Jembatan Pittsburgh AS Ambruk Sesaat Sebelum Kunjungan Biden, Beberapa Orang Cedera

Kompas.com - 29/01/2022, 14:15 WIB

PITTSBURG, KOMPAS.com - Sebuah jembatan di Amerika Serikat ambruk pada Jumat (28/1/2022) pagi, menyebabkan beberapa orang cedera, merusak kendaraan, dan memotong saluran gas di dekatnya.

Jembatan Pittsburgh memang terdaftar oleh pejabat dalam kondisi buruk. Itu terletak di Forbes Avenue di Frick Park, dan runtuh sekitar pukul 6.40 pagi waktu setempat beberapa jam sebelum Presiden AS Joe Biden dijadwalkan mengunjungi kota itu.

Baca juga: Dilewati Truk 198 Ton, Jembatan Tol di China Ambruk Miring, 4 Tewas dan 8 Luka-luka

Rentang jembatan tua itu kira-kira sepanjang 450 kaki (137 meter), memiliki struktur baja, dan dibangun pada tahun 1970, menurut catatan negara melansir Business Insider.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, tetapi ada 10 luka-luka akibat keruntuhan, termasuk tiga orang yang dibawa ke rumah sakit, kata Walikota Pittsburgh Ed Gainey.

Dalam operasi penyelamatan yang dramatis, petugas tanggap darurat di lokasi jembatan ambruk turun setidaknya 100 kaki (30 meter) dan membentuk rantai manusia untuk menyelamatkan orang dari bencana, kata Darryl Jones, kepala pemadam kebakaran kota.

Lima kendaraan dan satu bus Otoritas Pelabuhan berada di atasnya pada saat jembatan ambruk, menurut Pittsburgh Public Safety.

Jembatan Pittsburgh ambruk saat salju turun di kota itu pada Jumat (28/1/2022) pagi, memicu "kebocoran gas besar-besaran" yang sekarang terkendali, kata Jones.

Kendaraan yang berada di jembatan saat ambruk terlihat, Jumat 28 Januari 2022, di East End Pittsburgh, AS.AP PHOTO/ANDREW HARNIK Kendaraan yang berada di jembatan saat ambruk terlihat, Jumat 28 Januari 2022, di East End Pittsburgh, AS.

Baca juga: Misteri Di Balik Suara Dengungan Aneh Jembatan Golden Gate

Sebuah foto yang diterbitkan oleh KDKA, sebuah stasiun berita lokal CBS, menunjukkan setidaknya enam kendaraan di puing-puing jembatan sebelum fajar. Foto-foto lain menunjukkan sebuah bus komuter di bagian jembatan yang runtuh.

Letnan Gubernur Pennsylvania John Fetterman mengaku terkejut dengan ambruknya jembatan itu selama wawancara dengan CNN pada Jumat (28/1/2022).

"Sungguh tidak dapat dipercaya melihat jembatan yang telah Anda lewati berkali-kali runtuh," kata Fetterman, yang menyebut jembatan itu sebagai "arteri vital" di kota itu.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Pelajari Rencana Perdamaian dengan Ukraina Usulan Italia

Rusia Pelajari Rencana Perdamaian dengan Ukraina Usulan Italia

Global
WHO: Cacar Monyet Termasuk Tantangan Berat Dunia, Seberapa Bahayanya?

WHO: Cacar Monyet Termasuk Tantangan Berat Dunia, Seberapa Bahayanya?

Global
Setelah Dikuasai Rusia, Kota Kherson di Ukraina Kenalkan Rubel Jadi Mata Uang Resmi

Setelah Dikuasai Rusia, Kota Kherson di Ukraina Kenalkan Rubel Jadi Mata Uang Resmi

Global
Profil Anthony Albanese PM Australia yang Baru, Pemimpin Partai Buruh

Profil Anthony Albanese PM Australia yang Baru, Pemimpin Partai Buruh

Global
Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China

Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China

Global
“Polos”, Kim Jong Un Kubur Mentornya di Tengah Krisis Covid-19 Korea Utara

“Polos”, Kim Jong Un Kubur Mentornya di Tengah Krisis Covid-19 Korea Utara

Global
China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

Global
Sri Lanka Masih Tanpa Menteri Keuangan, 4 Kandidat Menolak Ditunjuk

Sri Lanka Masih Tanpa Menteri Keuangan, 4 Kandidat Menolak Ditunjuk

Global
Tentara Rusia Divonis Penjara Seumur Hidup dalam Pengadilan Kejahatan Perang di Ukraina

Tentara Rusia Divonis Penjara Seumur Hidup dalam Pengadilan Kejahatan Perang di Ukraina

Global
Panen Kritik Setelah Ditunjuk Jadi Dubes Malaysia untuk Indonesia, Tajuddin Abdul Buka Suara

Panen Kritik Setelah Ditunjuk Jadi Dubes Malaysia untuk Indonesia, Tajuddin Abdul Buka Suara

Global
Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Global
Masih Dicengkeram Covid-19, Beijing Desak Jutaan Warganya Tetap WFH

Masih Dicengkeram Covid-19, Beijing Desak Jutaan Warganya Tetap WFH

Global
Kenapa Isu Iklim Bisa Jadi Masalah Utama yang Pengaruhi Suara Pemilih di Pemilu Australia?

Kenapa Isu Iklim Bisa Jadi Masalah Utama yang Pengaruhi Suara Pemilih di Pemilu Australia?

Global
Biden: 13 Negara Gabung Aliansi Dagang IPEF di Asia-Pasifik untuk Saingi China

Biden: 13 Negara Gabung Aliansi Dagang IPEF di Asia-Pasifik untuk Saingi China

Global
Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura

Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.