Jet-jet Tempur Rusia Bombardir Benteng Pemberontak di Suriah

Kompas.com - 03/01/2022, 10:31 WIB

DAMASKUS, KOMPAS.com – Sejumlah jet tempur Israel membombardir wilayah di dekat Kota Idlib, Suriah.

Idlib merupakan wilayah yang menjadi basis sekaligus benteng terakhir pasukan pemberontak melawan rezim Presiden Suriah Bashar Al-Assad.

Reuters melaporkan, Minggu (2/1/2022), jet-jet tempur Sukhoi menjatuhkan bom di beberapa kota dan stasiun pompa air utama di Idlib.

Baca juga: Ratusan Anak WNI Eks ISIS di Suriah Nasibnya Belum Jelas, Bisa Bahayakan Indonesia

Seorang pejabat di layanan air bersih di Kota Idlib mengatakan, layanannya tidak berfungsi sebagai akibat dari serangan udara itu.

Seorang pejabat senior PBB mengonfirmasi stasiun air tersebut rusak parah akibat serangan udara.

Wakil koordinator kemanusiaan regional PBB Mark Cutts mengatakan, serangan semacam itu justru memperburuk situasi kemanusiaan di Suriah.

Baca juga: Israel Lancarkan Serangan Udara ke Suriah, 1 Tentara Tewas

“Penghancuran infrastruktur sipil yang berkelanjutan hanya akan menyebabkan lebih banyak penderitaan warga sipil," kata Cutts melalui Twitter.

"Serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil harus dihentikan,” imbuh Cutts.

Sejumlah saksi mata mengatakan, serangan udara itu juga menghantam peternakan dan peternakan unggas di dekat Bab al Hawa, daerah yang berbatasan dengan Turki.

Baca juga: Jarang Terjadi, Israel Serang Pelabuhan Utama Suriah dengan Rudal

Target lainnya termasuk desa-desa di wilayah Jabal al-Zawiya di bagian selatan Provinsi Idlib. Namun, belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Serangan juga menghantam amp-kamp darurat yang menampung ribuan keluarga telantar di dekat Jisr al Shuqhur, barat Idlib.

Akibatnya, dua anak dan seorang wanita tewas dan 10 warga sipil terluka.

Baca juga: Dituduh Terkait Kelompok Militan, Penyanyi Terkenal Suriah Omar Souleyman Ditahan Turki

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WHO: Cacar Monyet Termasuk Tantangan Berat Dunia, Seberapa Bahayanya?

WHO: Cacar Monyet Termasuk Tantangan Berat Dunia, Seberapa Bahayanya?

Global
Setelah Dikuasai Rusia, Kota Kherson di Ukraina Kenalkan Rubel Jadi Mata Uang Resmi

Setelah Dikuasai Rusia, Kota Kherson di Ukraina Kenalkan Rubel Jadi Mata Uang Resmi

Global
Profil Anthony Albanese PM Australia yang Baru, Pemimpin Partai Buruh

Profil Anthony Albanese PM Australia yang Baru, Pemimpin Partai Buruh

Global
Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China

Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China

Global
“Polos”, Kim Jong Un Kubur Mentornya di Tengah Krisis Covid-19 Korea Utara

“Polos”, Kim Jong Un Kubur Mentornya di Tengah Krisis Covid-19 Korea Utara

Global
China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

Global
Sri Lanka Masih Tanpa Menteri Keuangan, 4 Kandidat Menolak Ditunjuk

Sri Lanka Masih Tanpa Menteri Keuangan, 4 Kandidat Menolak Ditunjuk

Global
Tentara Rusia Divonis Penjara Seumur Hidup dalam Pengadilan Kejahatan Perang di Ukraina

Tentara Rusia Divonis Penjara Seumur Hidup dalam Pengadilan Kejahatan Perang di Ukraina

Global
Panen Kritik Setelah Ditunjuk Jadi Dubes Malaysia untuk Indonesia, Tajuddin Abdul Buka Suara

Panen Kritik Setelah Ditunjuk Jadi Dubes Malaysia untuk Indonesia, Tajuddin Abdul Buka Suara

Global
Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Global
Masih Dicengkeram Covid-19, Beijing Desak Jutaan Warganya Tetap WFH

Masih Dicengkeram Covid-19, Beijing Desak Jutaan Warganya Tetap WFH

Global
Kenapa Isu Iklim Bisa Jadi Masalah Utama yang Pengaruhi Suara Pemilih di Pemilu Australia?

Kenapa Isu Iklim Bisa Jadi Masalah Utama yang Pengaruhi Suara Pemilih di Pemilu Australia?

Global
Biden: 13 Negara Gabung Aliansi Dagang IPEF di Asia-Pasifik untuk Saingi China

Biden: 13 Negara Gabung Aliansi Dagang IPEF di Asia-Pasifik untuk Saingi China

Global
Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura

Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura

Global
Sri Lanka Kekurangan Obat-obatan, Dokter: Hukuman Mati untuk Rakyat

Sri Lanka Kekurangan Obat-obatan, Dokter: Hukuman Mati untuk Rakyat

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.