Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dokter Terkemuka Arab Saudi: Ramadhan Resep Terbaik untuk Hidup Sehat

Kompas.com - 10/04/2022, 16:31 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

JEDDAH, KOMPAS.com – Ramadhan adalah resep terbaik yang memungkinkan umat Islam menjalani hidup sehat secara holistik.

Hal tersebut disampaikan seorang dokter terkemuka Arab Saudi, Ashraf Amir, yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Pusat Medis Internasional Jeddah (IMC).

Amir mengatakan, Ramadhan adalah waktu yang ideal bagi umat beriman untuk mendesain ulang dan mendefinisikan kembali kehidupan mereka sesuai dengan Al-Qur'an untuk mencapai kesehatan dalam kehidupan ini dan keselamatan di akhirat.

Baca juga: Yerusalem Mencekam Lagi Saat Ramadhan, Ini Sebabnya

Hal itu disampaikannya saat menyampaikan presentasi pada sesi dialog Ramadhan bertajuk “The beacon beckoning” pada Selasa (5/4/2022).

Pidato Amir difokuskan pada hubungan antara kesehatan, Ramadhan, dan Al-Qur'an, sebagaimana dilansir Saudi Gazette.

Amir tak luput menyoroti fokus WHO pada tindakan mendesak untuk menjaga manusia dan planet tetap sehat serta memastikan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Amir, Ramadhan memungkinkan umat Islam untuk mencapai kesejahteraan spiritual bersama dengan konsep kesehatan WHO tentang kesejahteraan fisik, mental, dan sosial, dan bebas dari penyakit.

Baca juga: Menteri Pertahanan Israel Ucapkan Selamat Ramadhan ke Presiden Palestina

Amir juga menuturkan bahwa bahwa Al-Qur'an menyajikan kode lengkap untuk kehidupan pribadi, sosial, dan spiritual umat Islam.

“Manfaat puasa bagi kesehatan antara lain menormalkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, memperbaiki sistem pencernaan, detoksifikasi selama sebulan penuh, meningkatkan kekuatan kemauan, dan mengurangi stres mental,” ujar Amir.

“Seiring dengan itu, puasa akan berperan dalam memupuk nilai-nilai sosialisasi dan mempererat ikatan kekeluargaan, serta mempertebal spiritualitas dengan mendekatkan diri kepada Tuhan melalui memperbanyak ibadah dan menjadi penyayang dan empati dengan mengulurkan tangan membantu fakir miskin dan dhuafa,” sambung Amir.

Baca juga: Harga Al Quran di Libya Naik saat Ramadhan, Begini Solusi Umat Muslim Libya

Amir menambahkan, Ramadhan juga merupakan waktu yang tepat untuk mengembangkan gaya hidup sehat.

Dia menggarisbawahi perlunya melakukan latihan fisik secara teratur dan melakukan diet seimbang.

“Islam melarang makan berlebihan dan menyerukan makan seimbang, yang akan mengurangi 40 persen penyakit jantung. Idealnya konsumsi buah dan sayur setengah porsi, sedangkan protein dan pati setengahnya,” kata Amir.

Baca juga: Cerita Warga Afghanistan Rayakan Ramadhan Pertama sejak Taliban Kembali Berkuasa

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Implikasi Geopolitik Timur Tengah Pasca-Kecelakaan Helikopter Presiden Iran

Implikasi Geopolitik Timur Tengah Pasca-Kecelakaan Helikopter Presiden Iran

Global
Kebakaran di Apartemen Hanoi, 14 Orang Tewas

Kebakaran di Apartemen Hanoi, 14 Orang Tewas

Global
Putri Remajanya Marah, Ayah Ini Berlutut Minta Maaf Tak Mampu Belikan iPhone

Putri Remajanya Marah, Ayah Ini Berlutut Minta Maaf Tak Mampu Belikan iPhone

Global
Rangkuman Hari Ke-820 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Izinkan Penyitaan Aset AS | Polandia dan Yunani Serukan UE Ciptakan Perisai Pertahanan Udara

Rangkuman Hari Ke-820 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Izinkan Penyitaan Aset AS | Polandia dan Yunani Serukan UE Ciptakan Perisai Pertahanan Udara

Global
Saat Ratusan Ribu Orang Antar Presiden Iran Ebrahim Raisi ke Tempat Peristirahatan Terakhirnya...

Saat Ratusan Ribu Orang Antar Presiden Iran Ebrahim Raisi ke Tempat Peristirahatan Terakhirnya...

Global
Arab Saudi Setop Keluarkan Izin Umrah untuk Berlaku Sebulan

Arab Saudi Setop Keluarkan Izin Umrah untuk Berlaku Sebulan

Global
Kerusuhan dan Kekerasan Terjadi di Kaledonia Baru, Apa yang Terjadi?

Kerusuhan dan Kekerasan Terjadi di Kaledonia Baru, Apa yang Terjadi?

Global
[POPULER GLOBAL] 20 Penumpang Singapore Airlines di ICU | Israel Kian Dikucilkan

[POPULER GLOBAL] 20 Penumpang Singapore Airlines di ICU | Israel Kian Dikucilkan

Global
 Pertama Kali, Korea Utara Tampilkan Foto Kim Jong Un Beserta Ayah dan Kakeknya

Pertama Kali, Korea Utara Tampilkan Foto Kim Jong Un Beserta Ayah dan Kakeknya

Global
Penumpang Singapore Airlines Dirawat Intensif, 22 Cedera Tulang Belakang, 6 Cedera Tengkorak

Penumpang Singapore Airlines Dirawat Intensif, 22 Cedera Tulang Belakang, 6 Cedera Tengkorak

Global
Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk, Operasi Kemanusiaan Hampir Gagal

Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk, Operasi Kemanusiaan Hampir Gagal

Global
Nikki Haley, Saingan Paling Keras Trump Berbalik Arah Dukung Trump

Nikki Haley, Saingan Paling Keras Trump Berbalik Arah Dukung Trump

Global
Rusia Serang Kharkiv, Ukraina Evakuasi 10.980 Orang

Rusia Serang Kharkiv, Ukraina Evakuasi 10.980 Orang

Global
Menerka Masa Depan Politik Iran Setelah Kematian Presiden Raisi

Menerka Masa Depan Politik Iran Setelah Kematian Presiden Raisi

Global
Ongkos Perang Ukraina Mulai Bebani Negara Barat

Ongkos Perang Ukraina Mulai Bebani Negara Barat

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com