Inggris Terapkan Larangan Terbang di Atas Kastil Ratu Elizabeth II karena Alasan Keamanan

Kompas.com - 12/01/2022, 18:15 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Polisi Inggris memberlakukan zona larangan terbang di atas Kastil Windsor, salah satu tempat tinggal utama Ratu Elizabeth II, setelah peninjauan keamanan.

Pengumuman itu muncul pada Selasa (11/1/2022), setelah seorang pria berusia 19 tahun ditangkap, karena membobol pekarangan kastil yang dipersenjatai dengan panah otomatis pada Hari Natal.

Padahal saat itu, Ratu Elizabeth II tengah menghabiskan musim perayaan sederhana di Windsor.

Baca juga: Penyusup Bersenjata yang Terobos Kastil Windsor, Punya Rencana Membunuh Ratu Elizabeth II

Pasukan Polisi Thames Valley mengatakan bahwa aturan itu efektif 27 Januari. Selanjutnya tidak ada pesawat yang dapat memasuki wilayah udara hingga 2.500 kaki (760 meter) di atas kastil Ratu Elizabeth dalam radius 1,25 mil laut, tanpa izin khusus.

"Perintah ini adalah metode tambahan untuk menjaga komunitas yang tinggal di dekat lokasi ikonik ini tetap aman," kata pasukan itu dalam sebuah pernyataannya melansir AFP.

Kastil Windsor terletak di sebelah barat London, dekat bandara tersibuk Inggris di Heathrow.

Polisi menjaga gerbang Henry VIII di Kastil Windsor di Windsor, Inggris pada Hari Natal, Sabtu, 25 Desember 2021. AP PHOTO/ALASTAIR GRANT Polisi menjaga gerbang Henry VIII di Kastil Windsor di Windsor, Inggris pada Hari Natal, Sabtu, 25 Desember 2021.

Baca juga: Penyusup Bersenjata Panah Otomatis Terobos Masuk Kastil Ratu Elizabeth II

Ratu Elizabeth II (95 tahun), biasanya merayakan Natal di perkebunan Sandringham di Inggris timur. Tetapi dia tetap di Kastil Windsor tahun lalu, setelah perjalanan dibatalkan karena lonjakan infeksi varian Omicron Covid-19 Inggris.

Remaja yang ditangkap pada hari Natal itu, dicurigai melanggar atau masuk tanpa izin ke situs yang dilindungi dan atas kepemilikan senjata ofensif. Dia ditahan di bawah Undang-Undang Kesehatan Mental.

Ratu Elizabeth II, sudah menjadi raja terlama yang memerintah Inggris. Dia akan merayakan Platinum Jubilee-nya tahun ini, untuk menandai 70 tahun sejak naik takhta pada 1952.

Pemimpin monarki Inggris itu terpaksa mengurangi penampilan publik setelah kekhawatiran atas kesehatan Ratu Elizabeth II pada Oktober, yang membuatnya menghabiskan malam di rumah sakit.

Baca juga: Penyusup Bersenjata Panah Otomatis Terobos Masuk Kastil Ratu Elizabeth II

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zelensky Sambut Baik Kesepakatan Bebas Visa Kunjungan Indonesia-Ukraina

Zelensky Sambut Baik Kesepakatan Bebas Visa Kunjungan Indonesia-Ukraina

Global
Reaksi Media Rusia atas Kunjungan Jokowi ke Ukraina

Reaksi Media Rusia atas Kunjungan Jokowi ke Ukraina

Global
Upaya Jokowi Mendamaikan Rusia-Ukraina, Ini Celah dan Tantangannya

Upaya Jokowi Mendamaikan Rusia-Ukraina, Ini Celah dan Tantangannya

Global
Rusia Tingkatkan Serangan ke Ukraina Setelah Jokowi Berkunjung

Rusia Tingkatkan Serangan ke Ukraina Setelah Jokowi Berkunjung

Global
Hershel W Williams, Satu-satunya Penerima Medali Kehormatan Perang Dunia yang Masih Hidup, Berpulang

Hershel W Williams, Satu-satunya Penerima Medali Kehormatan Perang Dunia yang Masih Hidup, Berpulang

Global
NATO Setujui Penguatan Wilayah Baltik, AS akan Tingkatkan Militernya di Eropa

NATO Setujui Penguatan Wilayah Baltik, AS akan Tingkatkan Militernya di Eropa

Global
Putin Persilakan Swedia dan Finlandia Gabung NATO, tapi...

Putin Persilakan Swedia dan Finlandia Gabung NATO, tapi...

Global
Ukraina Terkini: Inggris Akan Beri 1,21 Milliar Dollar AS demi Dukung Militer Ukraina

Ukraina Terkini: Inggris Akan Beri 1,21 Milliar Dollar AS demi Dukung Militer Ukraina

Global
NATO Resmi Undang Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

NATO Resmi Undang Finlandia dan Swedia Jadi Anggota

Global
Rangkuman Hari Ke-126 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Kunjungi Kyiv Bertemu Zelensky, Wali Kota Kherson Diculik

Rangkuman Hari Ke-126 Serangan Rusia ke Ukraina, Jokowi Kunjungi Kyiv Bertemu Zelensky, Wali Kota Kherson Diculik

Global
[POPULER GLOBAL] PM Italia: Jokowi Bilang Putin Tak Akan Hadiri KTT G20 | Yang Akan Dibahas Putin dan Jokowi

[POPULER GLOBAL] PM Italia: Jokowi Bilang Putin Tak Akan Hadiri KTT G20 | Yang Akan Dibahas Putin dan Jokowi

Global
Kasus Naira Ashraf yang Ditikam Mati di Depan Umum: Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati

Kasus Naira Ashraf yang Ditikam Mati di Depan Umum: Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati

Global
Presiden Joko Widodo Disambut Presiden Zelensky di Istana Maryinsky

Presiden Joko Widodo Disambut Presiden Zelensky di Istana Maryinsky

Global
PM Inggris Desak Negara-negara Jangan Boikot KTT G20 di Indonesia meski Ada Putin

PM Inggris Desak Negara-negara Jangan Boikot KTT G20 di Indonesia meski Ada Putin

Global
Sekjen NATO Sebut Rusia Ancaman No 1 bagi Aliansi, Bagaimana dengan China?

Sekjen NATO Sebut Rusia Ancaman No 1 bagi Aliansi, Bagaimana dengan China?

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.