Kompas.com - 28/01/2022, 18:35 WIB
Mobil-mobil yang rusak terdampar di tepi sungai setelah diterjang banjir Malaysia di Hulu Langat, pinggiran Kuala Lumpur, Rabu (22/12/2021). AP PHOTO/VINCENT THIANMobil-mobil yang rusak terdampar di tepi sungai setelah diterjang banjir Malaysia di Hulu Langat, pinggiran Kuala Lumpur, Rabu (22/12/2021).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Banjir besar yang melanda Malaysia dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan kerugian sekitar 6,1 miliar ringgit (Rp 20.9 triliun), kata badan statistk negara itu pada Jumat (28/1/2022).

Kerusakan juga dikatakan meluas ke rumah-rumah, bisnis, dan pabrik.

Hujan muson yang lebat memicu banjir terburuk di Malaysia dalam beberapa tahun dari pertengahan Desember 2021 hingga awal Januari 2022.

Baca juga: Sindir PM Ismail Sabri, Media Malaysia Pakai Video Jokowi Beri Jalan untuk Ambulans

Sekitar 50 orang tewas dan 125.000 warga terpaksa mengungsi dari rumah akibat banjir Malaysia.

Sekitar setengah dari kerugian banjir Malaysia terjadi di Selangor, negara bagian terkaya dan terpadat di Malaysia, yang mengelilingi Kuala Lumpur.

Kerusakan aset publik dan infrastruktur menyebabkan kerugian 2 miliar ringgit (Rp 6,86 triliun), sementara rumah dan bisnis masing-masing mencatatkan 1,6 miliar ringgit (Rp 5,49 triliun) dan 500 juta ringgit (Rp 1,7 triliun) dari total kerugian.

Adapun sektor manufaktur menderita kerugian 900 juta ringgit (Rp 3 triliun), menurut laporan tersebut yang dikutip AFP.

Sebanyak 1,1 miliar ringgit (Rp 3,77 triliun) kerugian lainnya tidak disebutkan di sektor apa.

Malaysia mengalami banjir tahunan selama musim hujan November hingga Februari, tetapi tahun ini sangat parah yang dituding akibat perubahan iklim.

Pemerintah mendapat kecaman karena dikritik lambat menangani dan bantuannya tidak memadai.

Di beberapa daerah yang paling parah dilanda banjir Malaysia, orang-orang harus menunggu berhari-hari di atap rumah yang terendam banjir sebelum akhirnya diselamatkan.

Baca juga: Banjir Malaysia Terparah, Warga Marah Pemerintah Lambat Bantu Korban

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kali Pertama dalam 50 Tahun, Kongres AS Bicarakan Soal UFO

Kali Pertama dalam 50 Tahun, Kongres AS Bicarakan Soal UFO

Global
WHO: Omicron Bikin Kebijakan Nol-Covid China Tidak Berkelanjutan

WHO: Omicron Bikin Kebijakan Nol-Covid China Tidak Berkelanjutan

Global
Turki Kembali Keberatan Swedia dan Finlandia Gabung NATO

Turki Kembali Keberatan Swedia dan Finlandia Gabung NATO

Global
Covid Korea Utara: 3 Pesawat Terbesar Dikirim ke China untuk Ambil Bantuan Medis

Covid Korea Utara: 3 Pesawat Terbesar Dikirim ke China untuk Ambil Bantuan Medis

Global
Rusia Klaim 1.730 Tentara Ukraina Menyerah di Pabrik Baja Azovstal

Rusia Klaim 1.730 Tentara Ukraina Menyerah di Pabrik Baja Azovstal

Global
Polandia Janji Bantu Swedia dan Finlandia jika Diserang Sebelum Jadi Anggota NATO

Polandia Janji Bantu Swedia dan Finlandia jika Diserang Sebelum Jadi Anggota NATO

Global
Kisah Atlet Bulu Tangkis dari Indonesia Alih Profesi Jadi Pebisnis Kue di Jerman

Kisah Atlet Bulu Tangkis dari Indonesia Alih Profesi Jadi Pebisnis Kue di Jerman

Global
Lewat Sidang Kejahatan Perang, Tentara Rusia Minta Maaf kepada Janda Ukraina

Lewat Sidang Kejahatan Perang, Tentara Rusia Minta Maaf kepada Janda Ukraina

Global
Ketika Burj Khalifa Gedung Tertinggi di Dunia Hilang Ditelan Badai Pasir...

Ketika Burj Khalifa Gedung Tertinggi di Dunia Hilang Ditelan Badai Pasir...

Global
Kemlu: Penolakan Masuk terhadap UAS, Kedaulatan Singapura

Kemlu: Penolakan Masuk terhadap UAS, Kedaulatan Singapura

Global
Teh Madu dan Iklan Layanan Masyarakat, Cara Korut 'Hadapi' Covid-19

Teh Madu dan Iklan Layanan Masyarakat, Cara Korut "Hadapi" Covid-19

Global
Kasus Covid-19 Korea Utara Diduga Sudah Mendekati Angka 2 Juta

Kasus Covid-19 Korea Utara Diduga Sudah Mendekati Angka 2 Juta

Global
Rusia Disebut Tembaki Jet-jet Tempur Israel dengan S-300 di Suriah

Rusia Disebut Tembaki Jet-jet Tempur Israel dengan S-300 di Suriah

Global
Pejabat Rusia yang Tentang Invasi ke Ukraina Tertangkap Basah di Perbasatan AS-Meksiko

Pejabat Rusia yang Tentang Invasi ke Ukraina Tertangkap Basah di Perbasatan AS-Meksiko

Global
Ukraina Terkini: 700 Pejuang Mariupol Menyerah, AS Buka Kembali Kedubes di Kyiv

Ukraina Terkini: 700 Pejuang Mariupol Menyerah, AS Buka Kembali Kedubes di Kyiv

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.