Memotret Ibu Menyusui Diam-diam di Negara Ini Bisa Dihukum 2 Tahun Penjara

Kompas.com - 05/01/2022, 06:30 WIB

INGGRIS, KOMPAS.com - Mengambil foto ibu menyusui tanpa persetujuan mereka atau secara diam-diam akan dianggap sebagai sebuah kejahatan di Inggris dan Wales.

Rancangan aturan itu muncul dalam amandemen RUU Polisi, Hukuman Kejahatan dan Pengadilan yang diajukan oleh pemerintah Inggris pada Selasa (4/1/2022).

Diberitakan Sky News, Rabu (5/1/2022), adanya aturan tersebut diusulkan setelah anggota parlemen dari Partai Buruh Stella Creasy berkampanye untuk reformasi hukum setelah difoto sedang menyusui bayinya yang berusia empat bulan di kereta London Overground dekat Highbury dan Islington.

Baca juga: Tahun Baru 2022, PM Inggris Boris Johnson Potong Rambut dan Pakai Dasi Baru

Mereka yang dinyatakan bersalah dapat menghadapi hukuman 2 tahun penjara dan akan mencakup situasi di mana motifnya adalah untuk mendapatkan kepuasan seksual atau menyebabkan penghinaan, distress, atau kegelisahan.

Creasy menyambut baik rencana amandemen undang-undang tersebut.

Dia mengatakan, aturan ini bisa membunuh “hama payudara”.

"Ini juga menunjukkan mengapa kami mengadakan Kampanye Suara Ibu Ini untuk membawa lebih banyak ibu-ibu ke kehidupan publik karena pengalaman mereka penting dan ketika kami mendengarkan mereka dalam pengambilan keputusan, hidup menjadi lebih baik untuk semua yang terlibat," ujar dia.

Menteri Kehakiman Inggris, Dominic Raab mengatakan langkah itu diharapkan bisa menghentikan aksi gangguan terhadap perempuan menyusui, apakah itu untuk kepuasan diri sendiri atau untuk tujuan pelecehan.

“Tidak ada ibu baru yang boleh dilecehkan dengan cara ini (mengambil foto atau merekam video diam-diam ibu menyusui),” jelas dia.

Baca juga: PM Inggris Boris Johnson: Kebodohan Mutlak kalau Bilang Pandemi Sudah Berakhir

“Kami berkomitmen untuk melakukan segala yang kami bisa untuk melindungi perempuan, membuat mereka merasa lebih aman, dan memberi mereka kepercayaan yang lebih besar dalam sistem peradilan,” tambah Raab.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Pelajari Rencana Perdamaian dengan Ukraina Usulan Italia

Rusia Pelajari Rencana Perdamaian dengan Ukraina Usulan Italia

Global
WHO: Cacar Monyet Termasuk Tantangan Berat Dunia, Seberapa Bahayanya?

WHO: Cacar Monyet Termasuk Tantangan Berat Dunia, Seberapa Bahayanya?

Global
Setelah Dikuasai Rusia, Kota Kherson di Ukraina Kenalkan Rubel Jadi Mata Uang Resmi

Setelah Dikuasai Rusia, Kota Kherson di Ukraina Kenalkan Rubel Jadi Mata Uang Resmi

Global
Profil Anthony Albanese PM Australia yang Baru, Pemimpin Partai Buruh

Profil Anthony Albanese PM Australia yang Baru, Pemimpin Partai Buruh

Global
Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China

Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China

Global
“Polos”, Kim Jong Un Kubur Mentornya di Tengah Krisis Covid-19 Korea Utara

“Polos”, Kim Jong Un Kubur Mentornya di Tengah Krisis Covid-19 Korea Utara

Global
China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

Global
Sri Lanka Masih Tanpa Menteri Keuangan, 4 Kandidat Menolak Ditunjuk

Sri Lanka Masih Tanpa Menteri Keuangan, 4 Kandidat Menolak Ditunjuk

Global
Tentara Rusia Divonis Penjara Seumur Hidup dalam Pengadilan Kejahatan Perang di Ukraina

Tentara Rusia Divonis Penjara Seumur Hidup dalam Pengadilan Kejahatan Perang di Ukraina

Global
Panen Kritik Setelah Ditunjuk Jadi Dubes Malaysia untuk Indonesia, Tajuddin Abdul Buka Suara

Panen Kritik Setelah Ditunjuk Jadi Dubes Malaysia untuk Indonesia, Tajuddin Abdul Buka Suara

Global
Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Global
Masih Dicengkeram Covid-19, Beijing Desak Jutaan Warganya Tetap WFH

Masih Dicengkeram Covid-19, Beijing Desak Jutaan Warganya Tetap WFH

Global
Kenapa Isu Iklim Bisa Jadi Masalah Utama yang Pengaruhi Suara Pemilih di Pemilu Australia?

Kenapa Isu Iklim Bisa Jadi Masalah Utama yang Pengaruhi Suara Pemilih di Pemilu Australia?

Global
Biden: 13 Negara Gabung Aliansi Dagang IPEF di Asia-Pasifik untuk Saingi China

Biden: 13 Negara Gabung Aliansi Dagang IPEF di Asia-Pasifik untuk Saingi China

Global
Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura

Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.