AS Berupaya Temukan Jet Tempur Siluman F-35 yang Jatuh di Laut China Selatan

Kompas.com - 26/01/2022, 13:31 WIB
Pesawat yang akan dirotasi di Pasifik dan Asia Tenggara bisa jadi termasuk F-35 Lightning II ReutersPesawat yang akan dirotasi di Pasifik dan Asia Tenggara bisa jadi termasuk F-35 Lightning II

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Angkatan Laut AS tengah mengatur rencana untuk mendapatkan kembali jet tempur F-35C yang jatuh di Laut China Selatan.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, sebuah F-35C Lightning II mengalami kecelakaan setelah berusaha mendarat di kapal induk USS Carl Vinson.

Sebanyak tujuh pelaut AS terluka pada Senin (24/1/2022) akibat kecelakaan dalam pendaratan jet tempur siluman tersebut.

Baca juga: Jet Tempur F-35 Kecelakaan Saat Mendarat di Kapal Induk AS, 7 Pelaut Terluka

Pilot pesawat dalam kondisi stabil setelah terlontar dan diselamatkan oleh helikopter.

“Saya dapat memastikan bahwa pesawat itu menabrak dek penerbangan saat mendarat dan kemudian jatuh ke air,” kata Juru Bicara Armada ke-7 Angkatan Laut AS Letnan Nicholas Lingo.

“Angkatan Laut AS sedang membuat pengaturan operasi pengambilan kembali pesawat F-35C,” sambung Lingo sebagaimana dilansir Reuters.

Insiden itu merupakan kecelakaan kedua yang melibatkan F-35 dan kapal induk hanya dalam kurun waktu beberapa bulan.

Baca juga: Korsel Kandangkan Seluruh Armada Jet Tempur F-35 karena Malafungsi hingga Mendarat Darurat

Sebelumnya, satu unit F-35 milik Inggris jatuh ke Laut Mediterania setelah lepas landas dari kapal induk HMS Queen Elizabeth pada November 2021.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, jet tempur itu berhasil ditemukan dan sang pilot terlontar serta selamat kembali ke kapal.

Awal bulan ini, jet tempur F-35A milik Korea Selatan juga melakukan pendaratan darurat saat pelatihan.

Baca juga: Mengenal Pesawat Tempur F-35 yang Kontroversial

Pada April 2019, sebuah pesawat tempur siluman F-35 milik Jepang jatuh di Samudra Pasifik dekat Jepang utara. Sang pilot tewas.

Kementerian Pertahanan AS mengatakan, dua gusus tempur kapal induk, yang dipimpin oleh Carl Vinson dan USS Abraham Lincoln, mulai beroperasi di Laut China Selatan pada Minggu (23/1/2022).

Kementerian menambahkan, kedua gugus tempur kapal induk itu memasuki laut yang disengketakan dalam rangka pelatihan.

Baca juga: Thailand Rupanya Incar Jet Tempur Siluman F-35, Sebut Harganya Murah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kali Pertama dalam 50 Tahun, Kongres AS Bicarakan Soal UFO

Kali Pertama dalam 50 Tahun, Kongres AS Bicarakan Soal UFO

Global
WHO: Omicron Bikin Kebijakan Nol-Covid China Tidak Berkelanjutan

WHO: Omicron Bikin Kebijakan Nol-Covid China Tidak Berkelanjutan

Global
Turki Kembali Keberatan Swedia dan Finlandia Gabung NATO

Turki Kembali Keberatan Swedia dan Finlandia Gabung NATO

Global
Covid Korea Utara: 3 Pesawat Terbesar Dikirim ke China untuk Ambil Bantuan Medis

Covid Korea Utara: 3 Pesawat Terbesar Dikirim ke China untuk Ambil Bantuan Medis

Global
Rusia Klaim 1.730 Tentara Ukraina Menyerah di Pabrik Baja Azovstal

Rusia Klaim 1.730 Tentara Ukraina Menyerah di Pabrik Baja Azovstal

Global
Polandia Janji Bantu Swedia dan Finlandia jika Diserang Sebelum Jadi Anggota NATO

Polandia Janji Bantu Swedia dan Finlandia jika Diserang Sebelum Jadi Anggota NATO

Global
Kisah Atlet Bulu Tangkis dari Indonesia Alih Profesi Jadi Pebisnis Kue di Jerman

Kisah Atlet Bulu Tangkis dari Indonesia Alih Profesi Jadi Pebisnis Kue di Jerman

Global
Lewat Sidang Kejahatan Perang, Tentara Rusia Minta Maaf kepada Janda Ukraina

Lewat Sidang Kejahatan Perang, Tentara Rusia Minta Maaf kepada Janda Ukraina

Global
Ketika Burj Khalifa Gedung Tertinggi di Dunia Hilang Ditelan Badai Pasir...

Ketika Burj Khalifa Gedung Tertinggi di Dunia Hilang Ditelan Badai Pasir...

Global
Kemlu: Penolakan Masuk terhadap UAS, Kedaulatan Singapura

Kemlu: Penolakan Masuk terhadap UAS, Kedaulatan Singapura

Global
Teh Madu dan Iklan Layanan Masyarakat, Cara Korut 'Hadapi' Covid-19

Teh Madu dan Iklan Layanan Masyarakat, Cara Korut "Hadapi" Covid-19

Global
Kasus Covid-19 Korea Utara Diduga Sudah Mendekati Angka 2 Juta

Kasus Covid-19 Korea Utara Diduga Sudah Mendekati Angka 2 Juta

Global
Rusia Disebut Tembaki Jet-jet Tempur Israel dengan S-300 di Suriah

Rusia Disebut Tembaki Jet-jet Tempur Israel dengan S-300 di Suriah

Global
Pejabat Rusia yang Tentang Invasi ke Ukraina Tertangkap Basah di Perbasatan AS-Meksiko

Pejabat Rusia yang Tentang Invasi ke Ukraina Tertangkap Basah di Perbasatan AS-Meksiko

Global
Ukraina Terkini: 700 Pejuang Mariupol Menyerah, AS Buka Kembali Kedubes di Kyiv

Ukraina Terkini: 700 Pejuang Mariupol Menyerah, AS Buka Kembali Kedubes di Kyiv

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.