Kompas.com - 25/12/2021, 13:02 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - Anggota parlemen China sedang mendiskusikan aturan baru yang dimaksudkan untuk mencegah diskriminasi di tempat kerja dan pelecehan seksual terhadap perempuan.

Sebuah rancangan undang-undang (RUU) yang memuat larangan bagi pengusaha yang menyatakan preferensi gender pada iklan pekerjaan dan menanyai pelamar perempuan tentang status perkawinan atau kehamilan mereka telah diterbitkan pada Jumat (24/12/2021).

Pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam empat dekade terakhir ditambah dengan aturan satu anak memang telah membuka lebih banyak kesempatan pendidikan dan pekerjaan bagi perempuan China.

Baca juga: China Hukum Puluhan Pejabat Pemkot Xian karena Covid-19 Melonjak hingga Lockdown

Tetapi, partisipasi perempuan dalam angkatan kerja telah menurun.

Kondisi ini bisa terjadi diduga karena masih ada penerapan kebijakan seleksi pekerjaan berbasis gender dan lebih banyak perempuan yang pada akhirnya lebih memilih merawat keluarga akibat kekurangan fasilitas penitipan anak yang terjangkau.

Dikutip dari Kantor Berita AFP, Sabtu (25/12/2021), sebuah laporan dari Human Rights Watch (HRW) pada Juni 2021 menyatakan bahwa satu dari lima lowongan pekerjaan pegawai negeri pada 2019 menentukan preferensi hanya untuk pelamar laki-laki.

HRW juga menemukan masih terjadi praktik umum bagi pemilik perusahaan termasuk sekolah yang memaksa staf perempuan menandatangani kontrak untuk tidak hamil selama beberapa tahun sebagai prasyarat bisa bekerja.

RUU datang di tengah kekhawatiran bahwa aturan tiga anak baru China dapat membuat majikan semakin enggan untuk mempekerjakan perempuan.

Baca juga: Putin Sanjung China, Sebut Beijing Akan Kalahkan Dominasi AS

Para pejabat menggodok RUU kemungkinan juga sebagai respons atas gerakan #MeToo untuk kesetaraan gender.

Gerakan #MeToo muncul sebagai bentuk kemarahan publik atas serangkaian kasus kekerasan seksual di tempat kerja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zelensky: Para Pejabat Rusia Tak Punya Kuasa di Hadapan Putin

Zelensky: Para Pejabat Rusia Tak Punya Kuasa di Hadapan Putin

Global
Perjuangan Pria yang Sukses Jalani Operasi Transplantasi Dua Lengan dan Bahu Pertama di Dunia

Perjuangan Pria yang Sukses Jalani Operasi Transplantasi Dua Lengan dan Bahu Pertama di Dunia

Global
Kedai Thai Tea Ini Beri Kemasan yang 'Nyeleneh', Netizen: Strategi Pemasaran Hebat

Kedai Thai Tea Ini Beri Kemasan yang "Nyeleneh", Netizen: Strategi Pemasaran Hebat

Global
Yerusalem Siaga Tinggi Jelang Pawai Bendera Israel

Yerusalem Siaga Tinggi Jelang Pawai Bendera Israel

Global
Jawaban Rusia ketika Ditanya: Apa Putin Akan Menggunakan Senjata Nuklir Taktis di Ukraina?

Jawaban Rusia ketika Ditanya: Apa Putin Akan Menggunakan Senjata Nuklir Taktis di Ukraina?

Global
Kapal Pesiar Raksasa Terbakar Hebat lalu Tenggelam di Pelabuhan Torquay, Harganya Ratusan Miliaran

Kapal Pesiar Raksasa Terbakar Hebat lalu Tenggelam di Pelabuhan Torquay, Harganya Ratusan Miliaran

Global
Bencana Tanah Longsor di Brasil Kembali Terjadi, Setidaknya 35 Dilaporkan Tewas

Bencana Tanah Longsor di Brasil Kembali Terjadi, Setidaknya 35 Dilaporkan Tewas

Global
Warga Lituania Patungan Beli Drone Canggih untuk Ukraina, Ingin Jadi Contoh Dunia

Warga Lituania Patungan Beli Drone Canggih untuk Ukraina, Ingin Jadi Contoh Dunia

Global
Permintaan Penerbitan Yellow Notice untuk Pencarian Anak Ridwan Kamil di Swiss Diapresiasi

Permintaan Penerbitan Yellow Notice untuk Pencarian Anak Ridwan Kamil di Swiss Diapresiasi

Global
Riwayat Lembah Panjshir di Afghanistan dan Singa Legendarisnya

Riwayat Lembah Panjshir di Afghanistan dan Singa Legendarisnya

Global
Rangkuman Hari ke-94 Serangan Rusia ke Ukraina: Pasukan Rusia Terus Maju di Severodonetsk, Gereja Ortodoks Putus Hubungan dengan Rusia

Rangkuman Hari ke-94 Serangan Rusia ke Ukraina: Pasukan Rusia Terus Maju di Severodonetsk, Gereja Ortodoks Putus Hubungan dengan Rusia

Global
Di Tengah Krisis, Sri Lanka Dapat Kiriman Minyak dari Rusia

Di Tengah Krisis, Sri Lanka Dapat Kiriman Minyak dari Rusia

Global
UNIK GLOBAL: Pria Habiskan Ratusan Juta demi 'Berubah' Jadi Anjing | Ikan Raksasa Ditangkap di Samudra Atlantik

UNIK GLOBAL: Pria Habiskan Ratusan Juta demi "Berubah" Jadi Anjing | Ikan Raksasa Ditangkap di Samudra Atlantik

Global
31 Orang Tewas Terinjak-injak dalam Pembagian Makanan di Nigeria Selatan

31 Orang Tewas Terinjak-injak dalam Pembagian Makanan di Nigeria Selatan

Global
Berunding 80 Menit, Scholz dan Macron Desak Putin Negosiasi dengan Zelensky

Berunding 80 Menit, Scholz dan Macron Desak Putin Negosiasi dengan Zelensky

Global
komentar
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.