Dituduh Pungut Kepingan F-35, China: Kami Tidak Tertarik

Kompas.com - 28/01/2022, 11:01 WIB
Jet tempur canggih F-35 buatan Lockheed Martin, AS. WikipediaJet tempur canggih F-35 buatan Lockheed Martin, AS.

BEIJING, KOMPAS.com - Setelah dituduh memungut kepingan jet tempur F-35 milik Amerika Serikat (AS) yang jatuh di perairan Laut China Selatan, Beijing menegaskan tidak tertarik kepada pesawat tersebut.

"Kami tidak tertarik dengan pesawat mereka," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian di Beijing, Kamis (27/1/2022).

Menurut dia, bukan kali ini saja AS mengalami kecelakaan di wilayah perairan yang disengketakan banyak negara tersebut.

Baca juga: AS Berupaya Temukan Jet Tempur Siluman F-35 yang Jatuh di Laut China Selatan

"Pihak AS belum juga memberikan penjelasan tentang kecelakaan kapal selam nuklirnya belum lama ini, lalu ada lagi pesawatnya yang jatuh di Laut China Selatan," ujar Zhao dalam pertemuan pers rutin.

Zhao mendesak AS dapat berpikir lebih positif demi terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan daripada mengerahkan kekuatan sebagaimana dilansir Antara.

Diberitakan sebelumnya, sebuah jet tempur siluman F-35 milik AS tergelincir saat hendak mendarat di kapal induk USS Carl Vinson dalam patroli rutin di Laut China Selatan pada Senin (24/1/2022).

Pilot pesawat tempur berhasil diselamatkan oleh helikopter setelah kursi pilot terlontar. Tujuh orang lain yang mengalami luka akibat insiden itu juga dalam kondisi stabil.

Baca juga: Jet Tempur F-35 Kecelakaan Saat Mendarat di Kapal Induk AS, 7 Pelaut Terluka

Berdasarkan citra satelit yang diterima oleh China, peristiwa tersebut terjadi di 100 mil laut dari Pulau Luzon, Filipina.

Di badan pesawat tersebut terkandung sejumlah teknologi rahasia sehingga AS tidak ingin pesawatnya jatuh ke tangan China.

Namun beberapa pengamat menduga kepingan pesawat nahas tersebut telah disentuh China terlebih dahulu sebelum berhasil ditemukan AS sebagai pemiliknya.

Angkatan Laut AS berupaya mengamankan kepingan pesawat militer yang pengembangannya menelan biaya hingga 100 juta dolar AS itu.

Baca juga: Korsel Kandangkan Seluruh Armada Jet Tempur F-35 karena Malafungsi hingga Mendarat Darurat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Disinformasi Pilpres Filipina | Banjir Selamatkan Desa Ukraina dari Invasi Rusia

[POPULER GLOBAL] Disinformasi Pilpres Filipina | Banjir Selamatkan Desa Ukraina dari Invasi Rusia

Global
Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Global
KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

Global
AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

Global
McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

Global
Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Global
Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Global
Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Global
Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Global
Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Global
Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Global
Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Global
Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Global
Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Global
Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.