Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Kompas.com - 16/05/2022, 19:45 WIB

 

LONDON, KOMPAS.com - Ratu Elizabeth II dilaporkan menghadiri perayaan Platinum Jubilee di Windsor pada Minggu (15/5/2022) dengan senyum di wajahnya, beberapa hari setelah kesehatannya memburuk.

Sebelumnya karena usianya yang semakin tua, pemimpin monarki Inggris itu terpaksa absen dari pembukaan parlemen Inggris untuk pertama kalinya dalam hampir 60 tahun.

Baca juga: Ratu Elizabeth II: Perjuangan Melawan Covid-19 Membuat Lelah

Ratu berusia 96 tahun itu menggunakan tongkat untuk berjalan ke panggung kerajaan di pertunjukan yang berjudul "A Gallop Through History", yang diselenggarakan di dekat rumahnya di Kastil Windsor di sebelah barat London.

Penonton memberi ratu tepuk tangan meriah di ekstravaganza berkuda bertabur bintang, yang dipimpin oleh aktor Hollywood Tom Cruise dan Helen Mirren.

Ratu pada Jumat (13/5/2022) menghabiskan hampir satu jam di Royal Windsor Horse Show di tempat yang sama, dalam penampilan publik yang semakin langka.

Ratu pekan lalu tidak membuka parlemen, pertama kali dia melewatkan acara itu sejak 1963.

Para pejabat menyalahkan ketidakhadirannya pada "masalah mobilitas episodik" - yang dipahami sebagai kesulitan berjalan dan berdiri. Kondisi medis itu telah mengganggunya sejak tahun lalu.

Karena tubuhnya yang semakin lemah, Ratu Elizabeth II telah menarik diri dari serangkaian keterlibatan publik. Terutama setelah dia menginap semalam di rumah sakit Oktober lalu, sebuah kunjungan yang tidak terjadwal.

Baca juga: Istri Menkeu Inggris Lebih Kaya dari Ratu Elizabeth II, Berangkat Sekolah Naik Becak

Dia terakhir terlihat di depan umum pada akhir Maret, di upacara peringatan Westminster Abbey untuk mendiang suaminya, Pangeran Philip.

Pada acara itu, dia menggunakan tongkat dan membutuhkan bantuan untuk sampai ke tempat duduknya.

Penampilannya yang berkurang, ditambah serangan Covid awal tahun ini, telah memicu kekhawatiran akan kesehatannya di tahun ke-70 kedudukannya di atas takhta yang memecahkan rekor.

Empat hari perayaan publik untuk Platinum Jubilee-nya direncanakan pada awal Juni, termasuk parade militer dan kontes publik, serta piknik dan konser pop.

Putra sulungnya Pangeran Charles, 73 tahun, menggantikannya di pembukaan parlemen negara bagian, sebagai tanda paling jelas bahwa pemerintahannya akan segera berakhir.

Baca juga: Pangeran Harry Dituduh Hina Ratu Elizabeth II karena Akan Lewatkan Peringatan Kematian Pangeran Philip

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petani di China Boleh Bayar DP Rumah Pakai Semangka dan Bawang Putih

Petani di China Boleh Bayar DP Rumah Pakai Semangka dan Bawang Putih

Global
Setelah Jokowi, Giliran PM Australia Kunjungi Ukraina, Ini yang Dilakukan

Setelah Jokowi, Giliran PM Australia Kunjungi Ukraina, Ini yang Dilakukan

Global
Lawatan Jokowi ke Eropa Bekal Penting Jadi Ketua ASEAN 2023

Lawatan Jokowi ke Eropa Bekal Penting Jadi Ketua ASEAN 2023

Global
UPDATE Sri Lanka Bangkrut: Cadangan BBM Tersisa Kurang dari Sehari!

UPDATE Sri Lanka Bangkrut: Cadangan BBM Tersisa Kurang dari Sehari!

Global
Balita Tewas Jatuh dari Lantai 29, Sempat Terdengar Suara Orang Bertengkar

Balita Tewas Jatuh dari Lantai 29, Sempat Terdengar Suara Orang Bertengkar

Global
Palestina Serahkan Peluru yang Bunuh Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh ke AS untuk Diselidiki

Palestina Serahkan Peluru yang Bunuh Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh ke AS untuk Diselidiki

Global
Seorang Kurir Tewas Kepanasan Saat Mengantar Paket, Baru Saja Ulang Tahun Ke-24

Seorang Kurir Tewas Kepanasan Saat Mengantar Paket, Baru Saja Ulang Tahun Ke-24

Global
Ukraina Terkini: Rudal Hantam Kota Belgorod Rusia, 4 Orang Tewas

Ukraina Terkini: Rudal Hantam Kota Belgorod Rusia, 4 Orang Tewas

Global
Singapura Akan Eksekusi Mati Pengedar Narkoba Kedua dalam 2 Bulan

Singapura Akan Eksekusi Mati Pengedar Narkoba Kedua dalam 2 Bulan

Global
Italia Kekeringan, Kota Rumahnya Romeo-Juliet Batasi Pemakaian Air Minum

Italia Kekeringan, Kota Rumahnya Romeo-Juliet Batasi Pemakaian Air Minum

Global
Pejabat Hong Kong Positif Covid Usai Foto bareng Xi Jinping

Pejabat Hong Kong Positif Covid Usai Foto bareng Xi Jinping

Global
Cacar Monyet di Eropa Meningkat 3 Kali dalam 2 Pekan, WHO Minta Waspada

Cacar Monyet di Eropa Meningkat 3 Kali dalam 2 Pekan, WHO Minta Waspada

Global
Ketika Media Malaysia Ramai-ramai Soroti Pertemuan Jokowi dengan Putin dan Zelensky...

Ketika Media Malaysia Ramai-ramai Soroti Pertemuan Jokowi dengan Putin dan Zelensky...

Global
Perang Rusia Vs Ukiraina Alihkan Fokus Global Atasi Perubahan Iklim

Perang Rusia Vs Ukiraina Alihkan Fokus Global Atasi Perubahan Iklim

Global
Korut Sebut Wabah Covid-19 Muncul karena Benda Asing di Perbasatan

Korut Sebut Wabah Covid-19 Muncul karena Benda Asing di Perbasatan

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.