Kompas.com - 29/04/2022, 21:30 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Akun bernama Zayan di Facebook pada Senin (25/4/2022) menceritakan seorang pria tua yang selalu memesan delapan porsi makanan tetapi hanya menyantapnya sendirian.

Pria tua itu mengaku makan bersama keluarganya, tetapi dari waktu ke waktu dia selalu datang sendirian.

Di akun Zayan, penulis yang bernama Zupi Bakhtiar bercerita bahwa dia dan keluarganya sedang berada di sebuah restoran. Mereka melihat seorang pria tua dengan hati-hati dan teliti mengatur posisi piring makanan dan gelas minuman.

Baca juga: Mengira Restoran, 5 Turis Ini Ternyata Makan di Hajatan Warga sampai Kenyang

Awalnya, Zupi tidak terlalu peduli karena mengira si pria tua sedang menunggu keluarga atau rekan-rekannya. Namun, bapak itu masih makan sendirian meskipun Zupi dan keluarganya hampir selesai makan.

“Kami bukan satu-satunya yang menyadarinya. Pelanggan lain juga melihatnya,” katanya dikutip dari World of Buzz, Kamis (28/4/2022).

Ada delapan piring makanan dan delapan gelas es teh, tetapi tujuh lainnya tidak tersentuh sedangkan si bapak memakan porsinya sendiri.

Zupi lalu bertanya kepada pelayan restoran dan ini jawabannya:

“Cuma dia. Dia selalu melakukannya dengan memesan delapan porsi makanan dan delapan minuman. Dia bilang dia sedang makan bersama keluarganya tapi kami tidak tahu apakah mereka masih hidup,” jawab pelayan itu.

Pria tua tersebut terlihat berbicara dengan "keluarganya" sambil makan dan saat itulah istri Zupi menangis. Anak-anaknya juga sedih dan berusaha menghibur ibu mereka.

Baca juga: Mengira Warung, Keluarga Ini Rupanya Makan di Rumah Orang

“Ada pelanggan yang tidak sengaja menabrak kursi saat melewati si bapak tapi dia tidak marah. Sebagai gantinya, dia dengan tenang memosisikan ulang kursi dan melanjutkan makan,” tambah Zupi.

Menurut pelayan, bapak itu mengunjungi restoran dua hingga tiga kali setiap pekan dan dia akan mengulangi hal yang sama selama kunjungannya yaitu memesan delapan porsi makanan dan minuman.

Si bapak akan membayar semua yang dia pesan, meskipun sebagian besar porsinya tidak tersentuh. Untuk sisa makanan, biasanya para pelayan akan membungkusnya.

“Apakah dia tidak stabil secara mental? Saya kira tidak demikian. Dia berpakaian bagus, memakai masker, membayar makanannya, dan menata meja dengan rapi. Tidak ada yang tahu apa yang telah dia lalui,” pungkas Zupi.

Baca juga: Bapak yang Selalu Makan Sendirian di Restoran Ditawari Makan Bareng Netizen dan Ditraktir

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Diduga Bagian Sel ISIS “The Beatles” Ditangkap atas Tuduhan Terorisme di Bandara Inggris

Pria Diduga Bagian Sel ISIS “The Beatles” Ditangkap atas Tuduhan Terorisme di Bandara Inggris

Global
Kebocoran Amonia Terjadi di Pabrik Pembuatan Bir Donetsk, Separatis Rusia Tuduh Ukraina

Kebocoran Amonia Terjadi di Pabrik Pembuatan Bir Donetsk, Separatis Rusia Tuduh Ukraina

Global
Protes Anti-pemerintah Berujung Bentrokan Berdarah di Sierra Leone, Pemerintah Umumkan Jam Malam

Protes Anti-pemerintah Berujung Bentrokan Berdarah di Sierra Leone, Pemerintah Umumkan Jam Malam

Global
Muncul Bersaksi di Pengadilan atas Penyelidikan Bisnisnya, Trump Menolak Menjawab di Bawah Sumpah

Muncul Bersaksi di Pengadilan atas Penyelidikan Bisnisnya, Trump Menolak Menjawab di Bawah Sumpah

Global
Rangkuman Hari ke-168 Serangan Rusia ke Ukraina: Rusia Bentuk Formasi Pasukan Baru | Bahaya di PLTN Zaporizhzhia

Rangkuman Hari ke-168 Serangan Rusia ke Ukraina: Rusia Bentuk Formasi Pasukan Baru | Bahaya di PLTN Zaporizhzhia

Global
[POPULER GLOBAL] Ledakan Pangkalan Udara Rusia di Crimea | FBI Sita Ponsel Sekutu Trump

[POPULER GLOBAL] Ledakan Pangkalan Udara Rusia di Crimea | FBI Sita Ponsel Sekutu Trump

Global
Batas-batas Negara Kamboja

Batas-batas Negara Kamboja

Global
Pengacara Trump: FBI Fokus pada 3 Area di Mar-a-Lago

Pengacara Trump: FBI Fokus pada 3 Area di Mar-a-Lago

Global
AS Tuduh Satelit Iran Dipakai Rusia untuk Memata-matai

AS Tuduh Satelit Iran Dipakai Rusia untuk Memata-matai

Global
Pencarian FBI atas Properti Trump, Mengapa Baru Sekarang?

Pencarian FBI atas Properti Trump, Mengapa Baru Sekarang?

Global
Batas-batas Negara Filipina, Negara Kepulauan Terbesar Kedua di Dunia

Batas-batas Negara Filipina, Negara Kepulauan Terbesar Kedua di Dunia

Global
Saat Ranger Indonesia dan AS Bertemu, Berbagi Kisah Juang Masa Lalu...

Saat Ranger Indonesia dan AS Bertemu, Berbagi Kisah Juang Masa Lalu...

Global
Sejumlah Primata Diserang, WHO Tekankan Lonjakan Kasus Cacar Monyet Tak Terkait dengan Monyet

Sejumlah Primata Diserang, WHO Tekankan Lonjakan Kasus Cacar Monyet Tak Terkait dengan Monyet

Global
Perang Ukraina: Rusia Bakal Bentuk Formasi Baru di Angkatan Darat

Perang Ukraina: Rusia Bakal Bentuk Formasi Baru di Angkatan Darat

Global
Polandia Versus Uni Eropa: Pencairan Dana Alot, Politikus Ngotot

Polandia Versus Uni Eropa: Pencairan Dana Alot, Politikus Ngotot

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.