Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/01/2022, 05:44 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Tiga item yang disiapkan untuk dilelang oleh mantan ibu negara AS Melania Trump gagal mencapai target harga dari tawaran pembukaan 250.000 dollar AS.

Sebelumnya, Melania mengumumkan awal bulan ini bahwa dia akan melelang topi bertepi lebar yang dia kenakan saat bertemu Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Dia juga akan melelang lukisan cat air tentang dirinya yang mengenakan topi itu dan NFT dari lukisan itu.

Baca juga: Melania Trump akan Lelang Sejumlah Barang Kenegaraan Penting

Namun, dilansir CNN, saat lelang berakhir Rabu (27/1/2021) malam, hanya ada lima tawaran untuk item tersebut.

Setiap tawaran berada di sekitar persyaratan minimum 1.800 token Solana, mata uang kripto yang dipilih Melania sebagai satu-satunya cara untuk membayar barang tersebut.

Namun, penurunan tajam di pasar crypto sejak Melania mengumumkan pelelangan membuat persyaratan token Solana minimum terpenuhi, pelelangan masih gagal mencapai ambang 250.000 dollar AS.

Menurut Daily Mail, Solana diperdagangkan dengan harga sekitar 170 dollar AS per token pada awal Januari saat lelang diumumkan.

Baca juga: Melania Trump Tidak Tertarik Bantu Suaminya Kembali Jadi Presiden AS

Namun, pada saat lelang ditutup, setiap token bernilai sekitar 95 dollar AS.

Ini berarti bahwa "Koleksi Kepala Negara" dijual dengan harga sekitar 170.000 dollar AS, 80.000 dollar lebih rendah dari harga yang diminta.

Topi bertepi lebar yang termasuk dalam lelang dirancang oleh desainer Perancis-Amerika Herve Pierre.

Melania mengenakannya saat dia menemani ibu negara Perancis Brigitte Macron di sekitar Washington pada tahun 2018, menurut kantor berita AFP.

Baca juga: Jill Biden Jadi Sampul Majalah Vogue, Mengapa Melania Trump Tidak?

Koleksi yang ditandatangani juga termasuk lukisan fisik dan digital Trump mengenakan topi, keduanya dibuat oleh seniman Prancis Marc-Antoine Coulon.

Melania Trump mengatakan bahwa sebagian dari lelang akan digunakan untuk amal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com