Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Presiden Belarus Bela Invasi Rusia: Ukraina Memprovokasi Moskwa

Kompas.com - 06/05/2022, 11:31 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Sumber BBC

MINSK, KOMPAS.com – Sekutu utama Rusia, Presiden Belarus Alexander Lukashenko, membela invasi Moskwa ke Ukraina.

Belarus berbagi perbatasan dengan Ukraina dan Moskwa mengirim pasukan dari sana ketika meluncurkan invasi.

Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri telah membantu Lukashenko mempertahankan kekuasaannya pada 2020 setelah hasil pilpres yang disengketakan memicu aksi protes massa.

Baca juga: AS Bantah Bantu Ukraina Bunuh Jenderal Rusia

Pada gilirannya, Lukashenko memberikan dukungannya terhadap invasi Rusia dan para kritikus mengatakan bahwa dia tidak lebih dari pengikut dan kaki tangan Putin.

Dalam wawancaranya dengan AP, Lukashenko mengatakan bahwa Putin tidak punya pilihan selain bertindak karena Ukraina memprovokasi Rusia.

Kendati demikian, dia juga menyampaikan bahwa invasi tersebut tidak berjalan sesuai rencana dan berlarut-larut.

“Saya tidak cukup tenggelam dalam masalah ini untuk mengatakan apakah itu berjalan sesuai rencana, seperti yang dikatakan orang Rusia, atau seperti yang saya rasakan,” kata Lukashenko.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-71 Serangan Rusia ke Ukaina, Pertempuran Berdarah nan Sulit di Azovstal, Zelensky Serukan Gencatan Senjata Lebih Lama

“Saya ingin menekankan sekali lagi: Saya merasa operasi ini telah berlarut-larut,” sambungnya, sebagaimana dilansir BBC, Kamis (5/5/2022).

Lukashenko juga menuturkan bahwa dia ingin perang berakhir, dengan mengatakan Belarus telah melakukan dan sedang melakukan segalanya untuk menghentikannya.

Dengan menyebut konflik di Ukraina sebagai "perang", dia melangkah lebih jauh dari klaim Rusia tentang invasinya sebagai "operasi militer khusus".

Lukashenko juga mengatakan bahwa setiap info bahwa Rusia mungkin menggunakan senjata nuklir melawan Ukraina tidak dapat diterima karena Ukraina dan Belarus bersebelahan.

Baca juga: Zelensky Galang Dana dari Seluruh Dunia untuk Bantu Ukraina Menang Perang Lawan Rusia

Kendati demikian, Lukashenko menambahkan dia tidak tahu apakah Moskwa bermaksud menggunakannya.

Meski Belarus telah menyediakan platform untuk pasukan Rusia, dia belum mengirim pasukannya.

Pada Rabu (4/5/2022), Belarus menggelar latihan militer yang dikatakan tidak menimbulkan ancaman bagi Ukraina.

Baca juga: Imbas Perang Rusia-Ukraina, Pesawat Sipil Berisiko Jadi Korban Salah Sasaran

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber BBC
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com