Kompas.com - 28/01/2022, 22:08 WIB

WINA, KOMPAS.com - Austria pada Rabu (26/1/2022) mengumumkan, akan mengakhiri lockdown bagi warga yang belum divaksinasi Covid-19.

Pengumuman itu dikeluarkan saat Austria bersiap menjadi negara Uni Eropa pertama yang mewajibkan vaksin Covid-19 mulai minggu depan.

Pemerintah Austria pada November 2021 memerintahkan orang-orang yang belum divaksinasi atau baru pulih dari virus corona untuk tinggal di rumah dengan pengecualian terbatas seperti pergi bekerja, ketika negara itu berjuang melawan lonjakan kasus.

Baca juga: Austria Mulai Berlakukan Lockdown Parsial bagi yang Tidak Divaksin Covid-19

Kanselir Austria Karl Nehammer mengatakan, perintah umum untuk tetap di rumah akan dicabut mulai Senin (31/1/2022) seiring kapasitas unit perawatan intensif yang kembali normal.

Namun, yang belum divaksinasi masih akan memiliki batasan. Restoran, hotel, tempat-tempat kebudayaan, dan tempat olahraga semuanya mengharuskan para pengunjung divaksin atau baru saja pulih dari Covid-19.

"Prioritas utama kami adalah menjaga pembatasan serendah mungkin dan hanya selama benar-benar diperlukan," kata Nehammer dikutip dari AFP.

"Lockdown untuk yang belum divaksinasi adalah salah satu tindakan paling ketat yang dapat diambil. Situasi di rumah sakit memungkinkan kita untuk mengakhirinya," katanya.

Lonjakan kasus harian Covid Austria mencapai rekor baru pada 26 Januari. Negara berpenduduk hampir sembilan juta orang itu mencatatkan lebih dari 1,6 juta kasus dan 14.000 kematian akibat virus corona.

Pada Kamis (20/1/2022), parlemen menyetujui kewajiban vaksin Covid-19 untuk orang dewasa mulai 4 Februari meskipun ada gelombang protes.

Hingga saat ini, 72 persen penduduk Austria sudah divaksinasi penuh terhadap Covid-19.

Di bawah undang-undang baru, mereka yang enggan divaksin dapat didenda hingga 3.600 euro (Rp 57,65 juta) mulai pertengahan Maret setelah fase perkenalan awal.

Kewajiban vaksinasi Covid jarang terjadi di seluruh dunia. Baru beberapa negara yang mewajibkannya, seperti Ekuador, Indonesia, Mikronesia, Tajikistan, dan Turkmenistan.

Baca juga: Austria Iming-imingi Warganya Lotre Agar Mau Divaksin Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Lanka Kekurangan Obat-obatan, Dokter: Hukuman Mati untuk Rakyat

Sri Lanka Kekurangan Obat-obatan, Dokter: Hukuman Mati untuk Rakyat

Global
Alihkan Tabungan ke Kripto karena Takut Dampak Invasi, Pria Ini Malah Kehilangan Seluruh Uangnya

Alihkan Tabungan ke Kripto karena Takut Dampak Invasi, Pria Ini Malah Kehilangan Seluruh Uangnya

Global
Di Tokyo, Joe Biden Berkata Siap Bela Taiwan jika Diserang China

Di Tokyo, Joe Biden Berkata Siap Bela Taiwan jika Diserang China

Global
Pemerintah dan Pengadilan Israel Berselisih Soal Aturan bagi Yahudi di Kompleks Al-Aqsa

Pemerintah dan Pengadilan Israel Berselisih Soal Aturan bagi Yahudi di Kompleks Al-Aqsa

Global
Badai Dahsyat di Kanada Timur, Putus Aliran Listrik ke 900.000 Rumah, 4 Tewas

Badai Dahsyat di Kanada Timur, Putus Aliran Listrik ke 900.000 Rumah, 4 Tewas

Global
Sempat Hengkang dari Rusia, Bisnis-bisnis Barat Kembali dengan Nama Baru

Sempat Hengkang dari Rusia, Bisnis-bisnis Barat Kembali dengan Nama Baru

Global
Kolonel Garda Revolusi Iran Dibunuh oleh Pria Bersenjata di Depan Rumahnya

Kolonel Garda Revolusi Iran Dibunuh oleh Pria Bersenjata di Depan Rumahnya

Global
Rusia Klaim Menang di Mariupol Ukraina, Bagaimana Nasib Tahanan Perang?

Rusia Klaim Menang di Mariupol Ukraina, Bagaimana Nasib Tahanan Perang?

Global
Puluhan Ahli Bahan Peledak Suriah Disebut Bantu Rusia Siapkan Serangan ke Ukraina

Puluhan Ahli Bahan Peledak Suriah Disebut Bantu Rusia Siapkan Serangan ke Ukraina

Global
Mantan Pelatih Lumba-lumba Asal Malaysia Jadi Anggota Parlemen Australia, Kemenangan yang Mengejutkan

Mantan Pelatih Lumba-lumba Asal Malaysia Jadi Anggota Parlemen Australia, Kemenangan yang Mengejutkan

Global
Ukraina Terkini: Wali Kota di Enerhodar yang Ditunjuk Rusia Jadi Korban Ledakan

Ukraina Terkini: Wali Kota di Enerhodar yang Ditunjuk Rusia Jadi Korban Ledakan

Global
Petaka Kebakaran Feri di Filipina, 7 Orang Tewas

Petaka Kebakaran Feri di Filipina, 7 Orang Tewas

Global
Anthony Albanese Dilantik Jadi PM Australia, Langsung Terbang ke Tokyo Hadiri Pertemuan Quad

Anthony Albanese Dilantik Jadi PM Australia, Langsung Terbang ke Tokyo Hadiri Pertemuan Quad

Global
Azerbaijan dan Armenia Sepakat Bahas Perdamaian soal Nagorno-Karabakh

Azerbaijan dan Armenia Sepakat Bahas Perdamaian soal Nagorno-Karabakh

Global
Dilarang Taliban, Warga Dirikan Sekolah Rahasia untuk Anak Perempuan

Dilarang Taliban, Warga Dirikan Sekolah Rahasia untuk Anak Perempuan

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.