Makan bareng Zombi dan Vampir di Arab Saudi, Bagaimana Rasanya?

Kompas.com - 29/01/2022, 13:39 WIB

RIYADH, KOMPAS.com - Sebuah restoran di Arab Saudi menawarkan pelanggan sebuah pengalaman unik, dengan menyajikan hidangan di samping tengkorak dan darah ditemani zombi serta vampir.

Restoran bernama Shadows itu juga menampilkan stafnya dengan kostum berdarah dan memperagakan pertunjukan interaktif.

Shadows terletak di distrik hiburan Boulevard di ibu kota Riyadh, dan dibuka ketika Arab Saudi berusaha untuk melunakkan citranya.

Baca juga: Kafe Ini Tetap Buka Saat Banjir, Malah Ramai Diserbu Pengunjung

"Saya datang ke sini untuk bersenang-senang dan tertawa... tapi suasana dan pertunjukannya sebenarnya sangat menakutkan," kata salah satu pengunjung, Nora Al Assad, kepada AFP.

"Saya kehilangan nafsu makan," tambah perempuan berusia 26 tahun yang bekerja di bidang HRD itu, saat seorang pelayan menyajikan makanannya di atas nampan dengan tengkorak hitam yang tersenyum.

Temannya, Jawaher Abdullah yang merupakan dokter, sangat senang melahap makan malamnya.

"Saya suka horor secara umum... Saya pikir suasananya bagus dan sangat menyenangkan," ungkapnya, sebelum berfoto selfie dengan seorang penampil dengan luka dada berdarah palsu.

Sebuah model tengkorak duduk di meja dengan para pengunjung di restoran Shadows yang bertema horor di Riyadh, Arab Saudi, 19 Januari 2022. Restoran Shadows menawarkan pelanggan pengalaman unik dengan menyajikan hidangan di sisi tengkorak dan darah ditemani zombie serta vampir.AFP/FAYEZ NURELDINE Sebuah model tengkorak duduk di meja dengan para pengunjung di restoran Shadows yang bertema horor di Riyadh, Arab Saudi, 19 Januari 2022. Restoran Shadows menawarkan pelanggan pengalaman unik dengan menyajikan hidangan di sisi tengkorak dan darah ditemani zombie serta vampir.
Kemudian, bagi pengusaha bernama Sleiman Al Amri, pengalaman restoran itu memenuhi rasa laparnya akan peningkatan adrenalin.

"Kami selalu mencari hal baru dan menarik untuk dilakukan di Riyadh," kata pria berusia 45 tahun itu saat makan bersama keluarganya.

Dengan mengenakan jubah dishdasha tradisional, Amri menambahkan, "Pergi ke restoran dulunya tentang makan, kenyang, mengobrol, dan kami akan pulang ke rumah."

"Tapi, sekarang kami sedang makan, kami menikmati waktu kami, dan kami juga ketakutan."

Naiknya Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebagai penguasa de facto Arab Saudi pada 2017 membawa banyak reformasi besar-besaran.

Di masa lalu, warga Arab Saudi harus pergi ke luar negeri untuk menikmati hiburan, tetapi perubahan sosial--termasuk pembukaan bioskop dan konser campuran gender--mengubah dinamika lokal di sana.

Baca juga: Sahar Tabar Sebelum dan Sesudah Jadi Zombie Angelina Jolie, Berikut Profilnya...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Johor Kekurangan Perawat, Pilih ke Singapura dengan Gaji Lebih Tinggi

Johor Kekurangan Perawat, Pilih ke Singapura dengan Gaji Lebih Tinggi

Global
Jawaban Singkat Biden Saat Ditanya Pesan untuk Kim Jong Un: Hallo… Titik.

Jawaban Singkat Biden Saat Ditanya Pesan untuk Kim Jong Un: Hallo… Titik.

Global
Munculkan 'Rasa Aman', Perusahaan Ini Luncurkan Bir Bertema NATO

Munculkan "Rasa Aman", Perusahaan Ini Luncurkan Bir Bertema NATO

Global
Anak 14 Tahun Dinyatakan Bersalah atas Terorisme, Awalnya Minat Soal Militer Lalu Terpapar Ekstremisme

Anak 14 Tahun Dinyatakan Bersalah atas Terorisme, Awalnya Minat Soal Militer Lalu Terpapar Ekstremisme

Global
Demi Hemat Bensin, Wanita Ini Tinggalkan Mobil Bertenaga Kuda, Beralih ke Kuda Sungguhan

Demi Hemat Bensin, Wanita Ini Tinggalkan Mobil Bertenaga Kuda, Beralih ke Kuda Sungguhan

Global
Terowongan Kashmir Runtuh di Tengah Proses Pembangunan, 10 Pekerja Tewas

Terowongan Kashmir Runtuh di Tengah Proses Pembangunan, 10 Pekerja Tewas

Global
Anthony Albanese, Pemimpin Partai Buruh yang Menang jadi PM Australia

Anthony Albanese, Pemimpin Partai Buruh yang Menang jadi PM Australia

Global
Kalah Pemilihan, Ini Rekam Jejak Kontroversial PM Australia Scott Morrison

Kalah Pemilihan, Ini Rekam Jejak Kontroversial PM Australia Scott Morrison

Global
Bintang Hollywood Morgan Freeman Kena Sanksi dari Rusia Bersama 963 Warga AS Lainnya

Bintang Hollywood Morgan Freeman Kena Sanksi dari Rusia Bersama 963 Warga AS Lainnya

Global
Tanggapi Kemajuan Senjata Ofensif Korea Utara, AS - Korea Selatan Buat Kesepakatan Baru

Tanggapi Kemajuan Senjata Ofensif Korea Utara, AS - Korea Selatan Buat Kesepakatan Baru

Global
Keyakinan Zelensky: Hanya Diplomasi yang Bisa Akhiri Perang, Bukan Militer

Keyakinan Zelensky: Hanya Diplomasi yang Bisa Akhiri Perang, Bukan Militer

Global
Korea Utara Klaim Kasus Demam Diduga Gejala Covid-19 Sudah Turun di Bawah 200.000

Korea Utara Klaim Kasus Demam Diduga Gejala Covid-19 Sudah Turun di Bawah 200.000

Global
AS Klaim Tawarkan Bantuan Vaksin ke Korut, Biden: Tak Ada Tanggapan

AS Klaim Tawarkan Bantuan Vaksin ke Korut, Biden: Tak Ada Tanggapan

Global
Situasi Sri Lanka Kian Memburuk, Warga: Tanpa Makanan Kita Akan Mati

Situasi Sri Lanka Kian Memburuk, Warga: Tanpa Makanan Kita Akan Mati

Global
Setelah 9 Tahun Berkuasa, Pemerintah Konservatif Kalah dalam Pemilu Australia karena Isu Iklim

Setelah 9 Tahun Berkuasa, Pemerintah Konservatif Kalah dalam Pemilu Australia karena Isu Iklim

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.