Aturan Vaksinasi Covid-19 di Australia dan Kenapa Novak Djokovic Dilarang Masuk

Kompas.com - 08/01/2022, 13:30 WIB
Novak Djokovic saat melawan Alexander Zverev pada semifinal tenis Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Jumat (30/7/2021). AFP/VINCENZO PINTONovak Djokovic saat melawan Alexander Zverev pada semifinal tenis Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Jumat (30/7/2021).

MELBOURNE, KOMPAS.com - Polemik visa Australia yang dialami bintang tenis Novak Djokovic mungkin disebabkan oleh perbedaan kecil, tetapi penting dalam aturan vaksinasi Covid-19 baik untuk bermain di Australia Terbuka atau masuk ke negara tersebut.

Juara Australia Terbuka sembilan kali itu dicabut visa masuknya dan ditempatkan di pusat penahanan pemerintah di Melbourne pekan ini, memicu protes dari para penggemar dan keluarganya.

Masih belum jelas apa yang sebenarnya terjadi ketika petenis Serbia berusia 34 tahun itu menyerahkan paspor dan surat-suratnya di kontrol perbatasan di terminal 2 bandara Melbourne pada Rabu malam (5/1/2022).

Baca juga: Kronologi Pelarangan Novak Djokovic Masuk ke Australia karena Tidak Divaksin Covid-19

Dari sudut pandang Pemerintah Australia, Novak Djokovic tidak memenuhi persyaratan vaksin Covid-19 untuk warga negara asing yang datang ke Australia.

Persyaratan bagi warga negara asing yang akan masuk Australia lebih ketat daripada warga "Negeri Kanguru" yang ingin mendapatkan pengecualian dari vaksinasi Covid-19 di dalam negeri.

Dikutip dari AFP pada Jumat (7/1/2022), perbedaan utama di Australia adalah Anda bisa mendapatkan pengecualian vaksin sementara jika dapat menunjukkan bukti terinfeksi Covid-19 dalam enam bulan terakhir, di bawah pedoman yang dikeluarkan oleh Australian Technical Advisory Group on Immunisation (ATAGI).

Namun, jika Anda adalah warga negara asing yang datang ke Australia, Anda tidak bisa melakukannya.

Belum dipastikan apakah Djokovic benar-benar menggunakan infeksi sebelumnya sebagai alasannya untuk tidak divaksinasi penuh.

Jika dia mendasarkan pengecualiannya pada alasan tersebut, itu sudah cukup untuk memberinya pengecualian bermain di Australia Terbuka dalam proses yang diatur oleh Tennis Australia dan pemerintah negara bagian Victoria.

Akan tetapi, itu belum memenuhi syarat masuk ke Australia.

Itu karena Tennis Australia mendasarkan kriteria pengecualiannya pada pedoman ATAGI yang berlaku untuk warga Australia di negara asalnya.

"Pengecualian oleh pemerintah Victoria untuk bermain tenis di Victoria sama sekali berbeda dengan pengecualian atau persyaratan masuk untuk tujuan Australia," kata Menteri Dalam Negeri Karen Andrews, Jumat (7/1/2022).

Untuk masuk ke Australia, katanya, Anda memerlukan visa tetapi Anda juga harus memenuhi persyaratan masuk: tes PCR negatif Covid-19 dan vaksinasi lengkap, atau bukti medis bahwa Anda tidak dapat divaksinasi.

Baca juga: Petenis China Peng Shuai Hilang, Novak Djokovic Ikut Syok

"Pertanyaan untuk Tennis Australia"

Sumber-sumber pemerintah mengatakan kepada tv nasional ABC, Novak Djokovic mencantumkan pengecualian medis kepada agen perbatasan pada kop surat Tennis Australia yang ditandatangani oleh kepala petugas medis organisasi tersebut.

Kata mereka, surat itu ditolak.

Pemerintah mengatakan, telah memperingatkan Tennis Australia tentang hal ini.

Dalam surat yang dirilis ke media, Menteri Kesehatan Greg Hunt menulis kepada kepala eksekutif Tennis Australia Craig Tiley pada November, memperingatkan bahwa para pemain yang mencoba memasuki Australia tidak akan mendapatkan pengecualian vaksin karena infeksi Covid-19 baru-baru ini.

Tanpa dosis penuh, pemain luar negeri yang mencoba masuk dan terinfeksi Covid-19 dalam enam bulan terakhir tidak dianggap divaksinasi lengkap, tulisnya.

"Itu dijelaskan ke Tennis Australia," kata Andrews pada Jumat. "Bagaimana mereka mengomunikasikan itu, saya tidak bisa memberi Anda kejelasan tentang itu. Itu jelas pertanyaan untuk Tennis Australia."

Baca juga: Model Ini Diming-imingi Rp 1 Miliar untuk Rayu Novak Djokovic

Tennis Australia belum memberikan perincian lebih lanjut tentang pertanyaan ini, meskipun membela proses untuk memberikan pengecualian kepada pemain.

Tennis Australia juga mengatakan, aturan yang dibuat dengan pemerintah negara bagian Victoria itu mengharuskan pengecualian apa pun untuk diselesaikan melalui dua panel medis.

Perbedaan antara aturan pengecualian Covid-19 Australia Terbuka dan peraturan imigrasi Australia menarik perhatian pemain atau staf tenis lain juga.

Sebanyak dua pemain atau staf lain yang menghadiri Australia Terbuka juga sekarang sedang diselidiki, menurut konfirmasi Mendagri Australia.

Bagi Novak Djokovic, peluangnya untuk mendapatkan kembali visanya dan mempertahankan gelar Australia Terbuka kini bergantung pada keputusan hakim pengadilan federal yang menjadwalkan sidang pada Senin pagi (10/1/2022).

Baca juga: Makanan Indonesia di Food Truck Digemari Warga Australia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.