Akar Kerusuhan Kazakhstan: 30 Tahun Pemerintahan Otokratik dan Hasil Ekonomi yang Tidak Merata

Kompas.com - 09/01/2022, 18:30 WIB

Penulis: Roman Goncharenko/DW Indonesia

 

ALMATY, KOMPAS.com - Selama hampir 30 tahun Kazakhstan dipimpin oleh pemimpin otokratik Nursultan Nazarbayev, sebelum dia mengundurkan diri tahun 2019 dan menyerahkan kekuasaan kepada loyalisnya Kassym-Jomart Tokayev.

Pada hari Minggu (2/1/2022), beberapa ratus penduduk di kota Zhanaozen berunjuk rasa memprotes kenaikan harga bahan bakar gas cair.

Tidak ada yang menyangka, bahwa aksi protes itu mendadak menjalar ke kota-kota lain dan kini menjerumuskan negara itu dalam krisis terbesarnya.

Baca juga: Rangkuman Kerusuhan di Kazakhstan: Dipicu Harga Elpiji Naik, Negara Darurat Nasional

Demonstran di kota terbesar Almaty mengamuk dan membakar istana presiden. Militer dikerahkan untuk mengamankan situasi. Puluhan korban diberitakan tewas, ratusan luka-luka, dan lebih dua ribu orang ditahan. Namun, tidak ada infromasi yang jelas.

Presiden Kassym-Jomart Tokayev pada Rabu (5/1/2022) berjanji untuk mengatasi masalah, setelah pemerintahan mengundurkan diri. Keadaan darurat kini diberlakukan di wilayah-wilayah yang dilanda aksi protes massal. Apa yang sebenarnya terjadi?

Belasan orang tewas dan ratusan luka-luka, menurut laporan media. Namun, jumlah korban masih simpang siur.AFP/GETTY IMAGES via DW INDONESIA Belasan orang tewas dan ratusan luka-luka, menurut laporan media. Namun, jumlah korban masih simpang siur.
Hasil ekonomi hanya dinikmati sekelompok elite

Di kota Zhanaozen sepuluh tahun lalu sudah pernah meletus kerusuhan sengit, ketika pekerja minyak melancarkan aksi mogok menuntut kenaikan gaji dan perbaikan situasi mereka. Belasan orang tewas ketika itu, ketika aparat dikerahkan untuk membubarkan aksi protes dengan kekerasan.

Kali ini, penduduk Zhanaozen turun memprotes kenaikan drastis harga gas pada pergantian tahun. Pemerintah, yang saat ini sudah mengundurkan diri, ketika itu mengatakan, kenaikan harga disebabkan oleh lonjakan permintaan dan penyusutan produksi.

Sejak lama Kazakhstan menghadapi sejumlah masalah, terutama di sektor energi. Tahun lalu, produksi listrik dalam negeri tidak cukup memenuhi permintaan, sehingga dilakukan pemadaman listrik secara bergilir.

Harga makanan sudah naik beberapa bulan sebelumnya. Pemerintah Kazakhstan ketika itu mengeluarkan larangan ekspor hewan ternak, kentang, dan wortel untuk melayani permintaan dalam negeri.

Baca juga: Kronologi Kerusuhan Kazakhstan: Darurat Nasional, Situasi Terkini, dan Kabar WNI

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Putin Tidak Pakai Meja Panjang Saat Bertemu Jokowi di Rusia?

Kenapa Putin Tidak Pakai Meja Panjang Saat Bertemu Jokowi di Rusia?

Global
Perang Ukraina Terkini: Sekolah di Kyiv Buka Lagi 1 September 2022

Perang Ukraina Terkini: Sekolah di Kyiv Buka Lagi 1 September 2022

Global
Rusia Mundur dari Pulau Ular Ukraina, PM Inggris: Strategi Putin Sia-sia

Rusia Mundur dari Pulau Ular Ukraina, PM Inggris: Strategi Putin Sia-sia

Global
Putin Bertemu Jokowi, Bantah Rusia Sebabkan Krisis Pangan Global akibat Perang Ukraina

Putin Bertemu Jokowi, Bantah Rusia Sebabkan Krisis Pangan Global akibat Perang Ukraina

Global
Rusia Pakai Rudal Tua Era Soviet, Serangannya Banyak Meleset ke Situs Sipil Ukraina

Rusia Pakai Rudal Tua Era Soviet, Serangannya Banyak Meleset ke Situs Sipil Ukraina

Global
Machu Picchu, Satu dari Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru, Terancam Kebakaran Hutan di Peru

Machu Picchu, Satu dari Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru, Terancam Kebakaran Hutan di Peru

Global
Jokowi Bertemu Putin dan Sampaikan Pesan Zelensky, Apa Isinya?

Jokowi Bertemu Putin dan Sampaikan Pesan Zelensky, Apa Isinya?

Global
Ratu Kripto Masuk Daftar 10 Buronan Paling Dicari FBI, Ada Hadiah Rp 1,5 Miliar untuk Informan

Ratu Kripto Masuk Daftar 10 Buronan Paling Dicari FBI, Ada Hadiah Rp 1,5 Miliar untuk Informan

Global
Jokowi Bertemu Putin, Ini 5 Janji Presiden Rusia ke Indonesia dan Dunia

Jokowi Bertemu Putin, Ini 5 Janji Presiden Rusia ke Indonesia dan Dunia

Global
Tiga Pria Dihukum Mati di Belarus, Dituduh Ledakan Jalur Rel untuk Hambat Pasukan Rusia ke Ukraina

Tiga Pria Dihukum Mati di Belarus, Dituduh Ledakan Jalur Rel untuk Hambat Pasukan Rusia ke Ukraina

Global
Erdogan Ancam Tarik Dukungan Keanggotaan NATO untuk Swedia dan Finlandia, jika Tuntutannya Tak Dipenuhi

Erdogan Ancam Tarik Dukungan Keanggotaan NATO untuk Swedia dan Finlandia, jika Tuntutannya Tak Dipenuhi

Global
Kepada Jokowi, Putin Tawarkan Russian Railways Bangun Infrastruktur IKN Nusantara

Kepada Jokowi, Putin Tawarkan Russian Railways Bangun Infrastruktur IKN Nusantara

Global
Investigasi Korea Utara Salahkan “Benda Asing dari Selatan” sebagai Penyebab Wabah Covid-19

Investigasi Korea Utara Salahkan “Benda Asing dari Selatan” sebagai Penyebab Wabah Covid-19

Global
Putin Ungkap Minat Rusia Kembangkan Industri Tenaga Nuklir di Indonesia

Putin Ungkap Minat Rusia Kembangkan Industri Tenaga Nuklir di Indonesia

Global
Putin Berencana Buka Penerbangan Moskwa-Bali, Tingkatkan Denyut Pariwisata

Putin Berencana Buka Penerbangan Moskwa-Bali, Tingkatkan Denyut Pariwisata

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.