POPULER GLOBAL: Jet Tempur F-35 Kecelakaan | 3 Vaksin Terbaik sebagai Booster Sinovac

Kompas.com - 26/01/2022, 05:32 WIB

KOMPAS.com – Kabar mengenai jet tempur F-35 yang mengalami kecelakaan saat mendarat di kapal induk AS sampai menyebabkan 7 pelaut AS terluka menjadi artikel yang paling banyak dibaca dalam Populer Global kali ini.

Di bawahnya, ada berita yang mengungkap temuan studi tentang tiga vaksin yang diyakini bisa memberi kekebalakn lebih tinggi sebagai booster dari vaksin buatan Sinovac.

Di bawahnya lagi, ada artikel yang memuat kisah remaja di China yang dijual oleh orang tuanya saat bayi.

Baca juga: POPULER GLOBAL: Penumpang Gelap di Roda Pesawat | Presiden Armenia Mundur

Untuk lebih lengkapnya, rangkuman artikel Populer Global sepanjang Selasa (25/1/2022) hingga Rabu (26/1/2022) pagi, dapat disimak di bawah ini:

1. Jet Tempur F-35 Kecelakaan Saat Mendarat di Kapal Induk AS, 7 Pelaut Terluka

Sebanyak tujuh pelaut AS terluka pada Senin (24/1/2022), dalam kecelakaan pendaratan jet tempur F-35C Angkatan Laut di sebuah kapal induk di Laut China Selatan, kata Angkatan Laut AS.

Kecelakaan itu terjadi ketika F-35C Lightning II, sebuah pesawat tempur siluman, berusaha mendarat di USS Carl Vinson alam operasi penerbangan rutin, kata Armada Pasifik AS dikutip dari AFP.

Pilot pesawat dalam kondisi stabil setelah terlontar dan diselamatkan oleh helikopter.

Kejadian selengkapnya dapat disimak di tautan ini

Baca juga: POPULER GLOBAL: Penyanyi Ceko Meninggal Setelah Sengaja Tertular Covid | Media Asing Ramai Beritakan Ghozali Everyday

2. 3 Vaksin Ini Disebut Bisa Beri Kekebalan Lebih Tinggi sebagai Booster dari Sinovac

Berdasarkan hasil penelitian, pemberian vaksin dosis penguat (bosster) Covid-19 yang dibuat oleh AstraZeneca-Oxford, Pfizer-BioNTech, atau Johnson & Johnson setelah menerima dua dosis vaksin buatan Sinovac bisa meningkatkan kadar antibodi secara signifikan pada penerimanya.

“Studi tersebut menemukan bahwa CoronaVac menerima dorongan terkuat dari vektor virus atau suntikan RNA, termasuk terhadap varian virus corona Delta dan Omicron,” kata para peneliti dari Brasil dan Universitas Oxford, Inggris, Senin (24/1/2022).

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Johor Kekurangan Perawat, Pilih ke Singapura dengan Gaji Lebih Tinggi

Johor Kekurangan Perawat, Pilih ke Singapura dengan Gaji Lebih Tinggi

Global
Jawaban Singkat Biden Saat Ditanya Pesan untuk Kim Jong Un: Hallo… Titik.

Jawaban Singkat Biden Saat Ditanya Pesan untuk Kim Jong Un: Hallo… Titik.

Global
Munculkan 'Rasa Aman', Perusahaan Ini Luncurkan Bir Bertema NATO

Munculkan "Rasa Aman", Perusahaan Ini Luncurkan Bir Bertema NATO

Global
Anak 14 Tahun Dinyatakan Bersalah atas Terorisme, Awalnya Minat Soal Militer Lalu Terpapar Ekstremisme

Anak 14 Tahun Dinyatakan Bersalah atas Terorisme, Awalnya Minat Soal Militer Lalu Terpapar Ekstremisme

Global
Demi Hemat Bensin, Wanita Ini Tinggalkan Mobil Bertenaga Kuda, Beralih ke Kuda Sungguhan

Demi Hemat Bensin, Wanita Ini Tinggalkan Mobil Bertenaga Kuda, Beralih ke Kuda Sungguhan

Global
Terowongan Kashmir Runtuh di Tengah Proses Pembangunan, 10 Pekerja Tewas

Terowongan Kashmir Runtuh di Tengah Proses Pembangunan, 10 Pekerja Tewas

Global
Anthony Albanese, Pemimpin Partai Buruh yang Menang jadi PM Australia

Anthony Albanese, Pemimpin Partai Buruh yang Menang jadi PM Australia

Global
Kalah Pemilihan, Ini Rekam Jejak Kontroversial PM Australia Scott Morrison

Kalah Pemilihan, Ini Rekam Jejak Kontroversial PM Australia Scott Morrison

Global
Bintang Hollywood Morgan Freeman Kena Sanksi dari Rusia Bersama 963 Warga AS Lainnya

Bintang Hollywood Morgan Freeman Kena Sanksi dari Rusia Bersama 963 Warga AS Lainnya

Global
Tanggapi Kemajuan Senjata Ofensif Korea Utara, AS - Korea Selatan Buat Kesepakatan Baru

Tanggapi Kemajuan Senjata Ofensif Korea Utara, AS - Korea Selatan Buat Kesepakatan Baru

Global
Keyakinan Zelensky: Hanya Diplomasi yang Bisa Akhiri Perang, Bukan Militer

Keyakinan Zelensky: Hanya Diplomasi yang Bisa Akhiri Perang, Bukan Militer

Global
Korea Utara Klaim Kasus Demam Diduga Gejala Covid-19 Sudah Turun di Bawah 200.000

Korea Utara Klaim Kasus Demam Diduga Gejala Covid-19 Sudah Turun di Bawah 200.000

Global
AS Klaim Tawarkan Bantuan Vaksin ke Korut, Biden: Tak Ada Tanggapan

AS Klaim Tawarkan Bantuan Vaksin ke Korut, Biden: Tak Ada Tanggapan

Global
Situasi Sri Lanka Kian Memburuk, Warga: Tanpa Makanan Kita Akan Mati

Situasi Sri Lanka Kian Memburuk, Warga: Tanpa Makanan Kita Akan Mati

Global
Setelah 9 Tahun Berkuasa, Pemerintah Konservatif Kalah dalam Pemilu Australia karena Isu Iklim

Setelah 9 Tahun Berkuasa, Pemerintah Konservatif Kalah dalam Pemilu Australia karena Isu Iklim

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.