Kompas.com - 05/05/2022, 19:01 WIB

KYIV, KOMPAS.com – Kejatuhan Mariupol ke tangan Rusia akan menjadi peristiwa yang menghancurkan.

Hal tersebut diutarakan Ketua Komite Parlemen untuk Integrasi Ukraina ke UE, Ivanna Klympush-Tsintsadze kepada Today Programme dari Radio BBC 4.

Dia mengatakan, serangan Rusia terhadap pabrik baja Azovstal dari darat dan udara pasti akan sangat menyakitkan dan menghancurkan bagi mereka.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-67 Serangan Rusia ke Ukraina, Evakuasi Warga Sipil di Mariupol, Jerman Pastikan Terus Kirim Senjata

“Tapi kami bertekad untuk mendapatkan kembali semua wilayah kami,” kata Klympush-Tsintsadze, sebagaimana dilansir BBC, Kamis (5/5/2022).

Klympush-Tsintsadze menuturkan, pasukan Rusia telah mencoba masuk ke dalam pabrik baja melalui terowongan bawah tanah dan mencari pengkhianat untuk menunjukkan jalan.

Tetapi, sambung Klympush-Tsintsadze, upaya pasukan Rusia sejauh ini tidak berhasil.

Baca juga: Sepekan Dikepung Rusia, Sekelompok Warga Sipil Berhasil Kabur dari Pabrik Baja Azovstal di Mariupol

Ada beberapa laporan yang menyeburkan bahwa tentara Rusia sudah berada di dalam pabrik, tetapi tidak jelas seberapa akurat laporan-laporan itu.

Klympush-Tsintsadze menambahkan, Ukraina menunggu keajaiban terjadi sehingga warga sipil yang masih terjebak di pabrik Azovstal dapat diselamatkan.

Rusia mengatakan akan menerapkan gencatan senjata pada Kamis untuk memungkinkan lebih banyak evakuasi warga sipil dari pabrik Azovstal.

Baca juga: Ukraina Terkini: Rusia Umumkan Gencatan Senjata di Sekitar Pabrik Baja Mariupol

Klympush-Tsintsadze lantas ditanya seberapa kredibel pengumuman gencatan senjata dari Rusia tersebut menurutnya.

Dia menjawab, mengatakan Rusia telah “melanggar” kata-katanya ketika kesepakatan telah dicapai.

Namun, dia tidak menutup kemungkinan pengumuman terbaru itu akan menjadi kemungkinan besar untuk menyelamatkan nyawa warga sipil tambahan.

Baca juga: Berbicara via Telepon, Zelensky dan Erdogan Bahas Evakuasi Mariupol

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BBC
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.