Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/05/2022, 15:15 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber Newsweek

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Delta Airlines pada Selasa (26/4/2022) mengumumkan, mereka menjadi maskapai penerbangan pertama di Amerika Serikat yang membayar pramugari saat boarding pesawat.

Dalam memo yang dikirim ke para pegawai, Delta Airlines mengatakan bahwa mulai 2 Juni pramugari akan mendapatkan upah saat boarding untuk semua penerbangan.

Dikutip dari The Hill pada Selasa (26/4/2022), dalam industri penerbangan biasanya pramugari menerima upah setelah pintu pesawat ditutup.

Baca juga: Maskapai Alitalia Bangkrut, Pramugari Demo Lepas Baju

“Penambahan pembayaran boarding ke upah pramugari merupakan bukti komitmen lama Delta untuk memberikan pembayaran terdepan di industri kepada tim industri terkemuka kami sambil meningkatkan keandalan operasional kami untuk pelanggan,” kata Delta dikutip dari The Hill.

Seiring dengan pembayaran boarding, Delta menambah waktu boarding untuk pesawat yang lebih kecil dari 35 menit menjadi 40 menit.

Pramugari sangat penting untuk memastikan lingkungan yang ramah dan aman di dalam pesawat, dan kami bersemangat untuk membawa manfaat baru ini kepada orang-orang kami dan meningkatkan ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan untuk kru dan pelanggan,” lanjut Delta.

Pembayaran saat boarding datang mendahului kenaikan gaji untuk pegawai yang akan mulai berlaku pada Mei.

Asosiasi Pramugari memuji upaya Delta Airlines untuk pembayaran boarding. Langkah ini juga dilakukan di tengah upaya untuk menyatukan pramugari Delta.

“Ini juga merupakan pengingat bahwa manajemen memegang semua keputusan. Mereka mengumumkannya hari ini, dan mereka juga dapat memilih untuk membatalkan kebijakan ini kapan saja... kecuali jika kita memiliki kontrak yang menguncinya,” ujar asosiasi tersebut.

Baca juga: Keturunan Sunda, Mantan Pramugari Malaysia Ini Namanya Badjie Xatieqoutieqc

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Newsweek
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Mobil Van Bermuatan 10.000 Donat Dicuri di Australia

Mobil Van Bermuatan 10.000 Donat Dicuri di Australia

Global
Meta Hapus Ribuan Akun Facebook Palsu China yang Sebar Kampanye Palsu, Pengaruhi Pemilu Dunia

Meta Hapus Ribuan Akun Facebook Palsu China yang Sebar Kampanye Palsu, Pengaruhi Pemilu Dunia

Global
Rangkuman Hari Ke-645 Serangan Rusia ke Ukraina: 5 Pejabat Tinggi Rusia Tewas dalam Serbuan | Rusia Gandakan Gempuran Udara dan Darat

Rangkuman Hari Ke-645 Serangan Rusia ke Ukraina: 5 Pejabat Tinggi Rusia Tewas dalam Serbuan | Rusia Gandakan Gempuran Udara dan Darat

Global
Paus Fransiskus Mengaku Menderita Bronkitis Akut dan Menular

Paus Fransiskus Mengaku Menderita Bronkitis Akut dan Menular

Global
Analis Pertahanan AS: Israel Cepat atau Lambat Akan Lanjutkan Perang

Analis Pertahanan AS: Israel Cepat atau Lambat Akan Lanjutkan Perang

Global
Investigasi Terbaru: Israel Sengaja Gempur Warga Sipil Gaza demi Menekan Hamas

Investigasi Terbaru: Israel Sengaja Gempur Warga Sipil Gaza demi Menekan Hamas

Global
[POPULER GLOBAL] Henry Kissinger Meninggal Dunia | Turkiye Restui Swedia Gabung NATO

[POPULER GLOBAL] Henry Kissinger Meninggal Dunia | Turkiye Restui Swedia Gabung NATO

Global
Sekjen PBB: Gaza Berada di Tengah Bencana Kemanusiaan yang Luar Biasa

Sekjen PBB: Gaza Berada di Tengah Bencana Kemanusiaan yang Luar Biasa

Global
Pembebasan Sandera Masih Berjalan, Hamas-Israel Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata

Pembebasan Sandera Masih Berjalan, Hamas-Israel Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata

Global
Jual Krim Kulit Beracun di E-commerce, Wanita Singapura Diamankan

Jual Krim Kulit Beracun di E-commerce, Wanita Singapura Diamankan

Global
Empat Anggota BTS Akan Memulai Wajib Militer Pertengahan Desember

Empat Anggota BTS Akan Memulai Wajib Militer Pertengahan Desember

Global
Ini Respons Elon Musk saat Diundang Hamas ke Gaza Menyaksikan Pembantaian Israel

Ini Respons Elon Musk saat Diundang Hamas ke Gaza Menyaksikan Pembantaian Israel

Global
Rusia Batasi Akses Aborsi dengan Alasan Perubahan Demografi

Rusia Batasi Akses Aborsi dengan Alasan Perubahan Demografi

Global
Remaja Palestina Mengenang Kekerasan di Penjara Israel: Dihina, Ditendang, Diancam

Remaja Palestina Mengenang Kekerasan di Penjara Israel: Dihina, Ditendang, Diancam

Global
Menlu Retno di DK PBB: Saya Tak Paham 'Statement' Macam Apa yang Disampaikan PM Israel

Menlu Retno di DK PBB: Saya Tak Paham "Statement" Macam Apa yang Disampaikan PM Israel

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com