Kim Jong Un Pamerkan Nuklir Hipersonik yang Bisa Hantam Pangkalan AS dalam Pawai Militer Terbaru

Kompas.com - 26/04/2022, 21:28 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.com - Kim Jong Un memamerkan rudal nuklir hipersonik mematikan yang dikhawatirkan dapat menyerang pangkalan Amerika Serikat (AS) dalam hitungan menit, dan berjanji membangun persenjataan nuklir Korea Utara dalam “kecepatan kilat”.

Dalam pidatonya selama parade militer besar yang menampilkan sistem senjata paling kuat di negara bagian itu, Sang tiran mengancam akan menggunakan kekuatan nuklirnya jika diprovokasi.

Baca juga: Sebelum Tinggalkan Jabatan, Presiden Korsel Kirim Surat Terakhir pada Kim Jong Un, Ini Isinya

Foto-foto media pemerintah menunjukkan Kim, mengenakan mantel seremonial militer putih, tersenyum dan melambai dari balkon bersama istrinya Ri Sol Ju dan pejabat senior lainnya.

Salah satu senjata yang dipamerkan di Alun-Alun Kim Il Sung, dinamai menurut nama mendiang kakek dan pendiri negara Kim, tampaknya adalah rudal hipersonik Hwasong-8, menurut analis kebijakan nuklir Ankit Panda.

Tidak seperti rudal balistik yang terbang ke luar angkasa sebelum kembali pada lintasan curam, senjata hipersonik itu terbang menuju target di ketinggian yang lebih rendah dan dapat mencapai lebih dari lima kali kecepatan suara - atau sekitar 6.200 km per jam (3.850 mph).

Artinya, rudal yang mengerikan itu akan mampu meledakkan Guam, wilayah AS, hanya dalam waktu kurang dari 35 menit.

Rudal hipersonik ini pertama kali diuji oleh Korea Utara September lalu, yang ditembakan di lepas pantai timur menuju laut, menurut militer Korea Selatan.

Baca juga: Sesumbar Korea Utara: Tak Terkalahkan dan Bisa Menang Perang Apa pun

Parade lainnya pada Senin (25/4/2022) malam adalah rudal balistik antarbenua (ICBM) terbesar Korea Utara yang baru dibuat, Hwasong-17.

Korea Utara mengklaim telah melakukan uji coba rudal itu bulan lalu dalam peluncuran ICBM jarak penuh pertamanya dalam lebih dari empat tahun, merilis klip propaganda ledakan yang terinspirasi oleh film “Top Gun”.

Namun Korea Selatan membantahnya, dengan mengatakan Korea Utara meluncurkan ICBM Hwasong-15 yang lebih kecil, setelah peluncuran Hwasong-17 sebelumnya gagal.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.