Kompas.com - 14/03/2022, 07:31 WIB

GROZNY, KOMPAS.com – Ramzan Kadyrov, pemimpin Chechnya sekaligus sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin, mengaku mendatangi Ukraina untuk bertemu pasukannya yang menyerang Kyiv.

Hal tersebut disampaikan Kadyrov dalam sebuah video di Telegram dan ditayangkan oleh saluran televisi Chechnya pada Minggu (13/3/2022).

Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen apakah dia masih berada di Ukraina atau telah mengunjungi negara tersebut selama konflik.

Baca juga: Sosok Ramzan Kadyrov, Pemimpin Chechnya yang Bantu Rusia Serang Ukraina

Reuters melaporkan, video tersebut menunjukkan Kadyrov di ruang gelap berdiskusi dengan pasukan Chechnya.

Mereka berdiskusi tentang operasi militer yang mereka katakan terjadi sekitar 7 kilometer dari ibu kota Ukraina.

Unggahan itu tidak menjelaskan di mana atau kapan pertemuan itu berlangsung.

Baca juga: Pasukan Elite Chechnya yang Ditugaskan Membunuh Presiden Ukraina Dilaporkan Berhasil Dilumpuhkan

Kemudian, Kadyrov mengolok-olok unggahan lain yang meragukan apakah dia benar-benar melakukan perjalanan ke wilayah Kyiv.

Kadyrov, yang sering menggambarkan dirinya sebagai "prajurit" Putin, mengunggah sejumlah video pasukan Chechnya bersenjata lengkap di wilayah Kyiv sebagai bagian dari pasukan invasi Rusia.

Dia telah berulang kali dituduh oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Namun, tudingan tersebut dibantahnya.

Baca juga: Lawan Pasukan Muslim Chechnya, Pejuang Ukraina Olesi Peluru dengan Lemak Babi

Sejak Uni Soviet runtuh pada 1991, Rusia berperang dua kali dengan separatis di Chechnya, wilayah berpenduduk mayoritas Muslim di wilayah selatan.

Namun, akhirnya Chechnya mau tetap berada di bawah kekuasaan Rusia dengan syarat memiliki otonomi khusus.

Sejak saai itu, Rusia menggelontorkan uang dalam jumlah besar ke wilayah itu untuk membangunnya kembali dan memberi Kadyrov otonomi yang luas.

Baca juga: Pemimpin Chechnya yang Bantu Rusia Akui Para Pejuangnya Tewas di Ukraina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.