Kompas.com - 17/01/2022, 11:00 WIB
Novak Djokovic menjadi juara Wimbledon 2021 usai mengalahkan petenis Italia, Matteo Berrettini, di final yang berlangsung di Centre Court, Minggu (11/7/2021) malam WIB. AFP/GLYN KIRKNovak Djokovic menjadi juara Wimbledon 2021 usai mengalahkan petenis Italia, Matteo Berrettini, di final yang berlangsung di Centre Court, Minggu (11/7/2021) malam WIB.

DUBAI, KOMPAS.com - Novak Djokovic mendarat di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada Senin (17/1/2022) setelah dideportasi dari Australia.

Djokovic kalah dalam pertempuran hukum yang berisiko tinggi atas status vaksinasi virus coronanya.

Mendaratnya Novak Djokovic di Dubai dilaporkan jurnalis AFP yang satu pesawat dengannya.

Baca juga: Kalah Banding, Novak Djokovic Akan Dideportasi dan Batal Tampil di Australia Open

Bintang tenis itu turun dari pesawat dengan membawa dua tas dan mengenakan masker, setelah mendarat di Bandara Internasional Dubai pada pukul 05.32 waktu setempat.

Petenis nomor satu dunia itu seharusnya menjadi pemain utama pada malam pembukaan Australia Terbuka hari ini, tetapi pengadilan menolak bandingnya untuk tetap tinggal di "Negeri Kanguru".

Diberitakan kantor berita AFP, Ketua Hakim Pengadilan Federal Australia James Allsop pada Minggu (16/1/2022) tidak mengabulkan upaya Novak Djokovic yang belum divaksinasi penuh untuk mengembalikan visanya yang dicabut.

Menteri Imigrasi Australia Alex Hawke mengatakan, sikap Djokovic dapat mengilhami sentimen anti-vaksin, membuat beberapa orang menghadapi pandemi tanpa vaksinasi dan menginspirasi aktivis anti-vaxxer untuk memprotes.

Tim hukum Novak Djokivic menggambarkan upaya Australia untuk mendeportasinya tidak rasional dan tidak masuk akal.

Pengacaranya, Nick Wood, secara sistematis berusaha membongkar argumen utama pemerintah.

Meskipun Novak Djokovic belum divaksinasi penuh, Wood bersikeras bahwa kliennya tidak mencari dukungan anti-vaxxer dan tidak terkait dengan gerakan itu.

Baca juga: Ini Tanggapan Novak Djokovic Setelah Kalah Banding dan Akan Dideportasi dari Australia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Pertarungan Mata-mata antara Barat dan Rusia Memanas di Tengah Perang Ukraina

Global
KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

KBRI Roma Adakan Joint Webinar dengan Utusan Swiss, Bahas Pertanian Digital

Global
AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

AS Akan Hapus 5 Kelompok Ekstremis Ini dari Daftar Organisasi Teroris Asing

Global
McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

McDonald's Akan Keluar dari Rusia dan Jual Bisnisnya

Global
Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Meski Ada Larangan Ekspor, India Akan Tetap Kirim Gandum ke Negara yang Membutuhkan

Global
Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Sempat Alami Masalah Kesehatan, Ratu Elizabeth II Akhirnya Hadiri Perayaan Jubilee

Global
Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Turki: Finlandia Gabung NATO dengan Damai, Swedia Provokatif

Global
Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Saingi Krakatau, Letusan Gunung Tonga Jadi Ledakan Terbesar di Atmosfer yang Pernah Tercatat

Global
Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Ketika Angklung Bergema di Markas AC Milan...

Global
Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Derita Warga India “Disengat” Gelombang Panas hingga 49 Derajat Celsius

Global
Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Korea Utara: Lebih dari 1 Juta Orang Dikhawatirkan Telah Terinfeksi Covid-19

Global
Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Kisah Ibu dengan 7 Anak Berkebutuhan Khusus, Sempat Jenuh tapi Tak Menyerah

Global
Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Hassan Sheik Mohamud Terpilih sebagai Presiden Somalia untuk Kedua Kalinya dengan Pemilu Damai

Global
Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Penembakan Massal di Gereja California AS, Pelaku Tembak Jemaat Lansia, Insiden Kedua Minggu Ini

Global
Profil Sheikh Mohamed bin Zayed, Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Profil Sheikh Mohamed bin Zayed, Presiden UEA, Ahli Strategi yang Karismatik

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.