cara Mereka Bertahan?

Internasional
Memahami Posisi 'Center-Left' Joe Biden

Memahami Posisi "Center-Left" Joe Biden

Global
18 WNI Dilaporkan Meninggal di Tahanan Imigrasi Malaysia, RI Minta Konfirmasi

18 WNI Dilaporkan Meninggal di Tahanan Imigrasi Malaysia, RI Minta Konfirmasi

Global
Mengaku Sakit Kanker, Wanita Ini Berhasil Galang Dana Rp 5 Miliar, Ternyata Dipakai Berfoya-foya

Mengaku Sakit Kanker, Wanita Ini Berhasil Galang Dana Rp 5 Miliar, Ternyata Dipakai Berfoya-foya

Global
Sebelum Temui Jokowi, Putin Akan Bertolak ke Tajikistan dan Turkmenistan

Sebelum Temui Jokowi, Putin Akan Bertolak ke Tajikistan dan Turkmenistan

Global
Orang Ini Buru-buru Jual Rumah, Fotonya Malah Blur Semua

Orang Ini Buru-buru Jual Rumah, Fotonya Malah Blur Semua

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.