Terjebak di Rumah Saat Lockdown, Muda-mudi China Ini Jatuh Cinta lalu Bertunangan

Kompas.com - 21/01/2022, 18:32 WIB

XIANYANG, KOMPAS.com - Sepasang muda-mudi China yang saat kencan buta terjebak di rumah karena lockdown kini bertunangan.

Zhao Xiaoqing, perempuan berusia 28 tahun dari provinsi Shaanxi China utara, mengira kencannya pada pertengahan Desember 2021 dengan seorang pria muda yang tinggal di kota yang berbeda itu akan menjadi urusan satu hari sekaligus mengenal keluarganya.

Para anak muda China di kota-kota kecil dan pedesaan sering mengandalkan keluarga dan teman untuk memperkenalkan calon pasangan, dan dapat bertemu dengan keluarga teman kencan mereka pada saat yang bersamaan.

Baca juga: Daftar Kota-kota di China yang Kini Lockdown Ketat Perangi Infeksi Covid-19

"Saya tidak pernah berpikir untuk menginap, karena ini cukup canggung," kata Zhao Xiaoqing, yang baru bertemu pria itu untuk kali kedua, kepada media lokal Jimu News, Senin (17/1/2022).

Namun, pihak berwenang di kota tempatnya berkencan di Xianyang tiba-tiba memerintahkan lockdown karena lonjakan kasus virus corona, sehingga Zhao Xiaoqing tidak bisa pulang ke rumah.

Orangtua si pria kemudian mendesak pasangan itu untuk menikah setelah satu minggu hidup bersama, tetapi Zhao Xiaoqing merasa itu terlalu terburu-buru, demikian laporan dari AFP.

Zhao Xiaoqing mengatakan, dia awalnya tidak terlalu tertarik ketika kali pertama melihat foto pria bernama Zhao Fei itu, tetapi kemudian berpikir dia aslinya terlihat lebih baik.

Meskipun awalnya canggung, pasangan itu mulai saling tertarik dan sekarang memutuskan untuk bertunangan.

"Kami saling mengenal dengan sangat baik," kata Zhao Xiaoqing yang merupakan pedagang apel online kepada Jimu News.

"Aku harus menjual apel secara live streaming di rumahnya, tapi tidak peduli seberapa larut dia selalu di sampingku. Aku sangat tersentuh dengan itu," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Pelajari Rencana Perdamaian dengan Ukraina Usulan Italia

Rusia Pelajari Rencana Perdamaian dengan Ukraina Usulan Italia

Global
WHO: Cacar Monyet Termasuk Tantangan Berat Dunia, Seberapa Bahayanya?

WHO: Cacar Monyet Termasuk Tantangan Berat Dunia, Seberapa Bahayanya?

Global
Setelah Dikuasai Rusia, Kota Kherson di Ukraina Kenalkan Rubel Jadi Mata Uang Resmi

Setelah Dikuasai Rusia, Kota Kherson di Ukraina Kenalkan Rubel Jadi Mata Uang Resmi

Global
Profil Anthony Albanese PM Australia yang Baru, Pemimpin Partai Buruh

Profil Anthony Albanese PM Australia yang Baru, Pemimpin Partai Buruh

Global
Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China

Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China

Global
“Polos”, Kim Jong Un Kubur Mentornya di Tengah Krisis Covid-19 Korea Utara

“Polos”, Kim Jong Un Kubur Mentornya di Tengah Krisis Covid-19 Korea Utara

Global
China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

Global
Sri Lanka Masih Tanpa Menteri Keuangan, 4 Kandidat Menolak Ditunjuk

Sri Lanka Masih Tanpa Menteri Keuangan, 4 Kandidat Menolak Ditunjuk

Global
Tentara Rusia Divonis Penjara Seumur Hidup dalam Pengadilan Kejahatan Perang di Ukraina

Tentara Rusia Divonis Penjara Seumur Hidup dalam Pengadilan Kejahatan Perang di Ukraina

Global
Panen Kritik Setelah Ditunjuk Jadi Dubes Malaysia untuk Indonesia, Tajuddin Abdul Buka Suara

Panen Kritik Setelah Ditunjuk Jadi Dubes Malaysia untuk Indonesia, Tajuddin Abdul Buka Suara

Global
Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Global
Masih Dicengkeram Covid-19, Beijing Desak Jutaan Warganya Tetap WFH

Masih Dicengkeram Covid-19, Beijing Desak Jutaan Warganya Tetap WFH

Global
Kenapa Isu Iklim Bisa Jadi Masalah Utama yang Pengaruhi Suara Pemilih di Pemilu Australia?

Kenapa Isu Iklim Bisa Jadi Masalah Utama yang Pengaruhi Suara Pemilih di Pemilu Australia?

Global
Biden: 13 Negara Gabung Aliansi Dagang IPEF di Asia-Pasifik untuk Saingi China

Biden: 13 Negara Gabung Aliansi Dagang IPEF di Asia-Pasifik untuk Saingi China

Global
Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura

Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.