Joe Biden: Invasi Rusia ke Ukraina Bisa Jadi Invasi Terbesar sejak Perang Dunia II

Kompas.com - 26/01/2022, 11:30 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat berbicara dalam konferensi pers di East Room, Gedung Putih, Washington DC, Rabu (19/1/2022). AP PHOTO/SUSAN WALSHPresiden Amerika Serikat Joe Biden saat berbicara dalam konferensi pers di East Room, Gedung Putih, Washington DC, Rabu (19/1/2022).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Invasi Rusia ke Ukraina akan "mengubah dunia" dan menjadi operasi militer terbesar dari jenisnya sejak Perang Dunia II, kata Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kepada wartawan, pada Selasa (25/1/2022).

Biden sekali lagi menekankan gawatnya situasi tegang di perbatasan antara dua negara Eropa Timur, di mana Rusia telah mengumpulkan 100.000 tentara dalam kemungkinan persiapan invasi ke bekas republik Soviet.

Baca juga: Situasi Ukraina Memanas, NATO Kerahkan Lebih Banyak Kapal dan Jet Tempur di Eropa Timur

Biden mengatakan kepada wartawan bahwa "tidak ada perubahan dalam postur pasukan Rusia" di sepanjang perbatasan dengan Ukraina, menurut video pernyataannya yang direkam oleh AP.

Pejabat Gedung Putih telah memperingatkan invasi Rusia ke Ukraina.

Tetapi Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov mengatakan pada Selasa (25/1/2022) bahwa tidak ada alasan untuk berpikir bahwa Rusia sedang merencanakan sesuatu.

Dia pun memberitahu penduduknya bahwa tidak perlu berkemas dan mereka dapat "tidur nyenyak," menurut laporan AP.

Ketika ditanya apakah kemungkinan invasi Rusia meningkat atau menurun, Biden mengatakan situasinya sulit untuk diukur.

“Sejujurnya, ini seperti membaca ‘daun teh’,” jawab Biden, menurut video yang diunggah Fox News melansir Newsweek.

Pembangunan pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin di sepanjang perbatasan Ukraina menurutnya menunjukkan persiapan untuk menyerang. Namun, Biden mengatakan itu semua akan tergantung pada keputusan dari pemimpin Rusia.

Baca juga: AS Peringatkan Belarus untuk Tidak Bantu Rusia Menginvasi Ukraina

Biden sekali lagi menekankan akan ada "konsekuensi ekonomi yang serius" bagi Putin jika dia menyerang Ukraina. Dia mengatakan secara pribadi akan memberikan sanksi kepada pemimpin Rusia itu.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Global
KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

Global
AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

Global
McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

Global
Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Global
Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Global
Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Global
Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Global
Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Global
Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Global
Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Global
Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Global
Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Global
Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Global
Profil Sheikh Mohamed bin Zayed, Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Profil Sheikh Mohamed bin Zayed, Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.