Serangan Rudal Israel Tewaskan 3 Orang di Dekat Ibu Kota Suriah

Kompas.com - 21/05/2022, 06:55 WIB

DAMASKUS, KOMPAS.com - Serangan rudal surface-to-surface Israel menewaskan tiga orang di dekat ibu kota Suriah, Damaskus, pada Jumat (20/5/2022) malam.

"Musuh Israel melakukan agresi yang menyebabkan kematian tiga martir dan beberapa kerugian materi," kantor berita resmi Suriah SANA mengutip sumber militer.

Rudal-rudal itu datang dari dataran tinggi Golan yang diduduki Israel dan dicegat oleh pertahanan udara Suriah, kata sumber militer itu.

Baca juga: Anggota Kongres AS: Tentara Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dengan Dana Washington

Koresponden AFP di ibu kota Suriah mengaku mendengar suara yang sangat keras di malam hari.

Pemantau perang Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan, bahwa tiga orang yang tewas adalah perwira dan empat anggota awak pertahanan udara lainnya terluka.

Menurut Observatorium, serangan Israel menargetkan posisi Iran dan depot senjata di dekat Damaskus.

Mereka melaporkan, kebakaran terjadi di salah satu posisi di dekat bandara Damaskus, di mana ambulans terlihat bergegas ke lokasi serangan.

Serangan Israel terakhir terjadi pada 13 Mei yang menewaskan lima orang di Suriah tengah, dan satu lagi di dekat Damaskus pada 27 April yang menurut Observatorium menewaskan 10 pejuang, di antaranya enam tentara Suriah.

Baca juga: Anggota Parlemen Israel Mundur dari Koalisi, Dipicu Kekerasan di Al Aqsa dan Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera

Sejak perang saudara pecah di Suriah pada 2011, Israel telah melakukan ratusan serangan udara di sana, menargetkan pasukan pemerintah serta pasukan sekutu yang didukung Iran dan pejuang kelompok militan Syiah Lebanon Hizbullah.

Sementara Israel jarang mengomentari serangan individu, mereka mengakui telah melakukan ratusan serangan.

Militer Israel telah membela mereka seperlunya untuk mencegah musuh bebuyutannya Iran mendapatkan pijakan di depan pintunya.

Konflik di Suriah telah menewaskan hampir 1/2 juta orang dan memaksa sekitar 1/2 dari populasi pra-perang negara itu meninggalkan rumah mereka.

Baca juga: Rusia Disebut Tembaki Jet-jet Tempur Israel dengan S-300 di Suriah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Bunuh Pemimpin Senior Kelompok Terkait Al-Qaeda di Suriah, Diburu Pakai Roket

AS Bunuh Pemimpin Senior Kelompok Terkait Al-Qaeda di Suriah, Diburu Pakai Roket

Global
Toyota Innova Jadi Mobil Polisi Nasional Filipina, Begini Tampilannya

Toyota Innova Jadi Mobil Polisi Nasional Filipina, Begini Tampilannya

Global
Masih Pakai Windows 98, Pesawat Penemu Air di Mars Diperbarui

Masih Pakai Windows 98, Pesawat Penemu Air di Mars Diperbarui

Global
Kue Mirip Gordon Ramsay Viral, Begini Bentuk Kuenya

Kue Mirip Gordon Ramsay Viral, Begini Bentuk Kuenya

Global
G7 dan PBB Keluarkan Kecaman atas Serangan Rusia ke Mal Kremenchuk: Barbar dan Mengerikan

G7 dan PBB Keluarkan Kecaman atas Serangan Rusia ke Mal Kremenchuk: Barbar dan Mengerikan

Global
Kisah Pria di Chile yang Terus Menghilang Setelah Tak Sengaja Terima Gaji 286 Kali Lebih Besar dari Seharusnya

Kisah Pria di Chile yang Terus Menghilang Setelah Tak Sengaja Terima Gaji 286 Kali Lebih Besar dari Seharusnya

Global
BERITA FOTO: Truk Trailer dengan 46 Mayat Migran Ditemukan di Texas

BERITA FOTO: Truk Trailer dengan 46 Mayat Migran Ditemukan di Texas

Global
Rusia Dikonfirmasi Gagal Bayar Utang Luar Negeri, Kali Pertama dalam Seabad

Rusia Dikonfirmasi Gagal Bayar Utang Luar Negeri, Kali Pertama dalam Seabad

Global
Gajah di Kuil Thailand Katarak, Dokter Hewan Bergegas Membantu

Gajah di Kuil Thailand Katarak, Dokter Hewan Bergegas Membantu

Global
NATO Tempatkan 300.000 Tentara dalam Siaga Tinggi, Hadapi Ancaman Rusia

NATO Tempatkan 300.000 Tentara dalam Siaga Tinggi, Hadapi Ancaman Rusia

Global
Korut Tuduh AS Ciptakan 'NATO Asia' demi Gulingkan Kim Jong Un

Korut Tuduh AS Ciptakan "NATO Asia" demi Gulingkan Kim Jong Un

Global
China Sensor Kutipan Menyesatkan Pejabat tentang Nol-Covid

China Sensor Kutipan Menyesatkan Pejabat tentang Nol-Covid

Global
Rusia Singgung Kemungkinan Perang Dunia 3, Peringatkan NATO

Rusia Singgung Kemungkinan Perang Dunia 3, Peringatkan NATO

Global
Tumpukan Mayat Ditemukan dalam Trailer di Texas, Total 46 Orang Tewas

Tumpukan Mayat Ditemukan dalam Trailer di Texas, Total 46 Orang Tewas

Global
Dirjen WHO: Indonesia Pimpin Upaya Global Cegah dan Tangani Pandemi melalui G20

Dirjen WHO: Indonesia Pimpin Upaya Global Cegah dan Tangani Pandemi melalui G20

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.